Tag: Aceh

  • Bupati HM Toha Tohet Utus Pejabat Pemkab Muba Antar Langsung Donasi Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

    Bupati HM Toha Tohet Utus Pejabat Pemkab Muba Antar Langsung Donasi Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang dan Sumatera Utara, Pemkab Muba dibawah komando Bupati HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen terus hadir sejak awal hingga saat ini di tengah masyarakat terdampak.

    Setelah berhasil mengumpulkan donasi kemanusiaan sebesar Rp1.5 Miliar lebih, pakaian layak pakai, dan ratusan karung beras. Rabu (7/1/2026) Bupati HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen mengutus beberapa pejabat Pemkab Muba mengantar langsung donasi kemanusiaan tersebut ke Posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh Tamiang.

    Adapun pejabat Pemkab Muba yang berangkat ke Aceh Tamiang diantaranya Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto MH, Asisten II Setda Pemkab Muba Alva Elan SST MPSDA, Perwakilan BPBD dan Bagian Kesra Muba.

    “Alhamdulillah bantuan donasi kemanusiaan Muba Peduli Sumatera sudah diserahkan secara langsung ke Posko Bantuan di Aceh Tamiang,” ungkap Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto MH, Rabu (7/1/2026) saat menyerahkan Donasi Kemanusiaan di Posko Aceh Tamiang.

    Ia mengatakan, semoga bantuan tersebut bisa bermanfaat dan sedikit mengurangi beban masyarakat yang terdampak dari bencana banjir bandang di Aceh Tamiang.

    “Kita doakan bersama semoga daerah terdampak bencana bisa segera pulih dan masyarakat setempat dapat menjalankan aktifitas normal seperti sedia kala,” tuturnya.

    Sebelumnya, Bupati Muba HM Toha Tohet SH berharap agar daerah-daerah yang terdampak bencana dapat segera pulih, masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, serta dibukakan pintu rezeki yang luas dan berkah.

    “Semoga saudara-saudara kita disana diberikan kesehatan, kesabaran. Dan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada masyarakat, ASN, serta BUMD di Kabupaten Muba yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat kebersamaan melalui donasi ini,” tandasnya.

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Lanjutkan Penyaluran BBM ke Bireuen Pasca Dibukanya Jembatan Teupin Mane

    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Lanjutkan Penyaluran BBM ke Bireuen Pasca Dibukanya Jembatan Teupin Mane

    SUARAPUBLIK.ID, BIREUEN – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan bahwa penyaluran BBM menggunakan mobil tangki ke wilayah setelah Jembatan Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, pada pagi hari ini berjalan dengan lancar. Mobil tangki berhasil melintasi Jembatan Teupin Mane yang sebelumnya mengalami perbaikan berkelanjutan dan kini telah kembali dibuka untuk dilalui.

    Jembatan Teupin Mane merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah dan Takengon. Untuk menuju wilayah Bener Meriah dan Takengon, terdapat beberapa jembatan yang harus dilalui, dan Jembatan Teupin Mane menjadi salah satu jalur penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi energi.

    Pasca dibukanya jembatan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah berhasil menyalurkan BBM ke Pertashop KM 10 Teupin Mane. Sementara itu, penyaluran BBM ke Pertashop KM 31 Suka Tani dan Pertashop KM 50 Blang Rakal akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi akses jalan serta kesiapan operasional di lapangan.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa terbukanya kembali akses jalan menjadi faktor penting dalam dimulainya kembali distribusi energi ke wilayah tersebut.

    “Dengan telah dibukanya Jembatan Teupin Mane, mobil tangki kini dapat melintas sehingga distribusi BBM ke beberapa Pertashop di Kabupaten Bieruen dapat kembali didistribusikan secara bertahap. Kami terus memantau kondisi jalur distribusi untuk memastikan penyaluran berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat dan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna memastikan distribusi energi berjalan optimal sesuai dengan kondisi lapangan.

  • Pertamina Patra Niaga Tambah 6 Mobil Tangki LPG Total Kapasitas 90 MT ke Wilayah Bencana Aceh

    Pertamina Patra Niaga Tambah 6 Mobil Tangki LPG Total Kapasitas 90 MT ke Wilayah Bencana Aceh

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Pertamina Patra Niaga terus memperkuat upaya percepatan pemulihan pasokan LPG di wilayah Aceh dengan menambah 6 unit mobil tangki LPG (skid tank) dengan kapasitas total 90 MT. Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan untuk memastikan distribusi LPG berjalan optimal pasca bencana.

    Sebelumnya Pertamina Patra Niaga telah mengerahkan 24 Mobil Tangki LPG (skid tank) dengan total kapasitas 358 MT untuk menambah armada dalam menyalurkan pasokan LPG di wilayah terdampak bencana Aceh.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam percepatan pemulihan pasokan energi, khususnya di wilayah yang tengah menghadapi tantangan akses yang tidak mudah akibat bencana banjir dan longsor.

    “Pertamina Patra Niaga mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memastikan pasokan LPG di Aceh terpenuhi. Total 30 unit Mobil Tangki LPG dioperasikan untuk memperkuat armada angkutan pasokan LPG di Aceh.

    Per kemarin (16/12), 6 Unit Mobil Truk yang mengangkut LPG dikerahkan melalui jalur laut dengan total lebih dari 10.000 tabung LPG yang diangkut dan disalurkan secara bertahap ke wilayah terdampak di Aceh, menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat. Tambahan 6 mobil truk LPG yang dikirimkan melalui Pelabuhan Krueng Geukeuh memperkuat armada penyaluran, dari sebelumnya telah ada 11 armada truk LPG yang dikirim ke wilayah Aceh. Hal ini merupakan bentuk percepatan distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi, terutama di tengah proses pemulihan pasca bencana”, ujar Roberth.

    Ia menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyaluran LPG berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Daerah juga telah melaksanakan operasi pasar LPG 3 Kg di Provinsi Aceh selama periode 6–15 Desember 2025, dengan total penyaluran mencapai 14.560 tabung, yang tersebar di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

    Operasi pasar ini menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan LPG di tengah keterbatasan akses distribusi darat serta menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat.

    Sebagai informasi, pasokan LPG ke wilayah Aceh sempat menghadapi tantangan akibat terputusnya jalur darat dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh. Menyikapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan distribusi melalui jalur laut menggunakan moda kapal Ro-Ro (Roll-on/Roll-off), sebagai perbantuan pengiriman skid tank LPG dari Lhokseumawe ke Banda Aceh, guna menopang pasokan ke wilayah Pidie Jaya dan Bireuen.

    “Pengiriman LPG melalui jalur laut dengan kapal Ro-Ro telah tiba di Banda Aceh pada hari Minggu (14/12). Ini merupakan alternatif terbaik yang dapat kami lakukan saat ini, meskipun distribusi masih dilakukan secara bertahap dan memerlukan pengaturan lanjutan karena belum sepenuhnya sesuai dengan tingkat permintaan. Kami terus berupaya maksimal untuk melakukan percepatan pemulihan pasokan di Aceh. Kembali kami mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggunjawabkan sehingga menyebabkan panic buying, apalagi memanfaatkan kesempatan dengan menjual kembali LPG dengan harga tidak wajar”, pungkasnya.

    Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan. Informasi lebih lanjut terkait layanan dan distribusi energi dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center 135.