Tag: Santri Dukung Ganjar

  • Safari ke Ponpes di Palembang, Santri Dukung Ganjar Bekali Santri Kemampuan Desain Grafis

    Safari ke Ponpes di Palembang, Santri Dukung Ganjar Bekali Santri Kemampuan Desain Grafis

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kelompok sukarelawan Ganjar Pranowo bernama Santri Dukung Ganjar (SDG) mengadakan Pelatihan Desain Grafis untuk para santri pondok pesantren di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

    Kegiatan yang dilakukan di Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Kecamatan Sukarami, Kota Palembang pada Sabtu (4/11/2023) sore itu termasuk dalam rangkaian program safari pondok pesantren yang dilakukan SDG.

    “Kegiatan hari ini adalah safari pondok pesantren. Yakni, hadir ke pondok pesantren Sultan Mahmud Badaruddin II yakni melaksanakan kegiatan pelatihan desain grafis,” kata Koordinator Wilayah (Korwil) SDG Sumatera Selatan, Paisal Tanjung.

    Menurutnya, kemampuan mendesain menggunakan komputer maupun telepon pintar saat ini sudah banyak dikuasai oleh berbagai kalangan tak terkecuali para santri di pondok pesantren.

    Kondisi itu seiring dengan perkembangan teknologi digital yang semakin canggih sehingga kebutuhan masyarakat terhadap jasa desain grafis juga terus meningkat dan menjadi potensi ekonomi yang menguntungkan.

    “Untuk apa? (santri belajar desain grafis) Untuk bekal mereka nanti setelah lulus dari pondok pesantren, mereka kuliah kemudian di dunia pekerjaan itu juga berguna. Artinya, supaya santri tidak ketinggalan zaman,” ujar Paisal.

    Manfaat dari pelatihan itu pun diakui pihak pengurus pondok pesantren seperti diakui salah seorang perwakilan pengurus pondok pesantren, Ahmad Tohir Salim. Sehingga, dia pun mengapresiasi inisiatif sukarelawan SDG.

    “Untuk kegiatan ini, alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada relawan Pak Ganjar. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa memberikan motivasi bagi para santri sehingga mudah untuk meningkatkan karier,” katanya.

    Ahmad tak menyangkal, seorang santri juga perlu memiliki kemampuan yang berguna dalam mendapatkan pekerjaan atau mencari rezeki setelah mereka lulus dari pondok pesantren.

    Namun, tidak semua pondok pesantren memiliki sumber daya yang mumpuni untuk mengajarkan santrinya kemampuan seperti desain grafis atau keahlian teknis lainnya.

    “Kalau untuk di pesantren saat ini, (kemampuan desain grafis) sangat dibutuhkan. Karena, desain grafis itu sangat penting. Bisa memudahkan santri untuk mencari rejeki di luar (setelah lulus),” ujar Ahmad.

    Sementara itu, salah seorang santri di pondok pesantren tersebut bernama Tio Pratama Situmorang mengaku senang bisa mengikuti pelatihan desain grafis yang diselenggarakan para sukarelawan Ganjar Pranowo.

    “Tanggapan saya (tentang pelatihan desain grafis) untuk santri milenial sekarang itu sangat bermanfaat. Apalagi, dunia semakin berkembangan (begitu pula dengan) teknologi, zaman,” katanya.

    Selain mengikuti pelatihan, para santri dan pengurus pondok pesantren juga antusias melakukan doa bersama untuk Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD.

  • Santri Ganjar Gotong Royong Renovasi Sekretariat Majelis Taklim Nurul Huda di Palembang

    Santri Ganjar Gotong Royong Renovasi Sekretariat Majelis Taklim Nurul Huda di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumatera Selatan (Sumsel) bergotong royong merenovasi sekretariat Majelis Taklim Nurul Huda di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumsel.

     

    Para pendukung Ganjar Pranowo ini juga turut memberikan sejumlah bantuan material bangunan untuk mendukung renovasi tersebut.

