Tag: CJH

  • Sepanjang Tahun 2023, 272 CJH Lahat Ikut Manasik Haji

    Sepanjang Tahun 2023, 272 CJH Lahat Ikut Manasik Haji

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kementerian Agama Kabupaten Lahat melaksanakan kegiatan Manasik Haji sepanjang tahun 2023 di Lapangan Seganti Setungguan Lahat pada Sabtu (11/11). Kegiatan ini dihadiri oleh 272 calon jamaah haji yang akan berangkat pada tahun 2024 mendatang.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat, H. Santoso S. Pd MM, melalui Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU), Ujang Jamhari, menjelaskan bahwa kegiatan Manasik Haji sepanjang tahun ini melibatkan tes kebugaran dan praktek Tawaf serta Sa’i. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif kepada calon jamaah haji mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk langkah-langkah dan prosedur yang harus diikuti.

    “Ini adalah pertemuan keenam, sebelumnya dilaksanakan di Mesjid Nur Rahman. Dalam pertemuan ini, melaksanakan simulasi sekaligus tes kebugaran untuk jamaah. Untuk praktek ini baru pertama kali di kumpulkan lapangan ini, jumlah calon jamaah haji untuk estimasi sekarang berjumlah 272 dan akan bertambah,” ungkap Ujang Jamhari, Senin (13/11).

    Sementara, Dasar hukum penyelenggaraan kegiatan yaitu berdasar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji, Peraturan Menteri Agama No. 13 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan Haji Reguler, dan Keputusan Direktur Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umroh No. 250 Tahun 2023 tentang pedoman penyuluhan Manasik Haji Sepanjang Tahun.

    “Kami berharap para jamaah bisa berangkat dalam keadaan sehat, dalam mengikuti manasik haji dan mereka bisa mandiri melaksanakan ibadah haji serta baliknya nanti menjadi haji yang mabrur,” harapnya. (SM)

  • 370 CJH Sumsel Batalkan Keberangkatan Ini Alasanya

    370 CJH Sumsel Batalkan Keberangkatan Ini Alasanya

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menurut data dari Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Sumsel, ada 370 Calon Jemaah Haji asal Sumsel yang membatalkan keberangkatan mereka. Jumlah itu dihitung sejak awal tahun hingga 20 Februari 2023 ini.

     

    Humas Kanwil Kemenag Sumsel Qudus, mengatakan menurut data yang ia dapat, 370 CJH Sumsel yang membatalkan porsi haji mereka dengan berbagai alasan. Namun alasan terbanyak karena wafat. Sedangkan pembatalan terbanyak dari CJH asal Kota Palembang.

     

    “Ya ada 370 calon jemaah yang membatalkan, dengan alasan Wafat dan lainya,” katanya ditemui, Rabu (22/2/2023).

     

    Ditempat lainya, Plt Kepala Seksi Haji Kemenag Palembang, Hermansyah mengatakan jika rata rata pembatalan porsi Haji dari CJH asal kota Palembang karena wafat. Bukan naiknya Biaya Haji.

     

    “Rata-rata pembatalan karena meninggal. Bukan batal karena naiknya BPIH. Untuk yang batal ini, ada yang digantikan ahli waris dan ada yang tidak,” ungkapnya.

     

    Sedangkan kata dia, untuk CJH yang batal karena wafat bisa digantikan dengan ahli waris. “kalau digantikan artinya uangnya tidak dikembalikan. Tapi kalau tidak ada penggantinya uangnya dikembalikan,” tutupnya.

  • CJH Lahat 100 Persen Berangkat Haji

    CJH Lahat 100 Persen Berangkat Haji

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kantor Kementrian Agama (Kakemenag) Kabupaten Lahat memastikan, tahun 2023 calon jamaah haji Kabupaten Lahat berangkat 100 persen. Meski belum ada kouta resmi untuk Kabupaten Lahat. Namun, kouta yang diberikan untuk Sumsel sebanyak 7.032 orang dari 221.000 orang seluruh Indonesia.

     

    Kepala Kakemenag Lahat Drs H Rusidi Ja’far MM, melalui Kasubag TU H Muliansyah S Ag MM mengatakan, kepastian seluruh calon jamaah berangkat sudah diterima pihaknya. “Untuk Kabupaten Lahat, belum bisa dipastikan berapa banyak kuota jamaah haji yang akan berangkat. Tunggu ada keputusan dari Kanwil Kemenag dulu,” ujarnya, Kamis (12/01/2023).

     

    Muliansyah menjelaskan, selain sudah 100 persen keberangkatan untuk calon jemaah haji, juga tidak ada pembatasan usia. Berbeda dengan tahun lalu, akibat pandemi covid-19, jumlah jemaah haji yang berangkat hanya 100 orang dari total 250 orang. Dan jemaah haji yang berangkatpun hanya diperuntukkan bagi warga yang berusia dibawah 65 tahun. “Kalau tahun lalu hanya 40 persen yang berangkat, itu juga ada pembatasan usia,” katanya.

     

    Muliansyah menambahkan, untuk tahun ini, calon jemaah haji yang berangkat berasal dari jemaah haji yang sempat tertunda pada masa pandemi kemarin, sebanyak 132 orang, dan sisanya berdasarkan urut porsi keberangkatan. “meskipun sudah 100 persen berangkat, jumlah kuotanya masih menunggu jeputusan dari Kanwil,” tambahnya.