Tag: Relawan SDG

  • Santri Ganjar Bekali Para Santri Kemampuan Desain Grafis

    Santri Ganjar Bekali Para Santri Kemampuan Desain Grafis

    SUARAPUBLIK.ID, OKI-Hadapi semakin ketatnya persaingan era society 5.0, sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumatra Selatan membekali para santri Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kemampuan kekinian dalam menunjang kemandirian.

    Santri milenial di Pondok Pesantren Yasinda, Desa Tugu jaya, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI, Sumsel mendapatkan pelatihan desain grafis dari simpatisan Ganjar Pranowo pada Minggu (2/7/2023).

    Tak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi informasi yang kian pesat membuat desain grafis memiliki peran cukup penting di berbagai aspek.

    Misalnya saja untuk mendorong penjualan suatu produk, pemasaran, periklanan, hingga konten visual. Maka, skill kekinian seperti inilah yang diperlukan untuk para santri milenial.

    “Tujuan dari pelatihan desain grafis ini agar seluruh santri yang ada di pondok pesantren ini bisa menguasai bidang IT khususnya di bidang desain grafis. Agar mereka bisa mengikuti zaman yang dimana zaman sekarang kan lebih ke digital,” ucap Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Samsul Bahri.

    Para santri milenial begitu fokus memerhatikan setiap materi yang disampaikan oleh Eko Setiawan selaku mentor, meliputi pengenalan prinsip dasar, aplikasi, elemen dasar, warna dalam desain, hingga outputnya.

    Secara bergantian, santri putra dan putri mengikuti pelatihan desain grafis itu di dalam ruang kelas. Tersedia pula laptop agar santri bisa mencoba secara langsung membuat desain poster.

    “Ini sebenarnya dari pihak pondok pesantren meminta untuk dilaksanakan nya pelatihan desain grafis karena di pondok ini belum ada pelatihan tersebut untuk para santri,” jelas Samsul.

    Samsul berharap, pelatihan ini dapat memotivasi santri supaya lebih mengembangkan kreativitas dan kemampuan mendesain, sehingga menjadi peluang usaha untuk meningkatkan ekonominya di masa mendatang.

    Selain itu, SDG Sumsel juga menyerahkan sejumlah bantuan meliputi pasir dan cat guna menunjang pembangunan ponpes, serta laptop untuk menyukseskan proses belajar mengajar para santri.

    Salah satu santriwati, Anggrayni (17) mengatakan pelatihan ini sangatlah menarik karena dapat menjadi peluang bagi santri untuk meningkatkan kreativitas serta menambah penghasilan tambahan.

    “Kalau untuk santri sih bagus karena kan untuk mengembangkan pondok juga terus buat kreativitas, dan penghasilan ya buat ke depannya kita juga,” ucap dia.

    Sebagai informasi, SDG Sumsel turut melakukan doa bersama demi kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menyisipkan harapan agar Ganjar Pranowo diberikan kelancaran dalam kontestasi pemilu 2024.

  • Tingkatkan Kreativitas Santri, SDG Sumsel Adakan Pelatihan Desain Grafis di Palembang

    Tingkatkan Kreativitas Santri, SDG Sumsel Adakan Pelatihan Desain Grafis di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar pelatihan desain grafis di Aula Pondok Pesantren Nurul Huda Sukawinatan bertempat di Sukajaya, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/6)

    “Pelatihan ini bertujuan pada peningkatan keterampilan khususnya untuk meningkatkan kreativitas dan potensi dalam dunia design grafis,” kata Koordinator Wilayah SDG Sumsel Paisal Tanjung dalam siaran persnya.

    Dalam kegiatan itu, mereka juga mengadakan doa untuk meminta restu kepada para kiai setempat agar Ganjar Pranowo bisa maju pada Pilpres 2023.

    Tak sampai di situ, para pendukung Ganjar Pranowo juga memberikan bantuan untuk pembangunan MCK dan fasilitas komputer kepada Pondok Pesantren Nurul Huda.

    “Setelah kegiatan doa bersama, kami melanjutkan kegiatan pelatihan desain grafis. Setelah itu kamu memberikan bantuan secara simbolis kepada pimpinan pondok pesantren,” kata Paisal.

    Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, KH. Husni Thamrin mengungkapkan harapan untuk Santri Dukung Ganjar dan Khususnya Untuk Ganjar Pranowo.

    “Kami berharap Santri Dukung Ganjar tetap konsisten membantu pondok pesantren, terutama yang masih dalam proses berkembang,” kata dia.