     

    Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Faisal Tanjung mengatakan, bantuan yang diberikan pada Minggu (3/9) tersebut, di antaranya ada semen, pasir, koral, hingga batu bata.

     

    “Beberapa minggu lalu, tim kami survei mengecek lokasi, dan memang di sini ada kegiatan ibu-ibu pengajian. Mereka melakukan kegiatan itu di sekretariat. Namun sekretariat ini kami nilai sudah kurang layak,” ujar Faisal.

     

    Bantuan ini pun menjadi bentuk kepedulian relawan SDG untuk pengembangan majelis taklim dan kemaslahatan umat di Sumsel.

     

    Faisal menjelaskan aksi ini dilakukan karena kondisi bangunan sekretariat Majelis Taklim Nurul Huda yang terbilang tidak memadai dan kurang cukup untuk menampung banyaknya jemaah majelis.

     

    “Maka dari itu itu, SDG melakukan gotong royong renovasi sekretariat, dan bantuan kepada sekretariat Nurul Huda. Agar Nurul Huda bisa lebih layak lagi digunakan, dan ibu-ibu jemaah majelis taklim senantiasa selalu nyaman untuk melakukan kegiatan setiap harinya,” katanya.

     

    Dia juga berharap dengan adanya bangunan sekretariat yang lebih memadai, dapat memotivasi para jemaah untuk lebih giat dalam melakukan aktivitas majelis dan menimba ilmu keagamaan.

     

    Kegiatan dari para relawan yang beranggotakan santri dari berbagai wilayah di Sumsel ini pun, disebut Faisal akan berlanjut. Bantuan-bantuan pembangunan atau renovasi dari relawan ini akan terus menyasar pondok-pondok pesantren atau majelis di Sumsel yang membutuhkan bantuan.

     

    “Kegiatan ini terinspirasi dari sosok Pak Ganjar yang selalu peduli dengan kemaslahatan umat,” pungkasnya.

     

    Sementara itu, pimpinan Majelis Taklim Nurul Huda, Aswari Djani menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik kedatangan relawan SDG Sumsel yang telah membantu pengembangan fasilitas majelis taklimnya.

     

    Aswari berharap agar relawan SDG Sumsel bisa kembali hadir untuk menyokong bantuan yang bisa menunjang berbagai kegiatan di majelis taklimnya.

     

    “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada tim Santri Dukung Ganjar atas bantuan yang diberikan kepada kami. Ini sangat bermanfaat sekali karena memang inilah keadaan musala kami yang sedang melaksanakan pembangunan,” ucap Aswari.

     

    *Doa Bersama untuk Ganjar Dipanjatkan Relawan SDG dan Jemaah Majelis*

     

    Selain memberikan bantuan material, dalam kunjungannya ke Majelis Taklim Nurul Huda, relawan SDG Sumsel juga mengajak para jemaah untuk bersama-sama mendoakan Ganjar Pranowo.

     

    Dalam doanya, mereka berharap kelancaran Ganjar untuk bisa maju menjadi presiden dan memimpin masyarakat Indonesia mulai tahun 2024.

     

    Tak luput pula dalam doa bersama tersebut, mereka berharap agar masyarakat Indonesia diberikan kesejahteraan, serta bisa diberikan pemimpin yang jujur, amanah, bertanggung jawab, dan merakyat.

  • Santri Ganjar Gelar Doa Bersama Hingga Lomba di Ponpes Darussalam

    Santri Ganjar Gelar Doa Bersama Hingga Lomba di Ponpes Darussalam

    SUARAPUBLIK.ID, OKU Timur, – Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumatera Selatan melakukan serangkaian kegiatan positif dalam rangka menyambut dan menyemarakan peringatan kemerdekaan Indonesia.

    Salah satunya dengan mengadakan doa bersama sekaligus lomba antar santri di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Jatisari, Kecamatan Madang Suku I, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Selasa (8/8).

