Category: Muaraenim

  • Masyarakat Muara Enim Sambut Upacara Peringatan Hari Infanteri ke-74

    Masyarakat Muara Enim Sambut Upacara Peringatan Hari Infanteri ke-74

    SUARAPUBLIK.ID, MUARAENIM – Kodam II/Sriwijaya menggelar Puncak Peringatan Hari Infanteri TNI AD ke-74 Tahun 2022, dipusatkan Lapangan Merdeka Kabupaten Muara Enim, Senin (19/12/2022).

    Upacara Hari Infanteri Ke-74 Tahun 2022 ini dipimpin oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Izak Pangemanan, mewakili Pangdam II/Sriwijaya.

    Kebersamaan masyarakat dengan prajurit TNI AD tampak pada saat kegiatan penyambutan peleton terakhir. Pembawa simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya sebagai panji-panji kebesaran Korps Infanteri dan pesan – pesan Jenderal Sudirman.

    Masyarakat Muara Enim dan semua pelajar dengan wajah ceria serta penuh dengan antusias, ikut berjalan mengiringi peleton terakhir. Dengan diiringi Drumband Canka Sriwijaya untuk memasuki lapangan Merdeka Muara Enim.

    Upacara hari ulang tahun Infanteri kali ini diselenggarakan secara sederhana namun khidmat. Diwarnai dengan penampilan, “Pasukan Tradisional Tahun 1945 atau Tentara Tempo Doeloe”, sebagai kilas balik perjuangan rakyat Indonesia yang bergabung dalam ketentaraan di masa lampau.

    Kemudian dirangkaikan dengan kegiatan penyerahan simbol Yuddha Wastu Pramuka Jaya, yang merupakan manifestasi dari bentuk jiwa korsa sekaligus kebanggaan bagi Prajurit Infanteri, sebagai pasukan terdepan dalam setiap pertempuran.

    Komandan Pussenif Letnan Jenderal TNI Arif Rahman, M.A., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Izak Pangemanan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Prajurit Korps Infanteri dimanapun berada dan bertugas.

    Sehingga atas pengabdian dan pengorbanan sampai dengan saat ini, mampu mengharumkan nama baik Korps Infanteri dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI Angkatan Darat.

    Latar belakang historis lahirnya Hari Infanteri tidak terlepas dari keberhasilan perang gerilya di bawah komando Panglima Jenderal Sudirman.

    Berdasarkan Keputusan Panglima Besar Jenderal Sudirman yang tertuang dalam Perintah Kilat No 1/PB/D/48 Tanggal 19 Desember 1948, Perang Gerilya dilaksanakan oleh Angkatan Perang yang didukung penuh oleh rakyat ditiap-tiap kantong perlawanan (Wehrkreise).

    Panglima Besar Jenderal Sudirman memimpin langsung para pejuang saat melawan belanda. Dengan menggunakan senjata tradisional dan perlengkapan perang yang terbatas, para pejuang kita mampu mengatasi tentara belanda yang sudah memiliki senjata modern.

    Metode perlawanan yang diterapkan yaitu serbu dan lari (Hit And Run) berasal dari basis gerilya yang tidak mengenal waktu operasi.

    Para pejuang melakukan penyerangan ke pos-pos yang dijaga belanda atau saat konvoi. Taktik tersebut membuat belanda bingung dan kewalahan karena melakukan penyerangan tiba- tiba.

    Para pejuang bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cara berjalan kaki. Strategi dan taktik tersebut membuat pasukan belanda lemah dan kalah, sehingga mereka terpaksa mundur.

    Dari peristiwa tersebut, kita bisa mengambil nilai-nilai berupa jiwa nasionalisme, cinta tanah air, rela berjuang, pantang menyerah dan manunggal dengan rakyat. Nilai-nilai tersebut harus selalu terpatri dalam jiwa dan sikap serta perilaku setiap Prajurit Korps Infanteri”.

    “Saya instruksikan agar seluruh Prajurit Korps Infanteri mampu menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya. Selain itu, untuk selalu berdiri kokoh di atas pondasi jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan profesional. Selain itu, tingkatkan semangat jiwa korsa yang positif, namun jangan sampai terjebak dalam jiwa korsa yang sempit,” jelasnya.

    “Mengacu harapan-harapan di atas, saya menilai Tema Hari Infanteri Ke-74 ini yaitu “Infanteri Yang Modern Dan Selalu Di Hati Rakyat”adalah sangat tepat dan patut dijadikan pedoman dan arah bagi Prajurit Korps Infanteri dalam mengemban tugas di masa yang akan datang,” pungkas Kasdam mengutip amanat Danpussenif.

    Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara Syukuran dan pembagian sembako secara simbolis yang dipimpin oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Izak Pangemanan didampingi sejumlah pejabat Kodam II/Swj.

    Tampak hadir dalam acara tersebut, Irdam II/Swj, Danrem 044/Gapo, Bupati Muara Enim beserta Forkopimda, Danrindam II/Swj, Para Aisten Kasdam II/Swj, para Dan/Kabalkdam ll/Swj, Dandim 0404/Muara Enim, Kapolres Muara Enim, para Danyon, Ketua LVRI, Ketua PPAD dan Ketua Warakawuri Kabupaten Muara Enim beserta tamu undangan lainnya.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, selain Upacara dan Syukuran pada Puncak Peringatan Hari Infanteri ini, ditempat yang sama digelar juga kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Pameran Alutsista yg dimiliki Satuan Tempur (Satpur) dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) jajaran Kodam ll/Swj.

    Hal ini dimaksudkan sebagai sarana memperkenalkan diri kepada masyarakat terhadap persenjataan TNI AD yang ada di Satuan-satuan jajaran Kodam II/Swj, juga sebagai sarana edukasi bagi pelajar/generasi muda, untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

    Selain pameran Alutsista juga masyarakat diberi kesempatan untuk berfoto dan naik kendaraan taktis TNI AD serta berkeliling Kota Muara Enim. Hal Ini juga merupakan sebagai bentuk kebersamaan Prajurit TNI AD dengan Rakyat, sehingga TNI AD memang benar-benar di hati rakyat.

    Bupati Muara Enim, Bpk. Kurniawan sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI, yakni Peringatan Hari Infanteri Ke-74. TNI hadir oleh rakyat, dari rakyat dan untuk rakyat.

    “Dengan dukungan dari masyarakat lahirlah TNI yang sangat kuat, modern dan teguh, menjadi kebanggaan kita”, kata Bupati.

    “Oleh karena itu, jadilah TNI yang selalu dekat di hati masyarakat, dan siap menjaga keutuhan, kedaulatan bangsa dan negara Republik Indonesia. Selamat Hari Infanteri Ke-74, semoga jaya dan sehat selalu”, pungkasnya.

    Demikian juga dengan Pelajar SMK Muara Enim, mereka sangat berterima kasih atas dilaksanakannya kegiatan Hari Juang Ke-77 dan Hari Infanteri Ke-74. Harapannya, agar seluruh TNI AD semakin jaya dan semakin sukses ke depannya.

    Hal senada juga disampaikan oleh para Purnawirawan TNI, mereka mengaku sangat senang dan bangga dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut. “Kedepannya kegiatan seperti ini dapat lebih ditingkatkan, karena ini merupakan momentum bagi kami untuk mengingatkan kembali sejarah perjuangan beberapa puluh tahun silam”, ujarnya. (*)

  • 245 Lulusan AKIPBA Diwisuda, 75 Persen Lulusan Kerja di Grup MIND ID

    245 Lulusan AKIPBA Diwisuda, 75 Persen Lulusan Kerja di Grup MIND ID

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Wisuda Angkatan I – IV Akademi Komunitas Industri
    Pertambangan Bukit Asam (AKIPBA), digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Baru PT Bukit Asam
    Tbk (PTBA) Tanjung Enim pada Kamis (2/11/2022).

    Sebanyak 245 lulusan AKIPBA diwisuda dalam acara ini. Rinciannya yaitu 81 orang wisudawan
    Program Studi Teknik Pengoperasian Alat Tambang (T-POT), 83 orang wisudawan Program
    Studi Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara (T-PHT), dan 81 orang
    wisudawan Program Studi Teknik Perawatan Alat Tambang (T-PAT).

    Sebanyak kurang lebih 75 persen lulusan AKIPBA terserap di perusahaan anggota Grup MIND
    ID dan anak perusahaan.

    Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PTBA, Suherman, menyampaikan ucapan selamat
    kepada lulusan AKIPBA yang telah diwisuda. Ia berpesan kepada semua wisudawan-wisudawati
    agar terus meningkatkan keahlian dan beradaptasi menghadapi tantangan ke depan.

    “Kami selaku manajemen menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan/wisudawati
    angkatan I – IV yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Semoga pendidikan yang diterima selama ini menjadi bekal adik-adik semua untuk mendapatkan pekerjaan atau pun nantinya akan melanjutkan pendidikan kembali ke jenjang yang lebih tinggi. ”

    “Pesan saya kepada adik-adik untuk tetap tidak berhenti mengembangkan diri terutama dalam
    kondisi dunia dan bisnis yang sangat tidak pasti saat ini dan perubahan menuju era digital,” ujar
    Suherman dalam sambutannya.

    Ia menambahkan, PTBA akan senantiasa berkomitmen mendukung pelaksanaan pendidikan di AKIPBA, sehingga AKIPBA dapat terus menghasilkan generasi muda yang kompeten dan siap berkarya memajukan bangsa Indonesia.

    “Saya juga tidak lupa menyampaikan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada Direktur AKIPBA,
    para dosen, para penasihat akademik, dan tenaga kependidikan AKIPBA atas kerja keras dan
    kesabarannya. Semoga apa yang telah Bapak dan Ibu kerjakan selama ini menjadi berkah bagi
    Bapak dan Ibu. Ke depan masih banyak hal yang perlu dikerjakan dan dikembangkan. Saya
    berharap semoga Bapak dan Ibu semua tetap amanah dan memberikan yang terbaik kepada
    adik-adik generasi penerus bangsa,” ucapnya.

    AKIPBA merupakan perguruan tinggi yang didirikan oleh para anggota Holding Industri
    Pertambangan MIND ID, yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Inalum (Persero), PT Timah Tbk
    (TINS), dan PT Antam Tbk (ANTM).

    AKIPBA didirikan sebagai bentuk sinergitas dan komitmen para anggota Grup MIND ID untuk
    menyelenggarakan institusi pendidikan yang unggul dan berkontribusi secara aktif dalam industri pertambangan nasional, memperluas akses dan pemerataan pendidikan tinggi berbasis industri pertambangan bagi masyarakat Indonesia, serta menyiapkan sumber daya manusia berakhlak mulia, terampil di bidang industri pertambangan dan memiliki daya saing di pasar global.

    Terdapat 3 program studi (Diploma 1) di AKIPBA, yaitu Teknik Pengoperasian Alat Tambang (T-
    POT), Teknik Perawatan Alat Tambang (T-PAT), dan Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral
    dan Batu Bara (T-PHT). Program studi Teknik Pengoperasian Alat Tambang menyiapkan
    lulusannya sebagai Operator Pengoperasian Mesin dan Peralatan Pertambangan.

    Sedangkan program studi Teknik Perawatan Alat Tambang menyiapkan lulusannya sebagai
    Operator Pemeliharaan Alat Tambang yang meminiki kompetensi dalam bidang pemeliharaan alat tambang. Adapun program studi Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara menyiapkan lulusannya sebagai Operator Mesin Pengolahan Hasil Tambang.

    Di bawah naungan Yayasan Keluarga Besar Bukit Asam (Yakasaba), seluruh peserta didik di
    AKIPBA mendapat beasiswa penuh hingga lulus. AKIPBA merupakan wujud nyata komitmen
    perusahaan dalam pemenuhan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk
    memenuhi kebutuhan industri pertambangan. (*)

  • Pergelaran Seni Budaya Muara Enim di Suguhi Beragam Penampilan Tarian Hingga Ngibing

    Pergelaran Seni Budaya Muara Enim di Suguhi Beragam Penampilan Tarian Hingga Ngibing

    SUARAPUBLIK.ID, MUARAENIM – Pergelaran Seni Budaya Sumatera Selatan 2022 dimeriahkan oleh penampilan seni budaya dari Kab. Muara Enim, Sabtu (22/10/2022)

     

    Pergelaran tersebut dibuka langsung oleh Bupati Muara Enim, Kurniawan, AP., M.Si dan dilanjutkan dengan kata sambutan serta penyerahan plakat dan piagam oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ibu Hj. Megawaty, ST., MT.

    Adapun seni tari dan budaya yang ditampilkan berupa Tari Sambut Muara Enim, Tari Gawi Anak Belai, Tari Tengkuluk Ibungan, Tari Ambinan Tinggi dari Sanggar Tari Ariska Cipta.