    Husni juga mengungkapkan tentang pengelolaan bantuan yang telah diberikan sukarelawan Santri Dukung Ganjar Sumsel.

    “Hari ini kami bersyukur sekali telah diberikan bantuan yang nilainya sangat banyak ini. Bantuan ini tentu akan kami gunakan untuk membangun MCK dan memfasilitasi belajar desain bagi santri,” kata dia.

    Terakhir, Paisal menyampaikan harapan dari kegiatan doa bersama yang dilaksanakan di pondok pesantren Nurul Huda.

    “Untuk sukarelawan tetap semangat dalam memperkenalkan sosok Pak Ganjar kepada masyarakat. Dan semoga apa yang telah diberikan pada hari ini bisa bermanfaat dan berguna,” pungkas dia.

  • SDG Sumsel Gelar Pelatihan Penanaman Budi Daya Buah dan Doa Bersama Ratusan Santri di Ponpes OKI

    SDG Sumsel Gelar Pelatihan Penanaman Budi Daya Buah dan Doa Bersama Ratusan Santri di Ponpes OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI,- Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumsel mengadakan pelatihan penanaman budi daya buah di Pondok Pesantren Tazkiyatunnafsi, Desa Cahaya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan pada Minggu (4/6/2023).

    Acara yang menyasar ratusan santri itu dimulai dengan kegiatan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan mendoakan kemudahan bagi Ganjar Pranowo agar diberi kelancaran pada tahun depan.

    Koordinator Wilayah SDG Sumsel Faisal Tanjung mengatakan, pelatihan ini digelar dengan tujuan membekali para santri mengenai ilmu budi daya pertanian, seperti tanaman buah-buahan.

    “Melihat mayoritas masyarakat di daerah sini adalah petani, jadi kami mengadakan kegiatan pelatihan penanaman. Karena kita tahu bahwa setiap santri itu setelah jadi santri itu mau jadi apa,” ujar Faisal.

    “Kebanyakan di masyarakat umum mereka menilai bahwasanya santri itu setelah lulus bakal menjadi ustaz, tapi nyatanya tidak. Mereka juga bisa menjadi seorang pengusaha, petani, atau bahkan bisa menjadi presiden sekalipun,” lanjut dia.

    Pada kesempatan tersebut, para sukarelawan memberikan secara simbolis bantuan sebanyak 750 bibit tanaman buah mangga, alpukat, jambu air, dan durian.

    Faisal berharap, lewat kegiatan ini nantinya para santri bisa melek pertanian, sehingga dapat bermanfaat bagi mereka yang nantinya terjun berkecimpung di dunia pertanian.

    “Harapannya untuk para santri putra dan santri putri, setelah lulus dari sini mereka sudah mempunyai bekal ataupun ilmu dalam pertanian dalam menanam. Jadi, bisa kami bilang mereka tidak terlalu buta untuk ilmu pertanian,” ucapnya.

    Sebelum dilakukan penanaman di area lingkungan ponpes, terlebih dahulu para santri diberikan edukasi pelatihan penanaman oleh penggiat petani bernama Syaikhoni.

    Dalam paparannya, Syaikhoni menjelaskan bahwa persiapan yang dibutuhkan untuk menanam bibit, yaitu terlebih dahulu tersedianya lahan, bibit yang akan ditanam, dan peralatan untuk menanam.

    Syaikhoni mengungkapkan pentingnya peran petani dalam keberlanjutan kehidupan manusia. Menurut dia, profesi petani merupakan pekerjaan yang paling dibutuhkan selalu oleh manusia karena berkat para petani, ketersediaan pangan khususnya di Indonesia dapat terjaga.

    Wakil Pengasuh Ponpes Tazkiyatunnafsi, Komaroni pun turut bersuara atas kedatangan para sukarelawan. Ia mengaku sangat mengapresiasi kehadiran para sukarelawan yang memberikan manfaat positif bagi para santri.

    “Untuk empat buah tersebut di daerah OKI sini peminatnya sangat banyak, terutama durian. Sangat diucapkan terima kasih, memberikan bantuan tersebut yang sangat membantu di Pondok Pesantren Tazkiyatunnafsi ini, inshaallah bibit tersebut akan bermanfaat untuk pondok pesantren,” kata Komaroni.

    Mewakili ponpes, Komaroni juga menaruh harapan dan doa agar Ganjar Pranowo bisa memimpin Indonesia.

    “Dan mudah-mudahan kepada Bapak Ganjar nanti di Pilpres 2024 bisa terpilih. Terima kasih banyak atas bantuan bibit tersebut, insha Allah bermanfaat,” pungkasnya.