    “Alhamdulillah kami melaksanakan kegiatan doa bersama untuk kemenangan Pak Ganjar Pranowo sekaligus mewarnai semangat kemerdekaan dengan perlombaan antar santri,” ujar Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Paisal Tanjung dalam siaran persnya, Selasa.

    Paisal mengatakan kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang keakraban dan menjalin kekompakan bersama santri dan seluruh elemen ustaz/ustazah di Ponpes Darussalam OKU Timur.

    Santri Dukung Ganjar Sumsel memulai kegiatan dengan istigasah doa bersama setelah itu dilanjutkan lomba semarak kemerdekaan yang kemudian diakhiri dengan pemberian bantuan serta hadiah perlombaan santri.

    “Perlombaan antarsantri sebagai bentuk semangat kemerdekaan serta terakhir ditutup dengan pemberian bantuan berupa hadiah kepada santri yang memenangkan perlombaan,” ujar dia.

    Sementara Pimpinan Ponpes Darussalam Abah Ali Sodikin mengungkapkan tentang penanaman nilai-nilai semangat kemerdekaan kepada santri merupakan hal yang penting bagi santri.

    “Penanaman semangat kemerdekaan hari ini kami wujudkan dengan pelaksanaan lomba antarsantri. Saya berharap agar perlombaan dapat terlaksana dengan sportif dan semuanya dapat bergembira, dapat refresh, menghilangkan ketegangan dan penat sehingga santri dapat bersemangat kembali untuk melaksanakan aktivitasnya,” ujar dia.

    Beliau turut mendoakan akan kemudahan dan kesuksesan Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

    “Saya doakan semoga Pak Ganjar diberikan kesehatan dan dimudahkan dalam urusannya serta dimenangkan pada pilpres 2024 nanti. Kami membutuhkan sosok pemimpin seperti beliau yang humanis, anti korupsi dan cinta dengan kiai,” pungkas dia.

  • Santri Ganjar Beri Bantuan ke Majelis Taklim di Sumsel

    Santri Ganjar Beri Bantuan ke Majelis Taklim di Sumsel

    SUARAPUBLIK ID, OKI – Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) kembali melakukan kegiatan rutin dengan mengujungi setiap majelis taklim yang berada di Sumatera Selatan.

    Terbaru, pendukung Ganjar Pranowo itu mengujungi Majelis Taklim Sabilut Taubah di Desa Padang Bulan, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel.

    Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Samsul Bahri mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan pendukung Ganjar Pranowo itu untuk menjalin silahturahmi ke setiap majelis taklim.

    “Kunjungan ini untuk memperat silahturahmi,” ungkap Samsul dalam siaran persnya, Kamis (06/07/2023).

    Dia menambahkan dalam kunjungan tersebut relawan SDG saling berdiskusi mengenai agama, tetapi juga memberikan bantuan ke majelis taklim tersebut.

    Adapun jenis bantuan yang didistribusikan, yaitu kipas angin.

    Dia berharap kipas angin itu bisa bermanfaat dalam menunjang aktivitas keagamaan masyarakat sekitar.

    Menurut dia, bantuan yang diberikan itu sesuai permintaan dan kebutuhan yang diperlukan oleh Majelis Taklim Sabilut Taubah.

    “Semoga ini bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

    Dia menjelaskan kunjungan tersebut selain berbagi juga merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas berbagai karunia.

    Selain itu, SDG juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo sekaligus meminta didoakan untuk kelancaran Gubernur Jawa Tengah itu pada Pemilu 2024.

    “Kami meminta doa agar apa yang diinginkan Pak Ganjar lancar,” ungkap Samsul.

  • Santri Ganjar Bekali Para Santri Kemampuan Desain Grafis

    Santri Ganjar Bekali Para Santri Kemampuan Desain Grafis

    SUARAPUBLIK.ID, OKI-Hadapi semakin ketatnya persaingan era society 5.0, sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumatra Selatan membekali para santri Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kemampuan kekinian dalam menunjang kemandirian.