     

    Lagu Kance Lame, Lagu Dawi dan Lagu Dek Sangke yang dibawakan oleh Fury Meidawati. Tadut dan Gitar Tunggal oleh Kartini serta Tembang Cik Mina oleh Rizky Dwi Pratama.

     

    Acara ditutup dengan Ngibing yang melibatkan penonton pilihan sang penari.

    Tak hanya itu, di stand ekonomi kreatif pun ramai oleh pengunjung yang ingin menyicipi kopi khas dari Kab. Muara Enim sambil melihat kain tradisionalnya yang menawan.

     

     

  • Segelintir Ormas Muara Enim Layangkan Gugatan PTUN Diduga Tak Pro Demokrasi dan Tidak Pro Rakyat Muara Enim

    Segelintir Ormas Muara Enim Layangkan Gugatan PTUN Diduga Tak Pro Demokrasi dan Tidak Pro Rakyat Muara Enim

    Suarapublik.id, Muara Enim – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengungat hasil pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim yang dilaksanakan oleh DPRD Kabupaten Muara Enim yang menetapkan Ahmad Usmarwi Kaffah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang.

     

    Sontak gugatan itu mendapat kecaman dari berbagai lapis masyarakat Muara Enim. Mereka menilai keputusan DPRD Muara Enim itu sudah benar dan sesuai mekanisme demokrasi.

     

    Gandi salah seorang warga Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang mengaku heran dengan beberapa LSM yang mengugat hasil pemilihan yang dilakukan DPRD Muara Enim ke PTUN.

     

    Dia menilai aksi yang mereka itu sangat bermuatan politis. Lantaran pemilihan Wabup Muara Enim 6 September 2022 baru digugat pada 22 September 2022.

     

    “Berarti ini sangat bermuatan politis kenapa tidak setelah pemilihan itu langsung mengugat ke PTUN kenapa baru 16 hari kemudian mengungat. Seharusnya juga kan mereka bersuara sebelum ada pemilihan yang dilakukan oleh DPRD Muara Enim itu,” kata Gandi, Kamis (22/9/2022).

     

    Menurutnya, warga Muara Enim menyambut gembira adanya pemillihan Wabup terpilih yang dilakukan oleh DPRD Muara Enim. Lantaran sebelum pemilihan pun banyak masyarakat yang mendukung DPRD Muara Enim mencari sosok pemimpin baru yang sudah bertahun-tahun kosong.

     

    “Sebelum pemilihan kan masyarakat sudah ada aksi ke DPRD Muara Enim meminta Wabup segera ditunjuk. Kenapa mereka terkesan diam. Eh setelah ada keputusan ini beberapa pekan berjalan kemudian mereka mengugat. Kan itu aneh,” jelasnya.

     

    Hal senada juga diungkapkan, Agus, Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Palembang yang berasal dari Desa Gelumbang, Kecamatan Gelumbang.

     

    Agus menilai apa yang sudah dilakukan oleh DPRD Muara Enim sudah benar dilakukan. Lantaran tidak mendapat larangan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

     

    “Ini memang sudah sesuai prosedur, ya tidak salah. Karena jabatan pemimpin di Muara Enim ini sudah sangat lama kosong sehingga DPRD melakukan pemilihan ini sesuai kehendak masyarakat dan tidak melanggar konstitusi,” katanya.

     

    Sementara itu, Budi Kurnia, warga Belimbing Jaya, Kecamatan Belimbing mengatakan menilai LSM yang mengungat ke PTUN itu tidak menginginkan Muara Enim maju dan masyarakat sejahtera.

     

    “Untuk apa digugat-gugat keputusan DPRD Muara Enim ke Pengadilan? Sudah bertahun-tahun pemimpin disini kosong. Mereka itu memang warga Muara Enim atau tidak? Mereka tidak mau daerah ini maju. Muara Enim sudah tertinggal dari Kabupaten dan Kota di Sumsel,” ungkapnya.

     

    Sementara itu, Ihsan Rizki, warga Megang Dalam, Gunung Megang mengaku heran dengan LSM yang melaporkan hasil keputusan DPRD Muara Enim itu ke pengadilan.

     

    Menurutnya, Kemendagri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, DPRD Muara Enim tidak melarang hal itu.

     

    “Pemilihan itu tidak ada larangan, sesuai hukum. Kenapa masih digugat-gugat,” pungkasnya.

     

    Pengamat Hukum Rio Chandra Kesuma, M.H., C.LA. menilai apa yang dilakukan LSM yang mengajukan gugatan ke PTUN itu legal standingnya tidak kuat.

     

    Menurutnya, mereka harus menunggu Surat Keputusan (SK) Kemendagri keluar terlebih dahulu.

     

    “Meski ada gugatan itu bagi saya tidak akan menghambat proses yang ada. Jadi saya memandang bahwa gugatan ke PTUN kemarin itu terlalu prematur,” kata Rio.

     

    Rio menilai mekanisme proses politik oleh DPRD Muara Enim itu sudah selesai. Dari segi partai politik yang mengusung Wabup pada 2018 lalu juga sudah sepakat mengusung calon yang ada.

     

    Selain itu, pihaknya menilai seharusnya selaku Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan dan Sekda Muara Enim, Riswandar menengahi akan hal ini.

     

    Serta memberikan pemahaman ke lembaga-lembaga masyarakat melalui Kesbangpol. Bukan malah bersifat pasif sehingga memunculkan narasi-narasi di tengah masyarakat yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi.

     

    “Pj Bupati Muara Enim seharusnya memfasilitasi hal ini agar tidak terjadi pergerakan-pergerakan yang dapat menjadi sejarah kelam bagi anak cucu kita nanti di Muara Enim yang mana sejarah mencatat demokrasi tercederai karena kepentingan politis semata,” pungkasnya.

  • Sejarah Muara Enim, Wakil Rakyat Jalankan Demokrasi di Serasan Sekundang 

    Sejarah Muara Enim, Wakil Rakyat Jalankan Demokrasi di Serasan Sekundang 

    Suarapublik.id, Muara Enim – Ahmad Usmarwi Kaffah terpilih sebagai Wakil Bupati Muara Enim setelah mendapat 35 suara dalam Rapat Paripurna ke XVII DPRD Muara Enim dengan agenda pemungutan dan penghitungan serta penetapan Wakil Bupati Muara Enim masa jabatan 2018-2023, Selasa (6/9/2022).

     

    Ahmad Usmarwi Kaffah menang telak dengan meraih 35 suara. Sedangkan calon nomor urut 2, Muhammad Yudistira Syahputra hanya memperoleh 1 suara.

     

    Rapat Paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Muara Enim Liono Basuki dan dihadiri oleh Pj Sekretaris Muara Enim Riswandar, Forkompimda, kepala OPD serta tokoh masyarakat.

     

    Pemungutan suara dipandu oleh Pansus Pemilihan, dua orang saksi dari calon wakil Bupati yang telah ditetapkan terlebih dahulu menyerahkan surat mandat yang kemudian diverifikasi oleh pansus pemilihan.

     

    Pemungutan suara dilakukan secara langsung dan tertutup dan para pemilih melakukan pemilihan dengan cara mencoblos menggunakan alat yang disediakan oleh panitia khusus pemilihan.

     

    Saksi dari kedua calon wakil bupati kemudian melakukan pengecekan surat suara untuk memastikan kondisi dan jumlah surat suara yang berjumlah 45 surat suara ditambah 5 surat suara cadangan. Kemudian dilanjutkan pengecekan kondisi kotak suara dan bilik suara.

     

    Setelah dilakukan pengecekan, Ketua Pansus Pemilihan membuka acara pemungutan suara secara resmi. Anggota DPRD Muara Enim yang hadir dipanggil satu per satu untuk melakukan pencoblosan. Pemilihan itu berlangsung selama lebih kurang 30 menit.

     

    Berdasarkan hasil tersebut, DPRD Kabupaten Muara Enim menetapkan Ahmad Usmarwi Kaffah sebagai Wakil Bupati Muara Enim terpilih sisa masa jabatan 2018-2023.

     

    “Menyatakan Ahmad Usmarwi Kaffah memperoleh suara sebanyak 35 suara, selanjutnya akan ditetapkan sebagai Wakil Bupati Muaraenim terpilih sisa masa jabatan 2018-2023,” kata Ketua DPRD Muara Enim, Liono Basuki.

     

    Sementara itu, Wabup Muara Enim terpilih, Ahmad Usmarwi Kaffah mengatakan akan meneruskan apa-apa yang sudah menjadi visi dan misi bupati Ahmad Yani dan Juarsah yang sudah bekerja keras menyajikan visi dan misi yang baik untuk Kabupaten Muara Enim.

     

    “Beliau-beliau sudah bekerja keras untuk menyajikan visi dan misi yang luarbiasa,” ujarnya

     

    Mengenai pekerjaan rumah atau target utama, dirinya merasa belum memiliki tahap untuk memberikan keterangan mengenai hal itu, karena harus melewati tahapan pengesahan dahulu, sampai menunggu putusan menteri dalam negeri.

     

    “Pada akhirnya saya baru bisa bicara,” tegasnya

     

    Sementara menunggu, dirinya mengatakan hal terpenting adalah membangun chemistry, hati dan pikiran yang terkoneksi dengan DPRD Muara Enim, seluruh anggota masyarakat beserta OPD.

     

    “Saya kira itu yang bisa dilakukan dalam waktu singkat ini,” jelasnya

     

    Pemilihan Wabup Muara Enim ini pun mendapatkan respon yang baik dari masyarakat Muara Enim. Salah satunya Rahmad, salah satu warga Kecamatan Gelumbang yang mengaku bersyukur lantaran Kabupatennya akan ada Wabup definitif.

     

    “Iya akhirnya sudah ada Wabup Muara Enim terpilih hari ini. Jabatan ini sudah lama kosong. Jadi ya ini sejarah untuk warga Muara Enim. Semoga saja Wabup yang baru ini amanah dan tulus membantu masyarakat Muara Enim ,” pungkasnya.

  • Ribuan Alumni Santri & Ulama di Muara Enim Satukan Suara “Ganjar Presiden 2024

    Ribuan Alumni Santri & Ulama di Muara Enim Satukan Suara “Ganjar Presiden 2024

    Suarapublik.id, Muara Enim- Ribuan alumni santri, ulama, kiai, dan ibu-ibu pengajian di kawasan Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan berikhtiar agar mendapatkan pemimpin terbaik bagi Indonesia. Mereka melakukan tabligh akbar dan salawat bersama untuk Bangsa dan Negara yang lebih maju, mandiri dan bermartabat.

     

    Acara tersebut diselenggarakan oleh Santri Dukung Ganjar (SDG) di Pondok Pesantren Bumi Alfalah, Pagar Dewa, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (3/9/22). Usai salawat bersama, mereka menyampaikan aspirasi “Ganjar Presiden 2024.”

     

    “Kegiatan ini adalah tabligh akbar dan deklarasi untuk mendukung, mensupport dan mendoakan pak Ganjar menjadi Presiden 2024,” jelas Koordinator Wilayah SDG Sumatera Selatan, Paisal Tanjung di lokasi.

     

    Menurut Paisal, Ganjar Pranowo adalah pemimpin yang pantas menahkodai Indonesia demi meraih kemandirian Bangsa yang bermartabat dan lebih maju. Hal ini bisa dibuktikan dari sepak terjangnya sejak masih sebagai anggota DPR hingga saat ini memimpin Jawa Tengah.

     

    Lewat sejumlah jurus jitu yang digagas Ganjar bersama stakeholder, angka kemiskinan di Jawa Tengah berhasil ditekan. Berdasarkan data BPS, Ganjar berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,32 persen, dari sebelumnya 11,25 persen (September 2021), menjadi 10,93 persen (Maret 2022).

     

    “Artinya, penduduk miskin di Jateng berkurang 102,57 ribu orang, dari 3,93 juta jiwa menjadi 3,83 juta jiwa. Beberapa program Pak Ganjar yang patut diacungi jempol diantaranya perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Tuku Lemah Oleh Omah, Asuransi Nelayan, listrik murah, Kartu Jateng Sejahtera (KJS), Lapak Ganjar, hingga Hetero Space,” ujar Paisal.

     

    Dia optimistis, angka kemiskinan di Indonesia juga bisa terus menurun jika dipimpin figur Ganjar Pranowo pada 2024-2029. Terlebih, pria kelahiran Karanganyar, 28 Oktober 1968 itu memiliki gaya kepemimpinan yang nasionalis, tegas, apa adanya, jujur, dan anti korupsi.

     

    “Ketika Pak Ganjar nantinya diberikan amanah oleh Allah SWT untuk memimpin Indonesia, dia bisa menurunkan angka kemiskinan seperti yang konsisten terjadi di Jawa Tengah saat ini,” tegas Paisal.

     

    Di lokasi yang sama, Ulama asal Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, sekaligus pengisi Tabligh Akbar, KH Husnan mengatakan selalu mengikuti rekam jejak Ganjar Pranowo selama menjabat sebagai anggota DPR maupun Gubernur Jawa Tengah. Dia mengaku, siap mengawal kemenangan Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden RI.

