Enceng Gondok Disulap Jadi Kerajinan Produk Bernilai

- Redaksi

Sabtu, 5 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Biasanya Enceng gondok atau eichorrnia crassipes ditemui di rawa-rawa. Tumbuhan air yang keberadaannya bak gulma ini mengganggu ekosistem sungai.

Akan tetapi, di tangan Welis Fatimah (39) enceng gondok disulap menjadi kerajinan bernilai ekonomi tinggi.

Welis bercerita bahwa ide awal pembuatan kerajinan ini karena prihatin melihat enceng gondok yang terbengkalai di perairan Sungai Musi.

“Dari sana saya fikir untuk membuat enceng gondok menjadi kerajinan,” ungkap Welis saat ditemui di rumahnya di Jalan Sersan Zaini, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Sabtu (5/10/2024).

Welis pun mengambil enceng gondok yang tumbuh di sekitar Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang.

“Pertama enceng gondok dikeringkan dengan cara dijemur selama dua minggu atau satu bulan setengah, tergantung cuaca,” ujar Welis.

Setelah bahan baku tersebut kering, selanjutnya dianyam dan dibuat menjadi berbagai jenis kerajinan, seperti sandal, topi, tas, keranjang, tempat pensil, celengan dan lain-lain.

“Untuk satu kerajinan memakan waktu sekitar tiga sampai satu minggu, tergantung kerumitan,” kata Welis.

Adapun harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 120 ribu.

“Penjualan masih di sekitar wilayah Palembang dan Sumsel, ” terang Welis.

Usaha yang dirintis Welis sejak awal tahun 2023 ini sudah memiliki 10 orang anggota.

Usaha Welis juga diajak bergabung dalam Bank Sampah Kebumen Gemilang Sejahtera (KGS). Di sana Welis dipercaya menjadi Direktur Bank Sampah.

“Untuk anggotanya macam-macam, mulai dari anak muda, dan ibu-ibu, kami juga melakukan pelatihan dan mengenalkan cara pembuatan kerajinan ini, dengan harapan dapat menaikan pendapatan ekonomi warga sekitar,” harap Welis.

“Dan alhamdulillah, Dinas Pariwisata Palembang juga sangat mendukung kegiatan ini, Mudah-mudahan usaha ini makin berkembang,” tutur Welis. (ANA)

Berita Terkait

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental
Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
Tertekan Kurs Dolar, PT DLU Desak Kemenhub Berikan Insentif Operasional
Harga Emas Perhiasan di Palembang Hari Ini Rp 16 Juta per Suku
Aryaduta Gencarkan Gaya Hidup Sehat Melalui Program Wellness “Tjakap Djiwa”
Revolusi Rasa Nusantara, Sarjana Kerupuk Palembang Mengubah Pempek dan Kerupuk Jadi Bisnis Online Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:54 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:22 WIB

Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:56 WIB

Tertekan Kurs Dolar, PT DLU Desak Kemenhub Berikan Insentif Operasional

Berita Terbaru

Kota Palembang

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Mar 2026 - 15:15 WIB