    Santri milenial di Pondok Pesantren Yasinda, Desa Tugu jaya, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI, Sumsel mendapatkan pelatihan desain grafis dari simpatisan Ganjar Pranowo pada Minggu (2/7/2023).

    Tak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi informasi yang kian pesat membuat desain grafis memiliki peran cukup penting di berbagai aspek.

    Misalnya saja untuk mendorong penjualan suatu produk, pemasaran, periklanan, hingga konten visual. Maka, skill kekinian seperti inilah yang diperlukan untuk para santri milenial.

    “Tujuan dari pelatihan desain grafis ini agar seluruh santri yang ada di pondok pesantren ini bisa menguasai bidang IT khususnya di bidang desain grafis. Agar mereka bisa mengikuti zaman yang dimana zaman sekarang kan lebih ke digital,” ucap Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Samsul Bahri.

    Para santri milenial begitu fokus memerhatikan setiap materi yang disampaikan oleh Eko Setiawan selaku mentor, meliputi pengenalan prinsip dasar, aplikasi, elemen dasar, warna dalam desain, hingga outputnya.

    Secara bergantian, santri putra dan putri mengikuti pelatihan desain grafis itu di dalam ruang kelas. Tersedia pula laptop agar santri bisa mencoba secara langsung membuat desain poster.

    “Ini sebenarnya dari pihak pondok pesantren meminta untuk dilaksanakan nya pelatihan desain grafis karena di pondok ini belum ada pelatihan tersebut untuk para santri,” jelas Samsul.

    Samsul berharap, pelatihan ini dapat memotivasi santri supaya lebih mengembangkan kreativitas dan kemampuan mendesain, sehingga menjadi peluang usaha untuk meningkatkan ekonominya di masa mendatang.

    Selain itu, SDG Sumsel juga menyerahkan sejumlah bantuan meliputi pasir dan cat guna menunjang pembangunan ponpes, serta laptop untuk menyukseskan proses belajar mengajar para santri.

    Salah satu santriwati, Anggrayni (17) mengatakan pelatihan ini sangatlah menarik karena dapat menjadi peluang bagi santri untuk meningkatkan kreativitas serta menambah penghasilan tambahan.

    “Kalau untuk santri sih bagus karena kan untuk mengembangkan pondok juga terus buat kreativitas, dan penghasilan ya buat ke depannya kita juga,” ucap dia.

    Sebagai informasi, SDG Sumsel turut melakukan doa bersama demi kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menyisipkan harapan agar Ganjar Pranowo diberikan kelancaran dalam kontestasi pemilu 2024.

  • Tingkatkan Kreativitas Santri, SDG Sumsel Adakan Pelatihan Desain Grafis di Palembang

    Tingkatkan Kreativitas Santri, SDG Sumsel Adakan Pelatihan Desain Grafis di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar pelatihan desain grafis di Aula Pondok Pesantren Nurul Huda Sukawinatan bertempat di Sukajaya, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/6)

    “Pelatihan ini bertujuan pada peningkatan keterampilan khususnya untuk meningkatkan kreativitas dan potensi dalam dunia design grafis,” kata Koordinator Wilayah SDG Sumsel Paisal Tanjung dalam siaran persnya.

    Dalam kegiatan itu, mereka juga mengadakan doa untuk meminta restu kepada para kiai setempat agar Ganjar Pranowo bisa maju pada Pilpres 2023.

    Tak sampai di situ, para pendukung Ganjar Pranowo juga memberikan bantuan untuk pembangunan MCK dan fasilitas komputer kepada Pondok Pesantren Nurul Huda.

    “Setelah kegiatan doa bersama, kami melanjutkan kegiatan pelatihan desain grafis. Setelah itu kamu memberikan bantuan secara simbolis kepada pimpinan pondok pesantren,” kata Paisal.

    Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, KH. Husni Thamrin mengungkapkan harapan untuk Santri Dukung Ganjar dan Khususnya Untuk Ganjar Pranowo.