     

    “Sosok bapak H Ganjar Pranowo di kalangan pesantren dan kiai beliau sangat agamis, lalu kebijakan yang diambil beliau sangat positif. Saya bersama kalangan kiai, santri, dan masyarakat sekitar pro mendukung Bapak H Ganjar menjadi RI 1,” kata KH Husnan.

     

    Senada, Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Alfalah, Kiai Hasan Syadzily, menyebut kegiatan deklarasi tersebut perlu digalakkan di seluruh kota/kabupaten. Sehingga, aspirasi masyarakat terkait Ganjar Presiden 2024 bisa terwujud.

     

    Sejak pertama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendeklarasikan motto pemerintahannya, ‘mBoten Korupsi, mBoten Ngapusi’ yang berarti ‘tidak korupsi dan tidak membohongi’. Dengan semangat ini, Ganjar membuat serangkaian program untuk mereformasi birokrasi hingga menjadi jauh lebih transparan, relatif bersih dari suap, sehingga berkali-kali mendapatkan penghargaan KPK.

     

    Berbagai program ini dipandang kalangan santri sebagai kelebihan yang juga paling menonjol pada karakter kepemimpinan Ganjar Pranowo.

     

    “Saya sangat suka model (pemimpin) bisa tegas kepada semua yang tidak pas. Saya banyak melihat video aksi beliau mulai dari tegas sampai dekat dengan masyarakat khususnya kiai, sebab salah satu ciri pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu mendekat kepada para ulama, para kiai,” tutup Kiai Hasan.

  • Bantah Berita Hoax, Wakil Rakyat DPRD Kunjungi Demokrat untuk Verifikasi Berkas Balon Wabup Muara Enim

    Bantah Berita Hoax, Wakil Rakyat DPRD Kunjungi Demokrat untuk Verifikasi Berkas Balon Wabup Muara Enim

    Suarapublik.id, Muara Enim – Anggota DPRD Muara Enim dari Fraksi Partai Demokrat Dwi Windarti membantah pemberitaan di sebuah media online yang menyebarkan foto dan berita soal beberapa anggota DPRD Muara Enim berfoto bersama Ahmad Usmarwi Kaffah yang digadang-gadang merupakan Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim.

     

    Dwi Windarti meluruskan pemberitaan hoax itu. Dimana menurutnya saat itu ketiga partai pengusung pada Pilkada 2018 yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hanura, dan Partai Demokrat sedang melakukan verifikasi berkas rekomendari dari Panli (Panitia Pemilihan).

     

    Dimana saat verifikasi berkas di kantor Demokrat pada 2 September 2022 kemarin, ketiga partai penggusung bertemu dengan Direktur Eksekutif (DE) DPP Partai Demokrat, Sigit Raditya untuk melengkapi berkas Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim.

     

    “Jadi saat itu kami masih mengunggu dokumen berita acara. Tiba-tiba muncul bapak Kaffah dan beliau juga menjabat Deputi Hukum dan Pengamanan DPP Partai Demokrat ya jadi sembari menunggu berkas acara kami foto bersama,” kata Dwi Windarti, Sabtu (3/9/2022).

     

    Dwi Windarti menjelaskan, bahwa kunjungan Wakil Rakyar Muara Enim klarifikasi berkas bakal calon Wabup Muara Enim itu tidak hanya berkunjung ke Demokrat saja.

     

    Dia menceritakan bahwa pada 1 September 2022 pihaknya telah melakukan kunjungan ke kantor Partai Hanura. Kemudian pada 2 September juga telah datang ke kantor PKB.

     

    Pihaknya juga mengencam pemberitaan hoax di media online tersebut. Ia menyebut bahwa itu berita bohong dan sangat menyesatkan bagi masyarakat Muara Enim.

     

    “1.000 persen berita itu salah. Itu sudah pidana. Saat kami cek di media online itu kita tidak tahu siapa Pimpinan Redaksinya (Pimred)-nya siapa. Wartawannya siapa. Kami ingin melakukan hak jawab ke media itu,” tegasnya.

  • Warga Muara Enim Nilai Aksi Demo di Kemendagri Tak Ingin Kabupaten Muara Enim Maju

    Warga Muara Enim Nilai Aksi Demo di Kemendagri Tak Ingin Kabupaten Muara Enim Maju

    Suarapublik.id, Muara Enim – Aksi sekelompok masyarakat melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang masuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pada Rabu (31/8/2022).

     

    Namun, aksi itu mendapat sorotan dari berbagai pihak maupun masyarakat.

     

    Salah satunya yakni Wawan (42 tahun), warga Muara Enim yang tinggal di Jakarta saat melintas di lokasi demo tersebut.

     

    Saat diwawancarai, Wawan sangat kecewa dalam aksi tersebut karena melibatkan banyak anak-anak remaja serta anak yang masih di bawah umur 17 tahun.

     

    Ia pun lantas menanyakan kepada beberapa para pedemo soal asal daerah mana di Muara Enim mereka berasal.

     

    “Mereka banyak yang tidak tau dari Muara Enim bagian wilayah mana. Malah parahnya ada yang menyebut Muara Enim itu merupakan daerah dari Provinsi Jambi,” kata Wawan.

     

    Wawan menduga banyaknya pedemo yang bukan asli orang Muara Enim itu ditunggangi oleh pihak-pihak berkepentingan.

     

    Sementara itu, Muslimin salah seorang warga Kecamatan Gelumbang mendukung DPRD Muara Enim yang akan segera melaksanakan Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Muara Enim.

     

    Mengenai aksi demo di Kemendagri tersebut, Muslimin menilai oknum-oknum tersebut tidak menginginkan Muara Enim sejahtera, lebih maju, dan lebih berkembang.

     

    “Karena wilayah Muara Enim ini luas dan tentu sangat diperlukan semua aspek lapisan bahu membahu membantu terwujudnya hak-hak serta pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat Muara Enim,” jelasnya.

     

    Hal senanda juga diungkapkan, Budi, warga Kecamatan Gunung Megang yang menilai Wabup sangat diperlukan demi kemajuan Muara Enim dengan aturan dan kebijakan yang pro rakyat.

     

    “Kami masyarakat ini sudau lama ingin Muara Enim maju,” pungkasnya.

     

    Sementara itu, Pengamat Politik dari Universitas Sriwijaya Dr. Andries Lionardo, S.IP., M.Si., menilai polemik kekosongan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Muara Enim harus segera diisi segera.

     

    Andries menilai seluruh element terkait baik itu Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, dan DPRD Muara Enim harus mendengar aspirasi langsung dari masyarakat Muara Enim.

     

    Sebelumnya, dalam beberapa terakhir Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat Muara Enim menggelar demo di DPRD Sumsel meminta Pilwabup Muara Enim segera dipilih.

     

    “Masyarakat Muara Enim punya hak itu mempunyai Wakil Bupati yang bisa mendengar langsung keinginan masyarakat Muara Enim,” kata Dr. Andries Lionardo, S.IP., M.Si., Rabu (31/8/2022).

     

    Andries menilai persoalan ini memang sedikit rumit lantaran mendekati pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.

     

    Namun, dia menilai peraturan ini seharusnya bisa langsung dipilih dan diambil keputusan oleh DPRD Muara Enim.

     

    “Di satu sisi momen pilkada ini tinggal beberapa bulan lagi. Tapi kembali lagi masyarakat Muara Enim mempunyai hak itu mempertanyakan Wakil Bupati Muara Enim,” pungkasnya.

  • HUT RI ke-77, Museum Batu Bara Bukit Asam di Tanjung Enim Resmi Dibuka

    HUT RI ke-77, Museum Batu Bara Bukit Asam di Tanjung Enim Resmi Dibuka

    SUARAPUBLIK,Muara Enim, – Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), 17 Agustus 2022. Museum Batu Bara Bukit Asam resmi dibuka. Soft launching museum ini dihadiri oleh Pejabat (Pj) Bupati Muara Enim Kurniawan, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida), dan jajaran Direksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

    Sejak 2016, PTBA dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah mencanangkan Program Tanjung Enim Kota Wisata. Tujuannya agar Tanjung Enim yang merupakan kawasan tambang batu bara dapat menjadi destinasi wisata dan mandiri setelah kandungan batu bara sudah habis.

    Salah satu langkah untuk mewujudkan Tanjung Enim menjadi kota wisata adalah pembangunan Museum Batu Bara Bukit Asam. Museum ini merupakan salah satu aset yang digunakan untuk menyimpan, mengoleksi, konservasi, riset, edukasi, maupun hiburan.

    “Berbahagia sekali di hari yang baik ini, kami masyarakat Muara Enim mendapat kado spesial dari PTBA berupa sebuah kompleks Museum Tambang Batu Bara yang Insyaallah akan menjadi ikon kota wisata Tanjung Enim,” kata Kurniawan dalam sambutannya.

    Ia menambahkan, pihaknya mendukung dan menyambut baik kehadiran museum pertama di Muara Enim ini. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Muara Enim, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian PTBA terhadap pembangunan di Bumi Serasan Sekundang,” ucapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi dan Produksi PTBA Suhedi menyatakan bahwa peresmian ini merupakan wujud komitmen PTBA dalam hal visi sustainability, khususnya pengelolaan masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan. ‘Kami berharap nantinya akan memberikan manfaat yang besar melalui pengelolaan yang baik dengan melibatkan unsur masyarakat,” kata Suhedi.

    Museum Batu Bara diharapkan dapat menjadi landscape sekaligus objek wisata pendidikan bagi masyarakat Sumatera Selatan. Terdapat banyak edukasi dan informasi di dalamnya, seperti jenis-jenis batu bara, ruang kereta bawah tanah, alat-alat tambang yang digunakan pada masa lalu, ruang theater audio visual, hingga sejarah pimpinan Bukit Asam dari masa ke masa.

    Melalui museum ini, para pengunjung dapat mengetahui sejarah pertambangan batu bara dari era kolonial sampai saat ini. Selain itu, kereta akan membawa pengunjung serasa di dalam tambang bawah tanah. Di kompleks seluas 4,5 hektar ini pun nantinya akan dibangun beberapa venue destinasi wisata yang ditujukan bukan hanya untuk masyarakat lokal sekitar Tanjung Enim.

    Venue-venue yang berpotensi menarik turis dari luar Tanjung Enim tersebut antara lain Goa Coal Park, Kolam Wisata, Gedung Seni, Gedung Pusat Kuliner, Plaza Air Mancur, dan beberapa miniatur ciri khas daerah Sumsel seperti Miniatur Benteng Kuto Besak, Pagoda Pulo Kemaro, Masjid Agung Palembang, Monpera, dan sebagainya. Kawasan ini telah didesain untuk mampu menampung wisatawan sekitar 200-300 orang per hari.

    Tak hanya museum, PTBA pun sebelumnya telah membangun berbagai infrastruktur untuk mewujudkan cita-cita Tanjung Enim Kota Wisata. Di antaranya adalah Mini Zoo dan Jogging Track Tanjung Enim, hingga Taman Love. PTBA juga akan membangun Botanical Garden atau Taman Koleksi seluas 17 hektar untuk meningkatkan nilai tambah pada lahan pasca tambang.

    “Kami perlu mengingatkan bahwa kompleks destinasi wisata ini agar sama-sama kita jaga dan kita kembangkan dalam mendukung program Tanjung Enim Kota Wisata. Kemudian juga perlu dilakukan pembinaan dalam hal peningkatan skill dan kompetensi dari sisi sumber daya manusia agar apa yang telah kita buat saat ini, dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan manfaat yang besar dalam jangka panjang serta melahirkan Tanjung Enim yang unggul dan berdaya saing,” tegas Suhedi.

    Pesan Dirut PTBA di HUT ke-77 RI

    PTBA menggelar serangkaian acara untuk merayakan HUT ke-77 RI. Mulai dari Lomba Gapura dan Kebersihan, Tasyakuran, upacara, hingga peresmian Museum Batu Bara. Direktur Utama PTBA Arsam Ismail memberikan pesan khusus kepada seluruh pegawai PTBA.

    “Perjuangan para pahlawan tidak cukup hanya menjadi sebuah renungan semata, tetapi perjuangan para pahlawan harus kita lanjutkan. Dengan cara apa? Dengan cara memberikan kontribusi yang optimal bagi bangsa dan negara ini dan sekarang kita berada di BUMN, peluang untuk terus berkontribusi bagi negeri ini terbuka sangat lebar. Sekecil apa pun yang akan kita lakukan, pastikan itu bermanfaat bagi kepentingan orang banyak, bagi bangsa serta negara ini,” kata Arsal.

    Sebagaimana tema 17 Agustus 2022 yaitu “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, Arsal mengajak para pegawai PTBA untuk semakin memacu semangat, bersinergi, bergerak lebih cepat untuk bangkit dan menjadi lebih kuat menghadapi tantangan dan perubahan. “Kita juga buktikan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan, bahwa kita bangsa yang kuat, tangguh dan menghormati jasa-jasa pahlawan kita,” tutupnya.

