Tag: PMII Sumsel

  • Ketum PB PMII Resmikan Sekretariat Sementara PKC PMII Sumsel

    Ketum PB PMII Resmikan Sekretariat Sementara PKC PMII Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Provinsi Sumatera Selatan meresmikan sekretariat sementara yang berlokasi di Jalan Bunga, Kelurahan Bukit Baru, Kota Palembang, pada Senin (19/1/2025).

    Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PMII, M. Shofiyulloh Cokro, jajaran PKC PMII Sumatera Selatan, dan sejumlah kader PMII.

    Ketua PKC PMII Sumatera Selatan, Syaidina Ali menyampaikan bahwa sekretariat sementara ini dibuka dan diperuntukkan bagi seluruh pengurus PMII Sumatera Selatan dari berbagai daerah yang ingin menetap dan beraktivitas di Ibu Kota Provinsi. Menurut Ali, keberadaan Sekretariat PKC PMII Sumatera Selatan sangat penting untuk menunjang kerja-kerja organisasi secara optimal.

    “Alhamdulillah, untuk mengawali periode kepengurusan ini kita langsung membuka Sekretariat PKC PMII Sumatera Selatan. Sekretariat ini diperuntukkan bagi sahabat-sahabat yang ingin berproses, menetap, dan mengabdi di Kota Palembang,” kata Ali.

    Ali menjelaskan, selama ini banyak pengurus PMII dari daerah yang datang ke Palembang untuk kepentingan organisasi, pendidikan, maupun pengabdian, namun belum memiliki tempat bersama yang representatif. Oleh karena itu, keberadaan Sekretariat PKC PMII Sumatera Selatan diharapkan dapat menjadi rumah besar bagi kader PMII se-Sumatera Selatan.

    Lebih lanjut, Ali menegaskan bahwa salah satu tujuan utama kepengurusannya adalah mendirikan sekretariat permanen PMII Sumatera Selatan. Ia menyebutkan bahwa secara historis, PMII telah hadir di Sumatera Selatan sejak tahun 1967, namun hingga kini belum memiliki sekretariat permanen di tingkat provinsi.

    “Dari sejumlah senior sepuh yang saya sowani mengatakan PMII masuk ke Sumatera Selatan ini sejak tahun 1967. Namun sampai hari ini, kita belum memiliki sekretariat permanen. Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama,” ungkap Ali.

    Menurut Ali, peresmian Sekretariat PKC PMII Sumatera Selatan yang bersifat sementara ini merupakan langkah awal yang strategis. Dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk panitia pembangunan sekretariat permanen yang melibatkan unsur senior dan alumni PMII Sumatera Selatan.

    “Saya berharap dukungan penuh dari para senior dan alumni PMII untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan sekretariat permanen PMII Sumatera Selatan. Ini bukan hanya untuk kepengurusan hari ini, tetapi akan bermanfaat hingga periode-periode selanjutnya,” tambahnya.

    Sementara itu, Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyulloh Cokro, mengapresiasi langkah PKC PMII Sumatera Selatan yang langsung bergerak cepat dengan meresmikan sekretariat sementara di awal masa kepengurusan.

    “Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersama-sama berkumpul dengan sahabat-sahabat PKC PMII Sumatera Selatan untuk meresmikan sekretariat sementara. Ini adalah ikhtiar penting sembari sekretariat permanen kita persiapkan dan bangun bersama,” ujar Shofiyulloh.

  • Syaidina Ali Nahkodai PMII Sumsel, Fokus Ekspansi Cabang dan Kaderisasi

    Syaidina Ali Nahkodai PMII Sumsel, Fokus Ekspansi Cabang dan Kaderisasi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –Pelantikan Syaidina Ali sebagai Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2025–2027 bukan sekadar pergantian struktur. Momentum ini menjadi penanda tuntutan baru PMII yang harus keluar dari rutinitas internal dan tampil mewarnai ruang-ruang strategis di Sumsel.

    Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, secara terbuka menyebut PMII sebagai “rumah besar” yang bukan hanya milik kadernya, tetapi bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Ia menegaskan sudah waktunya PMII hadir di semua sektor, bukan berjalan sendiri, melainkan membangun kolaborasi lintas organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

    “PMII harus mewarnai berbagai sektor. Silakan berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa dan pemuda lainnya. Mari bergandengan tangan membangun Palembang dan Sumatera Selatan,” ujar Ratu Dewa, yang hadir dalam pelantikan PKC PMII Sumsel, Sabtu (17/1/2026).

    Menurutnya, idealisme PMII memiliki tawaran penting, terutama dalam wacana keislaman yang berakhlak, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan. Namun ia mengingatkan agar organisasi tidak terlena oleh nama besar.

    “PMII besar karena nilai: akhlak, keilmuan, dan integritas. Jangan terjebak pada euforia organisasi, tetapi kedepankan prestasi, semangat mencari ilmu, dan membangun persahabatan,” tegasnya.

    Ketua PKC PMII Sumsel terpilih, Syaidina Ali, menyebut kepemimpinannya sebagai fase baru untuk memperkuat fondasi gerakan. Ia menyoroti masih timpangnya struktur PMII di Sumatera Selatan.

    “Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, baru 12 cabang yang aktif. Masih ada lima daerah yang menjadi pekerjaan rumah kami untuk membentuk dan menguatkan PMII,” kata Syaidina.

    Ia menegaskan bahwa pengembangan potensi kader harus diarahkan pada kehadiran nyata di pos-pos strategis, bukan hanya di forum-forum formal organisasi. PMII, menurutnya, harus melahirkan kader yang siap berperan dalam kebijakan publik, sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan daerah.

    “Ini langkah baru dan semangat baru bagi kami. Kami siap menjalankan arah besar PB PMII menuju era baru, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya sesuai di lantik menjadi Ketua PKC PMII Sumsel.

    Syaidina juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Kota Palembang, serta memperkuat peran alumni sebagai mitra strategis dalam menopang keberlanjutan gerakan.

    Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro, menekankan bahwa kekuatan PMII tidak ditentukan oleh seremoni, melainkan oleh kualitas kaderisasi di tingkat cabang.

    “Tugas utama PKC adalah memastikan cabang hidup dan produktif. Dari sanalah lahir kader pergerakan yang siap menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

    Ia juga menyinggung pentingnya pembangunan kantor PKC sebagai pusat konsolidasi, sekaligus penguatan sinergi dengan Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) sebagai bagian dari ekosistem organisasi.

    Syaidina Ali sebelumnya terpilih melalui Sidang Pleno Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) PMII Sumsel ke-XX yang berakhir di Ballroom Hotel Batiqa Palembang, Senin (18/8/2025).