    “Kami berharap Santri Dukung Ganjar tetap konsisten membantu pondok pesantren, terutama yang masih dalam proses berkembang,” kata dia.

    Husni juga mengungkapkan tentang pengelolaan bantuan yang telah diberikan sukarelawan Santri Dukung Ganjar Sumsel.

    “Hari ini kami bersyukur sekali telah diberikan bantuan yang nilainya sangat banyak ini. Bantuan ini tentu akan kami gunakan untuk membangun MCK dan memfasilitasi belajar desain bagi santri,” kata dia.

    Terakhir, Paisal menyampaikan harapan dari kegiatan doa bersama yang dilaksanakan di pondok pesantren Nurul Huda.

    “Untuk sukarelawan tetap semangat dalam memperkenalkan sosok Pak Ganjar kepada masyarakat. Dan semoga apa yang telah diberikan pada hari ini bisa bermanfaat dan berguna,” pungkas dia.

  • SDG Sumsel Gelar Pelatihan Penanaman Budi Daya Buah dan Doa Bersama Ratusan Santri di Ponpes OKI

    SDG Sumsel Gelar Pelatihan Penanaman Budi Daya Buah dan Doa Bersama Ratusan Santri di Ponpes OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI,- Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumsel mengadakan pelatihan penanaman budi daya buah di Pondok Pesantren Tazkiyatunnafsi, Desa Cahaya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan pada Minggu (4/6/2023).

    Acara yang menyasar ratusan santri itu dimulai dengan kegiatan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan mendoakan kemudahan bagi Ganjar Pranowo agar diberi kelancaran pada tahun depan.

    Koordinator Wilayah SDG Sumsel Faisal Tanjung mengatakan, pelatihan ini digelar dengan tujuan membekali para santri mengenai ilmu budi daya pertanian, seperti tanaman buah-buahan.

    “Melihat mayoritas masyarakat di daerah sini adalah petani, jadi kami mengadakan kegiatan pelatihan penanaman. Karena kita tahu bahwa setiap santri itu setelah jadi santri itu mau jadi apa,” ujar Faisal.

    “Kebanyakan di masyarakat umum mereka menilai bahwasanya santri itu setelah lulus bakal menjadi ustaz, tapi nyatanya tidak. Mereka juga bisa menjadi seorang pengusaha, petani, atau bahkan bisa menjadi presiden sekalipun,” lanjut dia.

    Pada kesempatan tersebut, para sukarelawan memberikan secara simbolis bantuan sebanyak 750 bibit tanaman buah mangga, alpukat, jambu air, dan durian.

    Faisal berharap, lewat kegiatan ini nantinya para santri bisa melek pertanian, sehingga dapat bermanfaat bagi mereka yang nantinya terjun berkecimpung di dunia pertanian.

    “Harapannya untuk para santri putra dan santri putri, setelah lulus dari sini mereka sudah mempunyai bekal ataupun ilmu dalam pertanian dalam menanam. Jadi, bisa kami bilang mereka tidak terlalu buta untuk ilmu pertanian,” ucapnya.

    Sebelum dilakukan penanaman di area lingkungan ponpes, terlebih dahulu para santri diberikan edukasi pelatihan penanaman oleh penggiat petani bernama Syaikhoni.

    Dalam paparannya, Syaikhoni menjelaskan bahwa persiapan yang dibutuhkan untuk menanam bibit, yaitu terlebih dahulu tersedianya lahan, bibit yang akan ditanam, dan peralatan untuk menanam.

    Syaikhoni mengungkapkan pentingnya peran petani dalam keberlanjutan kehidupan manusia. Menurut dia, profesi petani merupakan pekerjaan yang paling dibutuhkan selalu oleh manusia karena berkat para petani, ketersediaan pangan khususnya di Indonesia dapat terjaga.