  • Kunker di Semendo Darat, Herman Deru Silaturahmi Dengan Jemaah Masjid Baitul Jannah

    Kunker di Semendo Darat, Herman Deru Silaturahmi Dengan Jemaah Masjid Baitul Jannah

    Suarapublik.id, MUARA ENIM – Dalam kunjungan kerjanya di Desa Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim pada Senin (25/7), Herman Deru berkesempatan meninjau pembangunan dan pengembangan Masjid Baitul Jannah Danau Ringkih.

     

     

    Hal itu dilakukan sebagai bentuk keseriusan Herman Deru dalam mewujudkan Sumsel religius.

     

     

    Bahkan Herman Deru berharap, pembangunan masjid di Desa Segamit tersebut, dapat menjadi tolak ukur meningkatnya keimanan dan ketaqwaannya masyarakat setempat.

     

     

    “Alhamdulillah kita dapat bertemu disini disela kunjungan kerja  di Desa Segamit ini. Saya bisa melihat langsung pembangunan Masjid di desa ini mudah-mudahan pertemuan kita ini selalu diberkahi oleh Allah, semoga nanyinya masjid ini bisa menjadikan masyarakat setempat lebih giat dalam beribadah,” Kata Herman Deru.

     

     

    Dalam pembangunan tahap pertama, Gubernur membantu sejumlah material untuk merampungkan pembangunan Masjid Baitul Jannah.

     

     

    “Pada pembangunan tahap pertama ini saya sumbang material untuk melanjutkan pembangunan Masjid di Desa ini, supaya nanti kalian bisa lebih semangat dalam beribadah,” tuturnya.

     

     

    Sebagai bentuk kepeduliannya pada masyarakat Desa Segamit Herman Deru intruksikan pengurus Masjid Baitul Jannah kembali dibangun demi menunjang kehikmatan umat muslim Desa Segamit.

     

     

    Diketahui pembangunan Masjid Baitul Jannah sempat mangkrak beberpa tahun belakangan dikarenakan terhalang dana.

  • Herman Deru :  Sumsel Pelopor Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 

    Herman Deru :  Sumsel Pelopor Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 

    Suarapublik.id, Muara ENIM –  Mengawali kunjungan kerja (Kunker)-Nya di Desa Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim, Senin (25/7) pagi. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru  meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP) Supreme Energy (Rantau Dedap) yang merupakan salah satu pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan di Sumsel.

     

     

     

    Setibanya dilokasi PLTP Supreme Energy Rantau Dedap, Gubernur Herman Deru  beserta rombongan  berkeliling meninjau PLTP Supreme Energy yang mampu  menghasilkan supply daya listrik hingga 91,2 Megawatt tersebut.

     

     

    Disela-sela tinjuannya Herman Deru mengatakan, keberadaan proyek PLTP Rantau Dedap akan  menambah keyakinan Sumsel sebagai daerah penghasil energi baru terbarukan. Karena Sumsel  memang  kaya energi dan sumber daya alam yang dimiliki, seperti panas bumi yang dimanfaatkan menjadi tenaga listrik.

     

     

    Herman Deru  juga mengapresiasi PLTP Supreme Energy yang memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari nasional maupun lokal dalam pengerjaan proyek tersebut.

     

     

     

    “Ini dapat ditiru oleh semua investor di Sumsel ini, agar dapat berinovasi untuk beralih teknologi dan transfer ilmu,”  ucap Herman Deru.

     

     

     

    Lebih jauh  Herman Deru memberikan apresiasi pada pihak  PLTP Supreme Energy yang  telah melakukan terobosan dalam pemanfaatan panas bumi sebagai   energi terbarukan. Dan Sumsel menjadi daerah yang diakui nasional sebagai pelopor dalam pemanfaatan energi baru terbarukan.

     

     

     

    “Ini juga merupakan salah satu energy terbarukan yang tidak merusak alam dan nanti 14 september 2022 akan diresmikan oleh Presiden,” tambah Herman Deru.

     

     

     

    Sementara itu CEO PLTP Supreme Energy, Nisriyanto melaporkan bahwa PLTP miliknya tidak merusak lingkungan alam masyarakat sekitar dan mereka hidup seperti biasa pada umumnya dan tidak terganggu oleh kegiatan ekploitasi yang dilakukan perusahaan.

     

     

     

    Dia menyebut  sejak tahun 2013 PLTP Supreme Energy melakukan eksplorasi alam untuk menemukan titik panas bumi.

     

     

     

    “Pada 26 Desember 2021 lalu, kami telah beroperasi secara opersional dengan kapasitas supply listrik mencapai 91,2 megawatt,”  tutupnya.

  • PCNU Harus Mengedepankan Kepentingan  Umat

    PCNU Harus Mengedepankan Kepentingan  Umat

    Suarapublik.id, Muaraenim – Tak hanya menghadiri peresmian nama jalan penghubung antar kabupaten, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Muara Enim Minggu (29/5) siang, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga menghadiri pelantikan PCNU Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim.

     

     

    Kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik, Gubernur Herman Deru menitipkan beberapa pesan di antaranya berharap agar mereka dapat bekerja keras dengan menjaga amanah yang sudah diberikan.

     

     

    Selain itu sebagai satu-satunya Gubernur yang menjadi Pengurus Besar NU, Ia juga meminta pengurus PCNU Kecamatan Ujan Mas, Kab Muara Enim dapat berdiri sebagai organisasi masyarakat keislaman yang dewasa serta menjaga netralitas.

     

     

    ” NU ini milik semua orang bukan partai tertentu atau suku tertentu serta tidak menjadi organisasi yang eksklusif tapi organisasi yang menebarkan kebaikan dengan menebarkan syiar Islam,” jelasnya.

     

     

    Dalam kesempatan itu Herman Deru juga mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada para pengurus yang dilantik. Iapun  berharap pengurus dapat menjaga nama besar dan kehormatan NU sebagai Ormas Islam terbesar di Indonesia.

     

     

    ” Jagalah nama besar ini bukan karena kita besar dan banyak jumlahnya. Tapi karena ilmu kita yang kita tebarkan juga besar dan banyak manfaatnya,” ucap Herman Deru.

     

     

    Sedikit bercerita Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan terpilihnya Ia sebagai satu-satunya Gubernur di Indonesia dalam kepengurusan Pengurus Besar NU bukan karena Ia ahli agama. Namun orang yang ingin tahu dan banyak belajar. Ia juga terus berupaya memberikan contoh bahwa seorang pemimpin tidak bisa apa-apa jika tidak dekat dan merangkul ulama dan umat.

     

     

    ” Saya memberi dukungan, dan kepercayaan kepada rekan-rekan semua, untuk menjalankan amanah dan ketetapan konstitusi PCNU Kecamatan Ujan Mas ke depannya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, serta meridhoi usaha kita sekalian. Amin,” jelasnya.

     

     

    Selain menghadiri acara pelantikan PCNU Kecamatan Ujan Mas, dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel juga sekaligus membuka Tournament Volly Ball Firdaus Cup. pembukaan tournament ini ditandai dengan pemberian bola volly.secara simbolis kepada peserta.

     

     

    Tournament Bola Volly ini diharapkannya dapat menjadi  ajang adu prestasi serta menjadi ajang penyaluran bakat-bakat terpendam sekaligus sarana rekreasi bagi anak muda. Dan juga sebagai ajang untuk silaturahmi serta memelihara nilai-nilai sportivitas.

     

     

    “Saya ucapkan Selamat bertanding kepada seluruh peserta Bola Volly dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur olahraga,” ujarnya seraya membuka tournament tersebut.

     

     

    Sementara itu Plh Bupati Muara Enim, Kurniawan, mengatakan selamat atas pelantikan pengurus baru PCNU Kecamatan Ujan Mas. Ia berharap keberadaan pengurus baru ini semakin memantapkan tujuan utama NU mewujudnya tatanan masyarakat yang berkeadilan demi kemaslahatan dan kesejahteraan umat dan demi terciptanya rahmat bagi semesta alam.

  • Korban Pembakaran oleh Oknum Anggota Polisi  Meninggal Dunia

    Korban Pembakaran oleh Oknum Anggota Polisi Meninggal Dunia

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM — Nengsih Marlina, korban pembakaran oleh oknum anggota Polisi Ardiansyah yang bertugas di Polres Lahat, akhirnya meninggal dunia, Sabtu (26/03/2022) di Rumah Sakit HM Rabain.

    Korban meninggal setelah sempat kritis dan masuk ruang ICU dan dinyatakan meninggal pada pukul 14.37 WIB.

    Jenazah dibawa ke rumah duka yang berada Jalan Rukun Damai Rt 3 RW 3 Kelurahan Tungkal Kecamatan Muara Enim. Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 16.00 WIb menggunakan mobil jenazah RS HM Rabain. Kediaman Nengsih berada di pemukiman padat penduduk, namun pelayat yang datang cukup banyak hingga memenuhi jalan setempat.

    Ketua RT. 03 RW.03 Kelurahan Tungkal, Salidin mengatakan, jenazah akan dimakamkan di PAL 100 perbatasan Lahat Muara Enim. Rencananya sebelum Maghrib jenazah akan diberangkatkan ke pemakaman.

    Menurut keterangan keluarga korban, korban sempat mengalami kritis sejak tiga hari lalu. Tadi kita sempat mencari pendonor, namun karena kondisi korban sudah kritis dan belum sempat mendapatkan tambahan darah, korban dinyatakan meninggal.

    “Keluarga korban merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa korban sehingga ia (korban) meninggal dunia. Menurut keterangan pihak keluarga, mereka sudah ikhlas atas meninggalnya korban,” terangnya.

    Sementara, Direktur RSUD HM Rabain Muara Enim dr. Alfurqon membenarkan meninggalnya Nengsih korban pembakaran oknum polisi anggota Polres Lahat tersebut.

    “Benar pasien telah meninggal dunia sekitar pukul 14.30 Wib sore ini dan sekarang sudah dibawa ke rumah duka untuk diurus pemakamannya oleh pihak keluarga,”pungkasnya, Sabtu (26/03/2022) melalui WhatsApp pribadinya saat dikonfirmasi media ini.

    Sedangkan Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan hingga berita ini diturunkan. (Ali)

  • Diiming-imingi Dibelikan Mie, H Sodomi Remaja 17 Tahun hingga Sembilan Kali

    Diiming-imingi Dibelikan Mie, H Sodomi Remaja 17 Tahun hingga Sembilan Kali

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Sungguh bejat yang dilakukan H (49) terhadap RS (17). Ia melakukan sodomi sebanyak sembilan kali ke remaja tersebut, dengan hanya diiming-imingi mie.

    Kapolsek Lawang Kidul IPTU. Yogie Sugama Hasyim, STK.,SIK, melalui Kanitreskrim Polsek Lawang Kidul AIPTU. Guntur, SH menyampaikan, kejadian sodomi yang dilakukan H (49) terhadap korban RS (17) sudah dilakukan sebanyak sembilan kali. Peristiwa tersebut berlangsung di Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim. Saat ini si pelaku sudah diamankan di Polsek Lawang Kidul.

    Kronologis peristiwa, kejadian ini terungkap dari informasi korban RS yang bercerita kepada temannya. Saat itu, RS akan pergi ke suatu tempat. Kemudian temannya bertanya, kenapa harus pergi. RS menjawab, takut. Saat didesak lagi oleh temannya apa yang ia takutkan, akhirnya RS bercerita kalau ia diancam oleh H (49), jika RS tidak mau melayani nafsu bejatnya. Kemudian temanya mendesak sudah berapa kali kejadian ini berlangsung. RS menjawab sudah sembilan kali. Dan RS diiming-imingi dibelikan mie, dan lajn-lain. Lokasi dilakukannya perbuatan tersebut berbeda-beda. Kadang di pinggir sungai, kadang di dekat rumahnya.

    Mendengar peristiwa tersebut, lalu teman korban ini melaporkan kejadian itu kepada orang tua korban.

    Akhirnya orang tua korban memanggil anaknya (RS) bersama kakak korban untuk dimintai keterangan kejadian tersebut. Dengan pengakuan anaknya, lalu orang tua korban melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Lawang Kidul pada 09/03/2022 lalu. Kemudian, keesokan harinya pada tanggal 10/03/2022, Kanitreskrim Polsek Lawang Kidul dan tim Lakid mengecek rumah si pelaku untuk mencari dan menangkap si pelaku, namun si pelaku tidak ada di rumah.

    Namun, setelah ada laporan dari orang tua korban ke Polsek Lawang Kidul pada 12/03/2022, bahwa si pelaku (H) sedang berada di rumahnya. Kapolsek langsung memberi perintah kepada Kanit Reskrim bersama Tim Lakid langsung menuju rumah pelaku.

