oleh

Koramil Kikim Data Warga Transmigrasi KTM yang Belum di Vaksin

-Lahat-64 views

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Pemerataan warga yang melaksanakan vaksinasi COVID-19 di wilayah Kikim Area menjadi fokus Makoramil 405-03/Kikim. Terutama bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksin, termasuk di kawasan pelosok desa.

Anggota Babinsa pun melakukan pendataan masyarakat bagi yang masuk ke desa-desa, salah satunya wilayah Kecamatan Kikim Selatan. Yakni Transmigrasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang dihuni sekitar 51 KK atau 115 jiwa, terdiri dari sebagian warga pendatang yang masih bertahan.

Bahkan, ada yang sudah kembali ke kampung halamannya, lantaran pengurangan jumlah KK ini, akibat sebagian warga transmigrasi belum mendapatkan tempat usaha perkebunan karena terkait sengketa lahan.

Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Shawaf Al Amien SH MSi melalui Danramil 405-03 Kikim, Kapten Arh Octavian Zulkarnain didampingi Batuud Makoramil 405-03/Kikim, Peltu Dhoni Yuono mengatakan, pendataan ini untuk mangajak masyarakat agar mendukung dan melaksanakan program pemerintah dengan melaksanakan vaksinasi.

“Ini untuk meningkatkan imun tubuh dan herd immunity alias kekebalan kelompok dari virus COVID-19,” ucapnya, Selasa (16/11/2021).

Terpisah, Sarkawi (50), Ketua RT setempat menuturkan bahwa warga sangat memerlukan perhatian diantaranya kesejahteraan warga yang masih bertahan tinggal di KTM. Apalagi bangunan perumahan sudah banyak yang rusak ditinggal penghuninya. Ditambah lagu jalan akses penghubung desa dengan wilayah lainnya sudah rusak.

“Kami sebagai warga yang sudah menjadi penghuni pemukiman di lokasi KTM sangat mengharapkan perhatian, karena selama kurang lebih 5 tahun kami sudah berada disini,” terangnya.

Warga setuju dengan program vaksinasi oleh pemerintah dan mendukung serta berharap nantinya pemerintah dapat membantu penyediaan fasilitas buat masyarakat yang berada di lokasi transmigrasi KTM Kecamatan Kikim Selatan, Lahat.

“Semoga dengan kedatangan bapak bapak TNI kesini dapat membantu masyarakat dan sesegera mungkin dapat respon dari pihak terkait,” tuturnya. (ANA)

Komentar

Berita Hangat Lainya