    Wakil Pengasuh Ponpes Tazkiyatunnafsi, Komaroni pun turut bersuara atas kedatangan para sukarelawan. Ia mengaku sangat mengapresiasi kehadiran para sukarelawan yang memberikan manfaat positif bagi para santri.

    “Untuk empat buah tersebut di daerah OKI sini peminatnya sangat banyak, terutama durian. Sangat diucapkan terima kasih, memberikan bantuan tersebut yang sangat membantu di Pondok Pesantren Tazkiyatunnafsi ini, inshaallah bibit tersebut akan bermanfaat untuk pondok pesantren,” kata Komaroni.

    Mewakili ponpes, Komaroni juga menaruh harapan dan doa agar Ganjar Pranowo bisa memimpin Indonesia.

    “Dan mudah-mudahan kepada Bapak Ganjar nanti di Pilpres 2024 bisa terpilih. Terima kasih banyak atas bantuan bibit tersebut, insha Allah bermanfaat,” pungkasnya.

  • Santri Dukung Ganjar Beri Pelatihan Para Santri Cara Budi Daya Pohon Mangga

    Santri Dukung Ganjar Beri Pelatihan Para Santri Cara Budi Daya Pohon Mangga

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Sukawarelawa Santri Dukung Ganjar (SDG) memberikan pelatihan budi daya pohon mangga di Pondok Pesantren Darussyafaat, Desa Tugu Jaya, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (21/5).

     

    Hal itu mereka dilakukan untuk mewujudkan santri yang mandiri dan berdaulat secara berkelanjut.

     

    Santri Dukung Ganjar Sumatera Selatan SDG, Samsul Bahri mengatakan para santri sangat antusias saat kehadirannya.

     

    Hal itu terlihat dari puluhan santri yang ikut kegiatan bermanfaat yang digelar oleh relawan Ganjar Pranowo itu.

     

    “Banyak para santri ingin mengetahui cara budi daya komiditas pohon mangga,” ungkap Samsul dalam siaran persnya.

     

    Dia menambahkan dalam pelatihan itu seluruh santri diedukasi tentang tahap budi daya pohon mangga, mulai dari pemanfaatan lahan, penyiapan media tanaman media, penanaman, perawatan hingga panen.

     

    Menurut dia, komoditas mangga selain memiliki rasa yang manis, juga punya nilai ekonomi yang tinggi.

     

    Oleh karena itu, dia berharap para santri bisa mengambil ilmu yang dijelaskan dalam pelatihan tersebut. Tujuannya, agar mereka bisa menanam komoditas lainnya di mana pun berada.

     

    “Kami harap para santri ikut yang ikut pelatihan ini bisa membudidayakan selain tanaman selain mangga di mana pun berada,” tuturnya.

     

    Samsul menambahkan sebanyak ribuan bibit pohon mangga diberikan ke Pondok pesantren Darussyafaat untuk ditaman.

     

    Dia berkomitmen untuk terus menebar manfaat dengan berbagai kegiatan pelatihan budi daya komoditas lainnya ke Pondok Pesantren lainnya yang ada Sumatera Selatan.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Samsul juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada seluruh santri yang hadir.

     

    Selain pelatihan budi daya pohon mangga, SDG juga menggelar doa bersama agar hajat Gubernur Jawa Tengah itu dilancarkan pada tahun depan.

     

    Saifulloh salah satu santri di pondok pesantren itu mengatakan dengan adanya pelatihan tersebut dirinya mengetahui cara menanam pohon mangga yang baik dan benar.

     

    “Bermanfaat bangat. Tadi banyak dijelaskan tentang cara budi daya pohon yang benar. Terima kasih SDG Sumsel.

  • Berdayakan Santri di Palembang Lewat Pelatihan Kewirausahaan SDG Sumsel

    Berdayakan Santri di Palembang Lewat Pelatihan Kewirausahaan SDG Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Program pemberdayaan santri coba digalakkan sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satunya dengan menggelar berbagai pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan para santri.