    Saat dilakukan penangkapan, si pelaku tidak melakukan perlawanan. Lalu dengan sigap Tim Lakid menangkap dan membawa pelaku ke Kantor Polsek Lawang Kidul untuk diproses, dan saat ini si pelaku (H) sudah diamankan di Polsek Lawang Kidul.

    Atas kejadian ini H dikenakan undang-undang Republik Indonesia No. 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, UU No. 17 tahun 2016, pasal 82 sanksi pidana dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.

    Kemudian orang tua korban minta si pelaku diproses hukum yang seadil-adilnya. “Kami meminta agar pelaku dihukum yang seberat-beratnya karena anak saya trauma dengan kejadian ini dan sangat takut,” pintanya.

    Dan pihak keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Muara Enim melalui Kapolsek serta Kanitres bersama Tim Lakid yang bergerak cepat untuk menangkap pelaku. (Ref)

  • Otto Hasibuan: Pertahankan Organisasi Advokat Single Bar

    Otto Hasibuan: Pertahankan Organisasi Advokat Single Bar

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI Prof. DR. Otto Hasibuan, SH,.MM menghadiri pelantikan enam DPC Peradi yang dipusatkan di Muara Enim. Pengacara kondang tersebut mengajak para advokat mempertahankan organisasi advokat Single Bar.

    “Memang setelah disahkannya Undang-undang Advokat 18 tahun 2003 tentang Advokat, organisasi advokat memang single bar dan itu harus dipertahankan,” tegas Otto, Kamis (17/3/2022), yang selalu mengkampanyekan mengenai Single Bar dalam setiap kesempatan.

    Ia juga meminta advokat untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas, membela orang yang tidak mampu (probuono). Juga mengharapkan pada Advokat untuk jangan sesekali menjanjikan kemenangan. Tetapi berikanlah pembelaan yang terbaik untuk klien.

    Para advokat DPC Peradi Muara Enim yang dilantik.

    Sementara itu, enam DPC Peradi yang dilantik tersebut masing-masing DPC PERADI Muara Enim, DPC PERADI Lahat, DPC PERADI Pangkalan Balai, DPC PERADI Sekayu, DPC PERADI Kayu Agung, dan DPC PERADI Lubuk Linggau. Acara dilaksanakan di Auditorium Hotel Excelton Palembang, Kamis (17/03/2022).

    Sementara Hardiansyah HS, SH,.MM selaku Ketua DPC PERADI Muara Enim yang baru saja dilantik menuturkan, setelah pengurus dilantik akan menjalankan program kerja DPC PERADI Muara Enim untuk masa lima tahun ke depan.

    “Dengan menjalankan program kerja organisasi yang profesional, meningkatkan kualitas dan selalu bersinergi dengan semua stakeholder, serta advokat diharapkan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan. Dan organisasi Advokat Peradi diterima keberadaanya di tengah masyarakat,” harap Hardiansyah.

    Dalam pelantikan tersebut dihadiri beberapa pejabat Pemprov Sumatera Selatan di antaranya, H Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Pemprov Sumatera Selatan. Serta dihadiri juga pejabat atau perwakilan Kabupaten/kota dalam wilayah Sumatera Selatan. Adapun undangan yang hadir dari Pemkab Muara Enim, diwakili oleh Kasi Dokumentasi dan Informasi Bagian Hukum Sekretariat Daerah Muara Enim. (Ref)

  • Penuhi Hak Warga Binaan, Lapas Muara Enim MoU dengan Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan

    Penuhi Hak Warga Binaan, Lapas Muara Enim MoU dengan Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Dalam rangka memenuhi Hak Warga Binaan mendapatkan Layanan Bantuan Hukum, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim menjalin Kerjasama dengan Lembaga Biro Bantuan Hukum (LBBH) Serasan, Selasa (08/03/2022).

    Kalapas Muara Enim Herdianto mengungkapkan, sebagaimana seorang warga negara memiliki hak untuk mendapatkan layanan bantuan hukum. Oleh karenanya Lapas Muara Enim berupaya agar hak tersebut bisa didapatkan oleh para Warga Binaan Lapas Muara Enim.

    “Kendati demikian, Pemohon Bantuan Hukum yang secara ekonomi tidak mampu membayar jasa pengacara sebagaimana diatur dalam perundang-undangan tentang pedoman pemberi layanan bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu yang memerlukan bantuan, untuk menangani dan menyelesaikan perkara hukumnya,” jelas Kalapas Muara Enim.

    Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Biro Bantuan Hukum (LBBH) Serasan Welly Hartoni, SH menyampaikan ucapan terimakasih atas terciptanya kerjasama ini.

    “LBBH Serasan berusaha memberikan Layanan Bantuan Hukum berdasarkan prinsip keadilan, non diskriminasi, keterbukaan, akuntabilitas, kepekaan gender, perlindungan bagi masyarakat kurang mampu dan perlindungan khusus bagi kelompok penyandang disabilitas serta perlindungan anak,” tutur Welly.

    Turut mendampingi Kalapas dalam kegiatan tersebut, yaitu Kasibinadik Taufik dan Kasubsi Regbimkemas Akbar Guntara. Sedangkan dari Kantor LBBH Serasan di dampingi oleh Tasminia, SH dan Refli Antoni, SH. (Ref)

  • Wanita Idamannya Diajak Ngobrol, Eko Tusuk Har hingga Tewas

    Wanita Idamannya Diajak Ngobrol, Eko Tusuk Har hingga Tewas

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Kejadian mengenaskan dialami Har (45), warga Desa Muara Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir. Ia tewas ditusuk pelaku, Eko Harmoko Bin Anang Cik (34), warga desa Gumai Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, saat bercengkrama dengan wanita idamannya.

    Hal itu terungkap pada Giat Press Ungkap Kasus yang digelar di Mapolsek Gelumbang, dipimpin Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIK MSi, Minggu (05/03/2022).

    Diungkapkan Kapolres, kejadian bermula dari tersangka Eko Harmoko Bin Anang Cik (34), sekitar pukul 22.30 Wib di Warung Kopi Endang yang terletak di Desa Talang Taling. Awalnya Eko menelpon Mardiah, seorang janda yang bekerja di Warung Endang dengan maksud menanyakan keberadaannya. Mardiah pun menjelaskan kalau dirinya sedang bekerja di warung milik Endang.

    Eko pun mendatangi Mardiah di warung tersebut. Tiba di lokasi kejadian, pelaku melihat Mardiah bercengkerama di depan warung dengan korban yang diketahui bernama Har (45) warga desa Muara Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir. Diduga cemburu melihat hal tersebut, pelaku pun kalap dan langsung menyerang korban dengan senjata jenis pisau yang dibawanya.

    Korban Har yang tidak menyangka mendapatkan serangan tersebut jatuh tersungkur di tempat kejadian, akibat luka tusuk dan pendarahan yang dialaminya. Nyawa korban tidak tertolong. Bukan hanya itu, akibat tindakan brutal Eko, juga melukai anaknya Mardiah, Rayen Rajendra.

    Melihat kejadian tersebut, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung menghubungi pihak Polsek Gelumbang. Tanpa menunggu waktu lama, Tim Puma Reskrim Polsek Gelumbang yang dipimpin IPTU Sawaluddin SH, langsung menuju lokasi kejadian. Dan mengamankan tersangka di seputar SPBU Talang Taling.

    “Dugaan motif awal adalah cemburu. Dan juga tersangka ini dalam pengaruh narkoba, sehingga kalap dan menyerang korban di lokasi kejadian,” ungkap Aris.

    Pada giat ungkap kasus turut juga dihadiri Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Widhi Andika Darma SH SIK MSi, Kapolsek Gelumbang AKP Morris Widhi Harto SIK, Kanit Reskrim Polsek Gelumbang IPTU Syawaluddin SH, beserta tim Puma Polsek Gelumbang,

    “Guna penyidikan selanjutnya, tersangka beserta barang bukti diamankan pihak Polsek Gelumbang. Sedangkan ancaman hukuman yang disangkakan adalah Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” jelas Kapolres. (Rel)

  • Operasi Senpi Musi 2022, Gondol 14 Pucuk Senpi Rakitan di Muara Enim

    Operasi Senpi Musi 2022, Gondol 14 Pucuk Senpi Rakitan di Muara Enim

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Gelaran Operasi Operasi Senpi Musi 2022 telah usai dilaksanakan. Kegiatan yang berlangsung selana 15 hari serentak di wilayah Sumsel tersebut, telah memberangus banyak senjata api rakitan milik warga. Salah satunya di Muara Enim dengan 14 pucuk senpi rakitan berhasil digondol.

    Bertempat di lapangan apel Polres Muara Enim digelar Konferensi Pers Operasi Senpi Musi 2022. Dipimpin langsung oleh Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIK MSi, Jumat (04/03/2022).

    “Giat ungkap kasus dalam rangka Operasi Senpi Musi 2022 yang dilaksanakan serentak di wilayah Sumsel selama 15 hari. Mulai dari 14 Februari hingga 1 Maret 2022 . Alhamdulillah , dalam operasi ini kami berhasil ungkap kasus sebanyak 1 kasus TO dan 11 kasus Non TO,” papar Kapolres Aris Rusdiyanto.

    Dari 12 kasus tersebut, tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 12 orang. Dengan barang bukti sebagai berikut :

    1. Senpi sebanyak 14 pucuk , yang terdiri dari 12 pucuk senjata panjang jenis locok / Kecepek dan 2 pucuk senjata pendek .
    2. Sabut kelapa sebagai penahan peluru
    3. Bubuk mesiu
    4. Timah rokok sebagai tambahan amunisi
    5. Kelahar sebagai peluru
    6. Kip untuk pemantik ledakan
    7. Amunisi kaliber 5, 56 sebanyak 3 butir

    Untuk diketahui, dalam pelaksanaan operasi Senpi Musi 2022 ini, Polres Muara Enim juga mengedepankan imbauan dan pendekatan humanisme. Dengan pola, yakni, bagi yang memiliki senpi dan telah diserahkan kepada pihak kepolisian terdekat dan dengan kesadaran maka yang bersangkutan tidak dilanjutkan dengan proses hukum. Namun sebaliknya, jika tidak menyerahkan jenis senpi yang dimiliki, maka akan dilakukan penindakan dan proses hukum.

    “Alhamdulillah, dalam Operasi Senpi Musi 2022 ini, Polres Muara Enim berhasil ungkap kasus terbanyak dalam jajaran Polda Sumsel. Dan hal ini merupakan salah satu upaya dan kerja keras satuan Reskrim Polres dan unit Reskrim jajaran Polres Muara Enim,” ungkap Kapolres Aris Rusdiyanto. Seraya menyebutkan, dirinya juga mengapresiasi kesadaran masyarakat Muara Enim kepada pihak kepolisian .

    Untuk sementara, Senpira yang telah berhasil diamankan dalam ungkap kasus tersebut, diamankan di Polres Muara Enim. Dan selanjutnya akan dibawa ke Laboratorium Forensik untuk di kompulir serta dimusnahkan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. (Rel)

  • Kunjungi Sumsel Menko Perekonomian RI Beri Bantuan Program Replanting  Sawit di Muara Enim

    Kunjungi Sumsel Menko Perekonomian RI Beri Bantuan Program Replanting  Sawit di Muara Enim

    Suarapublik.id, MUARA ENIM –Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartato, Menteri Perindutrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf  menyerahkan bantuan  untuk  peremajaan sawit bagi petani di Kabupaten Muara Enim yang dipusatkan di Desa Kencana Mulia Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, Jumat (4/3/2022).

     

    Dalam kegiatan penyerahan  bantuan  peremajaan sawit yang digelar PBNU tersebut,   dinilai Gubernur Herman Deru sangat tepat diberikan oleh pemerintah pusat, sebab melalui program replanting diharapkan akan menjaga keberlangsungan  pendapatan petani sawit di Sumsel. Bahkan dengan adanya bantuan sebut lanjut Herman Deru akan sangat membantu bagi kalangan petani khususnya petani non plasma.

     

    “Hari ini sangat istimewa bagi kita karena mendapatkan bantuan peremajaan sawit yang disebut replanting. Kami mohon kepada Pak Menko untuk dapat memperluas lagi program replanting ini untuk petani sawit  Sumatera Selatan,”   harap Herman Deru.

     

    Herman Deru menilai  bantuan yang diberikan pemerintah melalui program replanting  akan berdampak   luar biasa bagi kesejahteraan petani.

     

    “Bantuan yang diberikan untuk penanaman ini merupakan angin segar bagi keberlangsungan kebun sawit  petani  karena setiap hektarnya mendapatkan modal 30 juta rupiah. Atas nama petani dan seluruh masyarakat saya sampaikan ucapan terimakasih  pak Menteri,” imbuh Herman Deru.

     

    Dilain pihak  Kemenko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartato mengatakan tanaman sawit menjadi komoditas utama bagi  Indonesia, bahkan dari komoditi   sawit ini mampu  menghasilkan devisa negera  Rp. 30 miliyar USD pada tahun 2021.  Komitemen Pemprov Sumsel terhadap kesejahteraan petani  khususnya petani sawit juga mendapatkan apresiasi dari Menko Prekonomian,

     

    “Meski dimasa pandemi covid-19, mokoditi  sawit terus memberikan keuntungan bagi negera. Diperkirakan sawit ini terus akan  dibutuhkan bukan hanya di Indonesia tapi juga di pasar global,” ungkapnya.

     

    Dalam program  peremajaan sawit, lanjut Airlanggga ini pemerintah sudah menyiapkan sebanyak 180 ribu hektar. Bahkan melalui program ini perhektarnya akan diberikan dana sebesar Rp. 30 juta. Dia juga melihat potensi sawit Sumsel  sebagai salah satu provinsi sebagai penghasil terbesar di Indonesia.

     

    “Tadi ada yang 4 hektar Rp. 120 juta, kemudian 70 hektar bahkan ada yang 200 hektar, artinya kalau lebih dari 100 hektar bisa menerima Rp. 6 hingga Rp. 7 miliyar. Dan pemerintah menyiapkan 180 ribu hektar setiap tahun,” katanya.

     

    Pada kesempatan ini, sebagai Ketua Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Airlangga Hartato mengaku bangga melihat warga NU karena disini banyak kebun warga NU dan program pemerintah ini harus berjalan dan dananya sudah disediakan dan dari bantuan penanaman awal tadi bisa dilanjutkan KUR bahkanKUR naik 30 persen, kalau tahun kemarin Rp. 283 triliun dan tahun ini Rp. 337 triliun.

     

    “Kami harap program ini terus di berbagai daerah dan kerjasama seluruh pihak hingga Pemerintah Pusat, daerah termasuk perbakan dan lembaga lainnya. Kita akan terus lakukan program ini sehingga target 180 ribu hektar bisa dilakukan tahun ini dengan begitu petani bisa berjaya dan sejahterah kembali bangkit dari pasca covid-19,” ungkapnya.

     

    Ditempat yang sama Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa peremajaan sawit rakyat ini upaya NU untuk ikut mendukung progam-program pemerintah yang diperuntukan bagi rakyat.

     

    “Kita tau pemerintah terus ingin membut kesejahteraan rakyat maka itu NU ikut membantu agar program tersebut terwujud. Ini salah satu kerjasama PBNU dengan pemerintah dan ini akan terus kita kembangkan,” pungkasnya.

  • Presiden Jokowi Sapa Pedagang Pasar Baru Tanjung Enim, Beli Cabai 2 Kg

    Presiden Jokowi Sapa Pedagang Pasar Baru Tanjung Enim, Beli Cabai 2 Kg

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan tunai bagi para pedagang di Pasar Baru Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, pada Senin (24/1/2022). Bantuan sebesar Rp1,2 juta per orang tersebut, diberikan untuk menambah modal para pedagang yang terdampak pandemi Covid-19. Tak lupa, RI 1 itu menyapa para pedagang dan masyarakat yang telah memenuhi pasar.

    Santi, salah satu pedagang yang menerima bantuan mengaku, sangat terbantu dengan adanya suntikan modal tersebut. Menurutnya, kondisi pandemi Covid-19 telah menyulitkan dirinya dan teman-teman pedagang lainnya.

    “Ini digunakan buat modal lagi sebab di tengah pandemi Covid ini modal kami sudah tidak ada. Untung ada Pak Jokowi,” ujar Santi.

    Saat menghampiri Santi, Presiden Jokowi sempat menanyakan harga-harga sembako di Pasar Baru Tanjung Enim. Tak hanya itu, Presiden juga menyempatkan membeli cabai sebanyak dua kilogram.

    “Beli cabai dua kilo, aku dikasih uang Rp200 ribu sama santunan uang Rp1,2 juta. Aku terima kasih sama Pak Jokowi,” imbuhnya.

    Fitri, pedagang tempe yang juga mendapatkan bantuan, juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Baginya, uang tersebut akan dipakai sebagai tambahan modal usaha.

    “Buat Bapak Joko Widodo terima kasih sudah langsung datang ke sini untuk membantu masyarakat untuk menambah modalnya. Terima kasih Bapak sudah turun langsung ke sini. Tidak ada yang bisa kami ucapkan selain terima kasih,” ujar Fitri.

    Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dan Pj. Bupati Muara Enim Nasrun Umar. (Rel)

  • Hilirisasi Batu Bara Jadi DME, Tekan Impor Elpiji yang Capai Rp 80 Triliun

    Hilirisasi Batu Bara Jadi DME, Tekan Impor Elpiji yang Capai Rp 80 Triliun

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Presiden Joko Widodo kembali menyampaikan pentingnya hilirisasi, industrialisasi, dan pengurangan impor saat melakukan groundbreaking, proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimetil Eter (DME) di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, pada Senin (24/1/2022). Menurut Presiden, hilirisasi batu bara menjadi DME akan bisa menekan impor elpiji yang mencapai kisaran Rp80 triliun.

    “Impor kita elpiji itu gede banget, mungkin Rp80-an triliun dari kebutuhan Rp100-an triliun. Impornya Rp80-an triliun. Itu pun juga harus disubsidi untuk sampai ke masyarakat, karena harganya juga sudah sangat tinggi sekali. Subsidinya antara Rp60 sampai Rp70 triliun,” ujar Presiden dalam sambutannya.

    “Pertanyaan saya apakah ini mau kita teruskan? Impor terus? Yang untung negara lain, yang terbuka lapangan pekerjaan juga di negara lain. Padahal kita memiliki bahan bakunya, kita memiliki raw material-nya yaitu batu bara yang diubah menjadi DME. Hampir mirip dengan elpiji,” lanjutnya.

    Proyek hilirasi ini sendiri merupakan kerja sama antara PT Bukit Asam, PT Pertamina, dan investor asal Amerika Serikat, Air Products. Presiden meyakini, jika proyek ini telah berproduksi, maka berpotensi mengurangi subsidi APBN hingga kurang lebih Rp7 triliun.

    “Kalau semua elpiji nanti distop dan semuanya pindah ke DME, duit yang gede sekali, Rp60-70 triliun itu akan bisa dikurangi subsidinya dari APBN. Ini yang terus kita kejar, selain kita bisa memperbaiki neraca perdagangan kita karena nggak impor, kita bisa memperbaiki neraca transaksi berjalan kita karena kita nggak impor,” paparnya.

    Lebih lanjut, kepala negara menyebut bahwa perintah untuk hilirisasi dan menghentikan impor ini sudah ia sampaikan sejak enam tahun yang lalu. Presiden pun menyayangkan ada pihak yang sudah nyaman dengan impor dan tidak memikirkan kepentingan yang lebih besar, yaitu negara dan rakyat.

    “Memang duduk di zona nyaman itu paling enak, sudah rutinitas terus impor, impor, impor, impor, nggak berpikir bahwa negara itu dirugikan, rakyat dirugikan karena nggak terbuka lapangan pekerjaan,” lanjutnya.

    Sebagai contoh, Presiden menyebut bahwa proyek hilirasi batu bara menjadi DME ini akan membuka sekitar 11-12 ribu lapangan pekerjaan. Jika ada lima investasi yang serupa, lanjut Presiden, maka berpotensi menciptakan sekitar 70 ribu lapangan pekerjaan secara langsung.

    “Kalau ada lima investasi seperti yang ada di hadapan kita ini 70 ribu lapangan pekerjaan akan tercipta, itu yang langsung. Yang tidak langsung biasanya dua sampai tiga kali lipat,” tambahnya.

    Untuk itu, Presiden telah mengumpulkan jajarannya yang berkaitan untuk memastikan agar proyek hilirasi ini bisa selesai dalam jangka waktu 30 bulan. Presiden juga berharap bahwa proyek hilirasi serupa bisa dilakukan juga di tempat lain karena Indonesia memiliki deposit batu bara yang lebih dari cukup.

    “Jangan ada mundur-mundur lagi, dan kita harapkan nanti setelah di sini selesai, dimulai lagi di tempat lain. Karena ini hanya bisa menyuplai Sumsel dan sekitarnya, kurang lebih 6 jutaan KK. Karena kita memiliki deposit batu bara yang jauh dari cukup kalau hanya untuk urusan DME ini, sangat kecil,” tandasnya.

    Pabrik DME Bernilai Rp 30 T

    Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam, Rafli Yandra, mengatakan bahwa proyek ini bernilai sebesar USD2,1 juta atau setara dengan Rp30 trilliun. Menurutnya, proyek ini akan mengubah 6 juta ton batu bara menjadi 1,4 juta ton DME setiap tahunnya.

    “Kami berharap dengan dukungan Bapak Presiden beserta dengan kementerian dan lembaga yang terkait, pembangunan pabrik DME ini akan berjalan dengan lancar,” ujarnya.

    Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

    Selain itu hadir juga Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Direktur Utama PT Bukit Asam Arsal Ismail, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, dan CEO Local Partner Air Products Indonesia Duddy Christian. (Rel)

  • Gabungan Ormas Muara Enim Minta Segera Dilakukan Lelang Jabatan Sekda

    Gabungan Ormas Muara Enim Minta Segera Dilakukan Lelang Jabatan Sekda

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Puluhan masyarakat Kabupaten Muara Enim yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Kabupaten Muara Enim, melakukan aksi demonstrasi di kantor Gubernur Sumatera Selatan, Kamis (20/1/2022). Mereka meminta agar gubernur segera melelang jabatan Sekda Muara Enim

    Dalam Aksi yang dilakukan di halaman kantor Gubernur Sumatera Selatan tersebut, di gawangi dan diinisiasi oleh gabungan beberapa ormas yang ada di Kabupaten Muara Enim. Di antaranya PD GNPK – RI Kabupaten Muara Enim, DPD GALAKSI, FORMUBA, PP Muhamadiyah, dan beberapa masyarakat yang punya rasa peduli dengan situasi pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Muara Enim.

    Menurut salah satu perwakilan bernama Doni, aksi yang mereka lakukan ini adalah meminta kepada Gubernur Sumatera Selatan segera memerintahkan kepada Pj. Bupati Muara Enim untuk melaksanakan lelang jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim.

    Secepatnya juga meminta kepada Gubernur untuk menegur Pj. Bupati Muara Enim yang mana sudah hampir 8 (delapan) bulan dalam kepemimpinannya masih banyak kepala OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) dalam lingkup pemerintahan kabupaten Muara Enim kosong dan dijabat pelaksana tugas.

    Sementara Itu Ketua Ormas-LSM GNPK-RI Kabupaten Muara Enim Anton Deqwin menyampaikan bahwa Kabupaten Muara Enim ini seperti anak yatim piatu yang diasuh oleh orang tua tiri. “Semenjak ditinggalkan kepemimpinan Bupati definitif terdahulu,” ujar Anton.

    Intinya mereka meminta kepada Gubernur Sumatera Selatan untuk memerintahkan Pj. Bupati Muara Enim agar secepatnya mengisi beberapa Kepala OPD yang masih kosong dalam pemerintahan Kabupaten Muara Enim.

    Sementara menurut Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru ketika menemui pendemo di halaman kantor Gubernur bahwasanya memang Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim akan berakhir bulan Maret 2022. Dirinya meminta kepada masyarakat kabupaten Muara Enim untuk tenang dan bersabar.

    Herman Deru mengatakan dan menjelaskan kepada pendemo “saya akan memberikan surat kepada Pj. Bupati Muara Enim untuk secepatnya membuka lelang Demo Di Kantor Gubernur, Gabungan Ormas Muara Enim Meminta Segera Lelang Jabatan Sekda

    Palembang, Suarapublik.id- Puluhan Masyarakat Kabupaten Muara Enim yang tergabung dalam Masyarakat peduli Kabupaten Muara Enim, melakukan Aksi di kantor Gubernur Sumatra Selatan, Kamis (20/1/2022).

    Dalam Aksi yang di lakukan di halaman kantor Gubernur Sumatera Selatan tersebut di gawangi dan diinisiasi oleh gabungan beberapa ormas yang ada di Kabupaten Muara Enim di antaranya PD GNPK – RI Kabupaten Muara Enim , DPD GALAKSI , FORMUBA , PP Muhamadiyah, dan beberapa masyarakat yang punya rasa peduli dengan situasi pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Muara Enim.

    Menurut salah satu perwakilan bernama Doni, Aksi yang mereka lakukan ini adalah meminta kepada Gubernur Sumatra Selatan segera memerintahkan kepada Pj. Bupati Muara Enim untuk melaksanakan lelang jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim.

    Secepatnya juga meminta kepada Gubernur untuk menegur Pj. Bupati Muara Enim yang mana sudah hampir 8 (delapan) bulan dalam kepemimpinan nya masih banyak kepala OPD ( Organisasi Pemerintah Daerah ) dalam lingkup pemerintahan kabupaten Muara Enim kosong dan di jabat pelaksana tugas.