    Seperti yang dilakukan pada Sabtu, 8 April 2023 di Pondok Pesantren (Ponpes) Assanadiyah yang terletak di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Pelembang, Sumatera Selatan.

    Dalam kegiatan itu, sukarelawan memberikan pelatihan kewirausahaan untuk para santri Ponpes Assanadiyah. Dua jenis pelatihan diberikan, yaitu pelatihan menjahit dan pelatihan menjadi seorang barber atau tukang cukur.

    Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Faisal Tanjung menjelaskan bahwa untuk menunjang pelatihan, mereka juga turut memberikan bantuan beberapa mesin jahit dan mesin cukur kepada pihak ponpes.

    “Kami lihat para santriwan dan santriwati ini kebingungan setelah lulus. Santri ini mau kemana. Oleh karena itu, kami Santri Dukung Ganjar ikut mengarahkan para santri untuk bisa memiliki keterampilan sendiri, seperti menjahit dan mencukur rambut,” ucap Faisal.

    Faisal juga berharap agar pelatihan ini bisa memberikan keterampilan para santri sekaligus memotivasi mereka agar kelak bisa menciptakan usaha di bidang tersebut. Hingga nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat.

    Dalam pelatihan tersebut, SDG Sumsel mendatangkan mentor-mentor profesional untuk mengajarkan para santri. Masing-masing mentor adalah orang yang telah lama berkecimpung di bidang menjahit dan barber.

    Pelatihan berjalan interaktif karena para santri bukan sekadar diajarkan teori, namun juga berpraktik langsung menggunakan mesin jahit dan mesin cukur yang telah diberikan.

    “Kegiatan ini kami terinspirasi dari Pak Ganjar yang selalu memperhatikan minat dan bakat para santri, memperhatikan jati diri para santri agar bisa membentuk santriwan dan santriwati yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” sebutnya,”

    Untuk diketahui, dalam kedatangannya ke Ponpes Assanadiyah. Relawan yang beranggotakan para santri pendukung Ganjar dari berbagai daerah di Sumsel ini juga menggelar doa bersama untuk Bangsa Indonesia.

     

    *Safari Ponpes Terus Dikebut SDG Sumsel*

     

    Kunjungan pada relawan ke Ponpes Assanadiyah merupakan salah satu aksi dari program safari ponpes yang tengah digaungkan SDG Sumsel. Faisal pun menyebut pihaknya akan terus mengebut safari ponpes pada Ramadan.

     

    “Kami akan mengadakan kegiatan yang serupa yakni safari pondok pesantren, mengunjungi ponpes dan memberikan pelatihan, motivasi dan bantuan untuk para santri, khususnya di Pondok Pesantren di Sumsel ini,” pungkasnya.

     

    Sementara itu, pengurus Ponpes Assanadiyah, Adam Malik mengapresiasi pelatihan dan bantuan dari relawan SDG Sumsel kepada ponpesnya. Dia menyebut, pelatihan dan bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk para santri.

     

    “Itu sangat manfaat buat kami. Karena jadi tidak hanya belajar baca tulis, tapi kami juga membutuhkan keterampilan. Bagi santriwati belajar mesin jahit, dan santriwannya untuk mesin potong rambut,” tuturnya.

     

    Adam pun berharap agar relawan ini bisa kembali ke ponpesnya untuk menggelar kegiatan bermanfaat dan bantuan lainnya. Mulai dari bantuan sound system hingga bahan-bahan pokok untuk konsumsi di asrama santri.

  • Sambangi Ponpes Abi Ummi, Santri Dukung Ganjar Sumsel Bawa Bantuan Bahan Bangunan

    Sambangi Ponpes Abi Ummi, Santri Dukung Ganjar Sumsel Bawa Bantuan Bahan Bangunan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, Santri Dukung Ganjar Sumsel menggelar kegiatan silaturahmi bersama santri dan ulama di Pondok Pesantren Abi Ummi pada Jumat 10 Maret.