    Sementara Itu ketua Ormas-LSM GNPK-RI Kabupaten Muara Enim Anton Deqwin menyampaikan bahwa “Kabupaten Muara Enim ini seperti anak yatim piatu yang di asuh oleh orang tua tiri, semenjak di tinggalkan kepemimpinan Bupati definitif terdahulu”, ujar Anton.

    Gabungan Ormas dan Masyarakat kabupaten Muara Enim intinya meminta kepada Gubernur Sumatra Selatan untuk memerintahkan Pj. Bupati Muara Enim agar secepatnya mengisi beberapa Kepala OPD yang masih kosong dalam pemerintahan Kabupaten Muara Enim.

    Sementara menurut Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru ketika menemui pendemo di halaman kantor Gubernur bahwasanya memang Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim akan berakhir bulan Maret 2022 ini, dirinya meminta kepada masyarakat kabupaten Muara Enim untuk tenang dan bersabar.

    Herman Deru mengatakan dan menjelaskan kepada pendemo. “Saya akan memberikan surat kepada Pj. Bupati Muara Enim untuk secepatnya membuka lelang jabatan Sekretaris Daerah kabupaten Muara Enim,” jelas Gubernur. Sekretaris Daerah kabupaten Muara Enim,” jelas Gubernur. (Ref)

  • DPRD Sumsel Terima Aspirasi Gabungan Ormas Peduli Muaraenim

    DPRD Sumsel Terima Aspirasi Gabungan Ormas Peduli Muaraenim

    SUARAPUBLIK,ID.PALEMBANG- Wakil ketua DPRD Provinsi Sumatra Selatan H.M.Giri RAMANDA N Keimas SE. MM. di damping Kepala Bagian Humas & Protokol Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Selatan menerima Aspirasi dari Petisi Aksi Gabungan Ormas Peduli Muara Enim yang berjumlah lebih kurang 20 (dua puluh orang) dengan Koordinator Lapangan Antoni DQ, rombongan diterima di ruang rapat Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (20/1/2022).

    Giri mengatakan, kunjungan Gabungan Ormas Peduli Muaraenim ini meminta kepada Gubernur Sumsel agar dapat menunjuk Sekda Definitif di Kabupaten Muaraenim. Gubernur juga diminta segera membuka lelang jabatan Sekda Kabupaten Muaraenim.

    “Gabungan Ormas Peduli Muaraenim Ini juga menyampaikan aspirasi kepada saya selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel agar segera ada kejelasan status jabatan Sekda di Kabupaten Muaraenim yang definitif, sehingga Kabupaten Muaraenim ini bertambah jelas,” kata Giri.

    Sementara, Koordinator Aksi Doni Arianto menyampaikan, mereka meminta beberapa tuntutan. Pertama, meminta Gubernur Sumsel untuk segera memerintahkan Pj Bupati Muaraenim H Nasrun Umar untuk melaksanakan pelelangan Sekda Defenitif Muaraenim secepatnya.

    Kedua, meminta Gubernur Sumsel untuk menegur Pj Bupati Muaraenim yang sudah hampir delapan bulan kepemimpinannya masih ada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Muaraenim belum terisi.

    “Kami meminta DPRD Sumsel mengawal ini,” pintanya.

    Doni juga menyampaikan kepada Gubernur Sumsel, jika tuntutan mereka tidak digubris maka pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.

    “Kalau aksi dan tuntutan yang diajukan kami ini, tidak mendapat tanggapan dari Gubernur, maka kami akan datang lagi ke Kantor Gubernur Sumsel dengan membawa massa yang lebih besar lagi” katanya.

     

     

  • Dua Kandidat Bakal Calon Ketua DPC PERADI Muara Enim akan Bertarung di Muscab

    Dua Kandidat Bakal Calon Ketua DPC PERADI Muara Enim akan Bertarung di Muscab

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Menjelang berlangsungnya Musyawarah Cabang (MUSCAB) II DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kabupaten Muara Enim, yang akan diselenggarakan Jumat (14/1/2022) di Ballroom Griya Hotel Serasan Sekundang Muara Enim. Bakal diramaikan banyak calon. Namun, saat ini baru ada dua calon yang serahkan berkas.

    Panitia Muscab (organizing comitte) mempersiapkan segala keperluan untuk kesuksesan event 5 (lima) tahunan DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Cabang Kabupaten Muara Enim tersebut. Untuk memantapkan persiapan, panitia dibantu beberapa peserta melaksanakan Gladi bersih pada sore tadi, Kamis (13/01/2022).

    Ketua Organizing Comitte (OC) Muscab II Rahmansyah, SH. MH di dampingi oleh Sekretaris Abdi Persada Daim, SH menyampaikan bahwa, persiapan semuanya sudah rampung. “Hal-hal penunjang kesuksesan pelaksanaan Muscab II juga telah oke, akomodasi untuk Delegasi dari DPN dan Korwil juga sudah siap semuanya,” jelas Rahmansyah.

    Ketika disinggung siapa saja yang hampir pasti maju menjadi calon ketua DPC PERADI Kabupaten Muara Enim Periode 2022 – 2027, Rahmansyah (acil) menyampaikan sudah ada 2 (dua) orang bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran.

    Pertama rekan sejawatnya, Riasan Syahri, SH. MH. Beliau mengambil formulir pada hari Rabu 12 Januari 2022 sekitar pukul 14.00 WIB. “Kemudian satu orang lagi rekan sejawat kita Hardiansyah HS, SH.MM pada hari ini mengambil formulir sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi.”

    Kedua kandidat yang telah mengambil formulir tersebut dan sama-sama sudah menyerahkan formulir kembali ke panitia. Beserta syarat-syarat lain sebagai kelengkapan calon ketua, dan sudah diterima oleh panitia untuk diverifikasi.

    “Berhubung waktu pengambilan dan pendaftaran masih dibuka sampai dengan Kamis 13 Januari 2022, tidak menutup kemungkinan ada rekan-rekan anggota PERADI lain yang sudah memenuhi syarat menjelang detik-detik penutupan pendaftaran, memberikan kejutan untuk mencalonkan diri juga sebagai ketua Peradi Muara Enim. Kami persilahkan, Harapan kita semakin banyak calon ketua sehingga akan semakin banyak pilihan,” tutur Acil. (Ref)

  • Pengadilan Agama Muara Enim Gandeng LBBH Serasan Jadi Posbakum

    Pengadilan Agama Muara Enim Gandeng LBBH Serasan Jadi Posbakum

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Guna meningkatkan pelayanan, Pengadilan Agama Muara Enim melakukan MoU dengan LBBH Serasan Muara Enim. Kerjasama MoU tersebut diwujudkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Layanan Pos Bantuan Hukum dengan Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan (LBBHS) Muara Enim, Senin (10/01/2022).

    Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Agama Muara Enim Drs. Husaini, SH. MH menyampaikan, berdasarkan dari hasil seleksi Faktual dan Administrasi dari beberapa Lembaga Bantuan Hukum yang mengajukan kerjasama dengam Pengadilan Agama Muara Enim. Ditetapkanlah Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan (LBBHS) Muara Enim, sebagai lembaga yang memenuhi syarat melaksanakan kerjasama dengan Pengadilan Agama Muara Enim. Dalam hal memberikan pelayanan hukum di Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) Pengadilan Agama Muara Enim.

    Untuk diketahui, bahwa pada tahun 2018 lalu, Pengadilan Agama Muara Enim dengan Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan (LBBHS) Muara Enim, juga melakukan kerjasama di bidang Pos Bantuan Hukum.

    “Alhamdulillah, di tahun 2022 ini kedua lembaga pelayanan hukum ini melaksanakan kerjasama kembali. Tujuan penandatanganan kerjasama ini adalah sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat pencari keadilan dalam wilayah hukum Pengadilan Agama Muara Enim yaitu Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Pali,” ujar Husaini.

    Sementara Welly Hertoni, SH, ketua Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan (LBBHS) Muara Enim menyatakan, perjanjian kerjasama antara Pengadilan Agama dengan Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan dan Bank Syariah Indonesia serta lembaga lainnya adalah, upaya meningkatkan pelayanan dan pencapaian Pengadilan Agama Muara Enim dalam Akreditasi Pembangunan mutu Zona Integritas (ZI).

    “Untuk memperoleh Sertifikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pengadilan Agama Muara Enim pada tahun 2022,” ungkap Welly.

    Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pengadilan Agama Muara Enim yang telah memberi kepercayaan kepada Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan (LBBHS) Muara Enim untuk mengisi layanan Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) Pengadilan Agama Muara Enim.

    “Ini adalah amanah pak, Insya Allah akan kami jalankan sebaik-baiknya. Kami akan mendukung Pengadilan Agama Muara Enim untuk mewujudkan Zona Integritas (ZI) menuju WBK dan WBBM dalam pelayanan di Pengadilan Agama Muara Enim,” tutur Welly.

    Kegiatan lenandatanganan kerjasama antara Pengadilan Agama Muara Enim dengan Lembaga Biro Bantuan Hukum Serasan Muara Enim tersebut, dihadiri Ibu Suspawati, S.Ag selaku Wakil Pengadilan Agama Muara Enim, Syam Ratulangi, SH, Sekretaris Pengadilan Agama Muara Enim, Pembina LBBH Serasan Muara Enim Hardiansyah HS, SH.MM, Kepala Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia Muara Enim Marta Adinata, beserta undangan lainnya. (ref)

  • Gorong Jalan Ambles, Jalinsum Tanjung Enim-Baturaja Nyaris Putus

    Gorong Jalan Ambles, Jalinsum Tanjung Enim-Baturaja Nyaris Putus

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Derasnya intensitas hujan menyebabkan akses jalan lintas Sumatera Tanjung Enim – Baturaja nyaris terputus. Akibat, gorong-gorong jalan ambles sehingga membuat kemacetan kendaraan cukup panjang. Kendaraan roda empat maupun bermuatan berat dihentikan sementara di Jalan Lintas Baturaja Desa Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, Minggu (08/01/2022).

    g Aparat Polantas Polres Muara Enim bersama TNI sudah datang mengamankan jalan dan mengatur lalu lintas. Dibantu dengan alat berat milik PU Balai Besar Palembang untuk memperbaiki jalan sementara. Supaya dapat mengurai kemacetan memperlancar arus kendaraan.

    Anggota Polantas Polres Muara Enim IPDA Hendri mengatakan, saat ini pihaknya bersama delapan personil dan beberapa orang aparat TNI, bertugas mengamankan dan mengatur lalu lintas untuk mengurai dan mencegah kemacetan.

    Untuk diketahui, bahwa jalan lintas Tanjung Enim-Baturaja tepatnya di Desa Keban Agung Lawang Kidul saat ini mangalami rusak berat. Badan jalan hampir terputus diakibatkan curah hujan tinggi yang terjadi tadi malam. Akhirnya gorong-gorong jalan ambles, serta tiang listrik dan tiang telepon ikut roboh.

    Sampai berita ini diturunkan, alat berat milik PU Balai Besar Palembang sudah datang untuk memperbaiki. Sekaligus membuat jalan sementara agar tidak terjadi kemacetan lebih lama, khusus kendaraan kecil roda dua maupun roda empat, dapat melewati jalan komplek perumahan warga.

    Diharapkan kejadian ini dapat menjadi perhatian pemerintah dengan membuat jalan alternatif. Apabila terjadi jalan longsor atau ambles seperti ini di kemudian hari, kendaraan dapat dialihkan melewati jalan alternatif. (Ref)

  • PT. Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) Mulai Beroperasi Secara Komersial

    PT. Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) Mulai Beroperasi Secara Komersial

    SUARAPUBLIK.ID, MUARAENIM – PT. Supreme Energy Rantau Dedap (SERD), perusahaan kerja sama antara PT. Supreme Energy, ENGIE, Marubeni Corporation dan Tohoku Electric Power, mengumumkan, bahwa Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Rantau Dedap Tahap-1 dengan kapasitas 91.2 MW, pada 26 Desember 2021 telah beroperasi komersial.

    Pembangkit Listrik Panas Bumi Rantau Dedap berlokasi di Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat dan Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan.

    Listrik yang bersumber dari energi hijau bebas karbon emisi ini akan disalurkan melalui jaringan transmisi milik PT. PLN (Persero) untuk dapat mendukung kehandalan pasokan listrik di Wilayah Sumatera.

    PT. Supreme Energy memulai studi pendahuluan di tahun 2008, menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) di 2012, dan langsung memulai kegiatan eksplorasi hingga tahun 2015.

    Setelah menyelesaikan proses amandemen PJBL di akhir 2017 dan mencapai financial close di tahun 2018, kegiatan konstruksi dan pengeboran sumur pengembangan dimulai. SERD menunjuk Konsorsium PT Rekayasa Industri dan Fuji Electric sebagai kontraktor EPC.

    Total investasi untuk pengembangan PLTP Rantau Dedap Tahap-1 adalah lebih dari USD 700juta.

    Mengutip dari Supramu Santosa, pendiri dan chairman dari PT. Supreme Energy, menyebut proyek Rantau Dedap adalah proyek panas bumi yang sangat menantang. Dengan lokasi yang terpencil, medan yang terjal, elevasi tinggi (2.600 mdpl), dan konstruksi yang dilakukan di tengah pandemi COVID-19.

    Hal tersebut kembali menunjukan komitmen yang sangat kuat dari PT. Supreme Energy dan semua mitra bisnis, terhadap pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia. Dalam rangka mendukung tujuan Pemerintah Indonesia untuk mencapai transisi energi.

    Saat ini, Supreme Energy juga mengoperasikan Pembangkit Listrik Panas Bumi Muara Laboh Unit-1 sebesar 86 MW. Dikelola oleh PT. Supreme Energy Muara Laboh (PT. SEML) di Provinsi Sumatera Barat yang sudah beroperasi sejak Desember 2019.

    Dua proyek Supreme selanjutnya, yaitu pengembangan Panas Bumi Muara Laboh Unit-2 80 MW, dan eksplorasi Pembangkit Listrik Panas Bumi Rajabasa 2 x 110 MW di Provinsi Lampung. Dikelola oleh PT. Supreme Energy Rajabasa (SERB), sekarang sedang menunggu penyelesaian Amandemen PJBL dengan PT. PLN (Persero).

    SEML adalah perusahaan kerjasama antara PT. Supreme Energy, ENGIE dan Sumitomo Corporation. INPEX Corporation bergabung sejak akhir 2021. SERB adalah perusahaan kerjasama antara PT. Supreme Energy, ENGIE dan Sumitomo Corporation.

    PT. Supreme Energy didirikan di 2007 oleh tenaga ahli berpengalaman dan pengetahuan yang luas di bidang energi di Indonesia. Juga terlibat secara langsung di industri minyak dan gas bumi, serta pengembangan dan operasional panas bumi selama lebih dari 40 tahun.

    Supreme Energy menandatangani PJBL di tahun 2012 untuk pengembangan tiga Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan merupakan perusahaan pelopor dari pengembangan panas bumi oleh sektor swasta di Indonesia.

    ENGIE adalah perusahaan internasional yang bergerak dalam pengembangan dan penyediaan jasa energi rendah karbon. Sebagai tindak lanjut dalam perubahan iklim yang mendesak, ambisinya adalah untuk menjadi pemimpin dalam pengaplikasian menu,

    Transformasi Dekarbonisasi kepada pelanggannya, dan khususnya dalam bisnis tertentu dan otoritas lokal. “Kami bertumpu pada bisnis inti kami (energi terbarukan, gas dan jasa) untuk menawarkan solusi perubahan sebagai jasa kami.”

    Dengan 160,000 pegawai, pelanggan, mitra dan pemangku kepentingan, ENGIE adalah komunitas Pembangun Imajinasi yang berkomitmen untuk terus menciptakan kemajuan yang selaras setiap harinya.

    Keuntungan di tahun 2020: €55.8 milyar. Dan, ENGIE Group terdaftar dalam Paris and Brussels stock exchanges (ENGI) dan mewakili Indeks Keuangan Utama (CAC 40, DJ Euro Stoxx 50, Euronext 100, FTSE Eurotop 100, MSCI Europe) dan Indeks Non-Keuangan (DJSI World, DJSI Europe and Euronext Vigeo Eiris – World 120, Eurozone 120, Europe 120, France 20, CAC 40 Governance).

    Mengenai Marubeni Corporation

    Sebagai korporasi internasional yang menangani berbagai macam aktivitas bisnis, Marubeni berkomitmen untuk selalu menerapkan pertimbangan lingkungan dalam semua aktivitas bisnis yang tersebar di dunia, termasuk di Indonesia.

    Dalam setiap aktivitas bisnisnya, Marubeni senantiasa mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan.

    Di Indonesia, upaya Marubeni untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam menjalankan proyek yang ramah lingkungan adalah dengan terlibat dalam proyek-proyek energi bersih.

    Marubeni telah mengembangkan beberapa proyek pembangkit listrik panas bumi di Indonesia sebagai bagian dari komitmennya dalam menjaga lingkungan antara lain PLTP Patuha Unit 1 (1×55 MW), PLTP Lumut Balai (1×55 MW), PLTP Kamojang Unit 2 & 3 (2×55 MW) dan PLTP Rantau Dedap (2×46 MW).

    Marubeni percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan adalah tujuan nyata yang dapat dicapai, sesuai dengan semangat Marubeni yang terdiri dari Keadilan, Inovasi dan Keselarasan.

    Oleh karena itu, Marubeni akan terus menggaungkan manajemen yang selaras dengan masyarakat dan lingkungan. Terutama di Indonesia dimana Marubeni banyak menjalankan aktivitas bisnisnya.

    Mengenai Tohoku Electric Power

    Tohoku Electric Power Co. didirikan ditahun 1951, saat Jepang baru saja bangkit setelah perang. Semenjak itu, Tohoku telah bekerja bersama dengan enam institusi pemerintahan di wilayah Tohoku dan institusi pemerintahan Niigata, dengan misi untuk menyediakan jasa terbaik sekaligus memelihara misinya sebagai perusahaan penyedia utilitas umum.

    Tohoku menyediakan energi yang berkualitas tinggi, dapat diandalkan dan berkontribusi dalam pengembangan komunitas lokal.

    Tohoku menggabungkan berbagai sumber energi untuk pembangkit listrik, termasuk energi panas, tenaga air, panas bumi dan energi surya yang dapat menghasilkan listrik yang stabil dan terjangkau. Tohoku Electric Co. berkomitmen untuk memaksimalkan bauran energi dalam rangka menghasilkan listrik stabil yang terjangkau dari energi bersih.

    Tohoku Electric Co. juga telah bergabung dalam proyek-proyek di benua lain. Tohoku berinvestasi di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Rantau Dedap semenjak Februari 2018 sebagai proyek pembangkit listrik panas bumi pertama yang diikuti.

    Dengan telah beroperasinya Pembangkit Listrik PT. SERD ini tentu banyak harapan dari masyarakat sekitar ring- 1 wilayah pembangkit tentang infrastruktur pendukung untuk di gunakan dan di nikmati oleh masyarakat sekitar misalnya infrastruktur jalan, jembatan, inftrastruktur pendidikan dan kesehatan, pemenuhan pasokan listrik, kegiatan sosial masyarakat harus menjadi perhatian khusus untuk management Perusahaan Pembangkit Listrik PT. SERD untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat sekitar terutama wilayah Ring 1 Semende Darat Ulu, Semende Darat Tengah, Semende Darat Laut dan Muara Enim pada umumnya.

    Media ini mencoba mewawancarai Tahuri, warga Desa Aremantai Semende Darat Ulu melalui whatsap, Minggu (09/01/2022).

    “Harapan kami sebagai masyarakat di wilayah Semende Ulu khususnya dan Semende pada umumnya, dengan hadirnya perusahaan pembangkit listrik dan sudah beroperasi lebih kurang 15 hari ke depan, bisa berkontribusi untuk membangunkan jalan dan jembatan dari Desa Segamit-Yayasan dan infrastruktur penunjang lainnya. Supaya masyarakat di sekitar pembangkit listrik merasakan dengan hadirnya perusahaan di wilayah ini,” ungkap Tahuri.(mednas/ref)

  • Warga Kepur Ditemukan Tak Bernyawa dengan Luka Bacok, Pelaku Belum Diketahui

    Warga Kepur Ditemukan Tak Bernyawa dengan Luka Bacok, Pelaku Belum Diketahui

    SUARAPUBLIK, MUARA ENIM – Sekitar pukul 13.00 WIB Kamis, (6/01/2022) Masyarakat Desa Kepur Kecamatan Muara Enim di hebohkan dengan penemuan mayat Kasyadi (54). Dia ditemukan salah satu warga di kebun karet dalam kondisi tak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah dan penuh luka bacok.

    Mayat pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh sadap karet itu ditemukan di pinggir Sungai Pengailan, perbatasan Desa Kepur dengan SP 02 Kabupaten Lahat.

    Mendapat laporan, petugas Polres Muara Enim segera menurunkan tim ke lokasi kejadian dipimpin Iptu Darma Bakti, di dampingi Bhabinkamtibmas Desa Kepur serta Kepala Desa Kepur Hasminudin.

    Erwin warga Dusun Kepur Kampung 02, yang pertama kali menemukan jenazah mengatakan, saat kejadian dia mau pulang ke kerumahnya di Desa Kepur. Ketika melintas di atas jembatan, ia melihat ada orang yang sedang terbaring di pinggir sungai. “Dan begitu didekati ternyata sosok mayat pria yang penuh dengan luka dan sudah tidak bergerak lagi,” tutur Erwin.

    Begitu melihat mayat Kasyadi yang penuh luka, lalu dia berlari memanggil Apriawan, pemilik pondok di kebun karet tempat kejadian. “Lalu kami memberi tahu warga yang lain,” ungkap Erwin.

    Menurut keterangan Istri korban, suaminya berangkat ke kebun sekitar pukul 10.00 WIB setelah mengambil raport anaknya.

    Hasminudin, selaku kepala Desa Kepur mengatakan kepada awak media, ia sebagai pemerintah Desa Kepur berharap motif kejadian ini cepat terungkap. Dan pelakunya cepat tertangkap, mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan pelaku.

    Kepala Desa juga mengatakan bahwa Kasyadi ini adalah paman dari istrinya.

    Selanjutnya, jenazah Kasyadi dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi. Dan kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian siapa pelakunya. (Ref)

  • Peradi Muara Enim Agendakan Pemilihan Ketua DPC Peradi di Januari 2022

    Peradi Muara Enim Agendakan Pemilihan Ketua DPC Peradi di Januari 2022

    SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Bertempat di Rumah Makan Tungkuw Karang Raja Muara Enim, Dewan Pimpinan Cabang Peradi Muara Enim mengadakan pertemuan dalam rangka berakhirnya masa jabatan ketua dan kepengurusan DPC Peradi Muara Enim 2016-2021, serta pembahasan agenda DPC Peradi Muara Enim dalam pemilihan ketua DPC Peradi periode 2021-2026. Diagendakan sekitar pertengahan Januari 2022, Senin (27/12/2021).

    Dalam pertemuan sesama pengurus serta anggota Peradi tersebut, dihadiri advokat senior Muara Enim dan advokat muda Peradi Muara Enim. Dalam penyampaiannya Ketua Peradi Muara Enim 2016-2021, Ertika Fitriani, SH. MM mengatakan, pertemuan ini adalah ajang bersilaturahmi sesama advokat yang tergabung dalam DPC Peradi Muara Enim.

    “Sekaligus saya sampaikan bahwa jabatan ketua dan kepengurusan DPC Peradi Muara Enim periode 2016-2021, sudah berakhir pada bulan Oktober lalu. Sesuai dengan Peraturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) Peradi dan arahan dari DPN Peradi, bahwa DPC Peradi Muara Enim harus segera melakukan musyawarah untuk melaksanakan pemilihan ketua. Dan membentuk kepengurusan DPC Peradi Muara Enim untuk 5 (lima) tahun ke depan,” ungkap Ani.

    Dalam pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, yakni terbentuknya struktur kepanitiaan Steering Comittee (SC) dan Organizing Comitee (OC), agenda Musyawarah Cabang Pemilihan Ketua DPC Peradi Muara Enim untuk bulan Januari 2022 mendatang.

    Ketua Steering Comitte (SC) di sepakati Advokat senior Riasan Syahri, SH.MH dan Welly Hertoni, SH sebagai sekretaris. Sedangkan untuk Organizing Comittee (OC) dipilih sebagai ketua Rahmansyah, SH.MH, dan sekretaris Abdi Persada Daim, SH. Serta advokat peradi yang lain diplot masing-masing mengisi struktur kepanitiaan yang ada.

    Untuk sementara anggota DPC Peradi Muara Enim, yakni advokat senior ada yang sudah menyatakan sikap secara terang-terangan akan maju dalam pemilihan sebagai kandidat ketua DPC Peradi Muara Enim. Ada juga yang masih malu-malu untuk menyatakan sikap maju. Sebut saja advokat Hardiansyah HS, SH.MM, Rahmansyah, SH.MH, Riasan Syahri, SH.MH, Khoirozi, SH.MH, Gunawan Apriyadi, SH.MH, Adi Zulistian, SH, serta kandidat yang lain untuk mencoba peruntungan sebagai ketua.

    Semuanya berpeluang untuk menduduki kursi ketua DPC Peradi Muara Enim 5 (lima) tahun ke depan. Dan para calon ini secara aturan dan pengalaman organisasi Peradi, sudah memenuhi syarat administratif. Juga mumpuni untuk memimpin dan membawa DPC Peradi Muara Enim ke depan lebih baik lagi. (ref)