     

    Kegiatan silaturahmi itu digelar di Jalan Banten IV, Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Sukarelawan disambut hangat oleh para penghuni pondok pesantren tersebut.

     

    “Kami datang ke sini khusus untuk silaturahmi, menjalin hubungan baik dengan warga setempat,” ujar Koordinator Santri Dukung Ganjar Sumsel Samsul Bahri.

     

    Dalam kesempatan kunjungan ini, para sukarelawan Santri Dukung Ganjar Sumsel sekaligus melakukan kegiatan sosialisasi tentang sosok Ganjar Pranowo pada para ulama dan warga sekitar.

     

    Selain itu, para sukarelawan juga membawa bantuan berupa bahan bangunan dan membagikan merchandise.

     

    “Terima kasih banyak Santri Dukung Ganjar sudah berkunjung, silaturahmi dengan kami. Kami juga mendoakan agar Bapak Ganjar Pranowo dilancarkan semua kerja-kerjanya untuk bangsa dan negara ke depan,” ujar Alfian, salah satu santri di pondok tersebut.

  • SDG Sumsel, Dukung Pengembangan Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin di Palembang

    SDG Sumsel, Dukung Pengembangan Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumatera Selatan (Sumsel) menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Sultan Mahmud Badaruddin yang terletak di Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Pelembang, Sumsel.

     

    Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Samsul Bahri mengatakan, bantuan yang diberikan pada Kamis (12/1/2023) tersebut, berupa semen sebanyak 100 sak, 6 kubik pasir hitam, dan 3 kubik batu koral.

     

    Menurut dia, hal itu menjadi bentuk kepedulian relawan SDG untuk pengembangan ponpes di Indonesia.

     

    Samsul menjelaskan bantuan tersebut diperuntukkan untuk perbaikan jalan dan area lapangan di Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin. Hal ini karena jalan dan lapangan ponpes tersebut yang kondisinya cukup memprihatinkan.

     

    “Di sini kita melihat, pondok pesantren yang kondisi jalannya kurang baik, masih tanah. Lapangan yang digunakan para santri untuk olahraga dan upacara ini, juga kondisinya kurang baik. Masih tanah yang kurang rata dan ditumbuhi rumput-rumput liar,” jelas Samsul.

     

    Dirinya menegaskan, buruknya kondisi beberapa bangunan fasilitas santri di sebuah pondok pesantren, sudah seharusnya menjadi perhatian umat bersama, demi menunjang kegiatan santri dalam menimba ilmu agama.

     

    “Dari itu kita berinisiatif untuk memberikan bantuan material agar pihak pondok pesantren bisa mengecor jalan dan lapangan yang kondisinya kurang baik ini. Sehingga santri di pondok pesantren ini merasa lebih nyaman untuk beraktivitas sehari-hari,” sebutnya.

     

    Kegiatan dari para relawan yang beranggotakan santri dari berbagai wilayah di Sumsel ini, disebut Samsul, terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo. Ganjar adalah pemimpin yang dikenal akan kedekatannya terhadap kalangan santri dan ulama di ponpes-ponpes yang ada di Jawa Tengah.

     

    “Santri Dukung Ganjar Sumatera Selatan ini, melihat pondok pesantren sebagai tempat para santri mencari ilmu agama. Di sini menjadi kewajiban kita untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan senang kepada para santri yang belajar di sini, agar lebih mudah menyerap ilmu agamanya,” tegas Samsul.

     

    Sementara pengasuh Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin, Ismail menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik kedatangan relawan SDG Sumsel yang telah membantu pengembangan fasilitas ponpesnya. Dirinya juga tak menampik atas kebutuhan perbaikan jalan dari ponpesnya.

     

    “Harapan kami, kalau lapangan dan jalannya sudah bagus, pondok pesantrennya bagus, akan lebih memudahkan pembelajaran. Karena kenyamanan dalam belajar itu sangat diutamakan. Dengan fasilitas yang mendukung itu, membuat pesantren itu baik, menjadi unggulan di tempatnya,” pungkasnya.