Category: Jakarta

  • Pertamina Foundation Perkuat Peran Strategis dalam Pemulihan Pascabencana di Sumatera bagian Utara

    Pertamina Foundation Perkuat Peran Strategis dalam Pemulihan Pascabencana di Sumatera bagian Utara

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Pertamina melalui Pertamina Foundation terus memperkuat perannya dalam mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascabencana banjir di Sumatera bagian utara melalui pendekatan yang terkoordinasi, kolaboratif, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan kemanusiaan dan program pemulihan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, serta Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, yang terdampak bencana hidrometeorologi.

    Di Kabupaten Aceh Tamiang, komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Bupati Aceh Tamiang, Bapak Irjen. Pol. (Purn.) Armia Fahmi pada 16 Desember 2025, dengan President Director Pertamina Foundation, Bapak Agus Mashud S. Asngari. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, sekaligus penguatan dukungan pemulihan jangka menengah dan panjang.

    Dalam fase tanggap darurat, Pertamina Foundation memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana melalui penyaluran bantuan berupa tenda pengungsian, kelambu, kasur, makanan siap saji, serta obat-obatan. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung kondisi hidup yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan dampak bencana secara terintegrasi.

    “Pertamina Foundation berkomitmen untuk hadir secara nyata dalam situasi darurat bencana. Kami memandang pemulihan sebagai proses berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada bantuan awal, tetapi juga pada penguatan ketkahanan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Agus Mashud S. Asngari, President Director Pertamina Foundation.

    Sejalan dengan upaya tanggap darurat, Pertamina Foundation juga menegaskan dukungan pemulihan berkelanjutan melalui berbagai program sosial, antara lain dukungan pendidikan melalui program beasiswa, pemulihan dan penguatan UMKM, serta implementasi program pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk mendorong kemandirian dan keberlanjutan pascabencana.

    Sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan layanan publik, Pertamina melalui Pertamina Foundation turut menyalurkan bantuan dukungan operasional kepada RSUD Tanjung Pura, yang sebelumnya sempat mengalami penghentian layanan akibat terdampak banjir. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh President Director Pertamina Foundation, berkolaborasi dengan entitas di lingkungan Pertamina Grup, guna mendukung percepatan pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang dan wilayah sekitarnya.

    Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana serta memastikan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.

    “Kami mengapresiasi dukungan Pertamina Foundation yang tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga berorientasi pada pemulihan jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Armia Fahmi.

    Selain di Aceh Tamiang, Pertamina Foundation juga berperan aktif dalam mendukung penanganan korban banjir di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat, Pertamina Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan yang mencakup antara lain paket makanan siap saji dan pakaian layak pakai. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanganan bencana secara terpadu.

    Dukungan di Kabupaten Agam merupakan bagian dari pendekatan terpadu Pertamina Foundation dalam penanganan bencana, yang mengedepankan prinsip respons cepat, kolaborasi lintas pemangku kepentingan, serta keberlanjutan program. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

    Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Foundation menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Upaya ini sejalan dengan komitmen Pertamina Grup untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial nasional serta memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dan bangkit dari situasi bencana.

    “Semoga apa yang diberikan Pertamina bermanfaat bagi kesehatan dan kekuatan kami dalam menghadapi musibah ini hingga menjadi darah daging bagi anak cucu kami,” salah satu warga terdampak di Aceh Tamiang.

    Bantuan kemanusiaan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi dari Pertamina Grup, mulai dari Pertamina Lubricants, Badak LNG, PT Pertamina Training & Consulting, PT Pertamina Bina Medika (IHC), dan Universitas Pertamina.

  • OJK Perkuat Pengawasan Bank Digital dan Dorong UMKM–Syariah Lewat Struktur Baru

    OJK Perkuat Pengawasan Bank Digital dan Dorong UMKM–Syariah Lewat Struktur Baru

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat fondasi sistem keuangan nasional dengan meresmikan pembentukan Departemen Pengaturan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Keuangan Syariah, sekaligus membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang mulai efektif beroperasi pada 2026.

    Langkah kelembagaan ini menjadi bagian dari strategi OJK dalam menjawab dinamika transformasi ekonomi, percepatan digitalisasi sektor jasa keuangan, serta kebutuhan pengawasan yang lebih adaptif dan terintegrasi guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

    Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa pembentukan departemen dan direktorat baru tersebut mencerminkan komitmen OJK dalam mendukung agenda pemerintah, khususnya dalam memperkuat UMKM dan mempercepat pengembangan keuangan syariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi inklusif.

    “Penguatan akses pembiayaan UMKM yang inklusif, pengembangan ekosistem keuangan syariah yang terintegrasi lintas sektor, serta pengawasan bank digital yang berbasis ketahanan digital menjadi fokus utama OJK untuk menjaga keseimbangan antara inovasi, stabilitas, dan perlindungan konsumen,” ujar Dian dalam acara peresmian di Jakarta, Jumat.

    Dian mengungkapkan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi mencapai 99 persen dari total unit usaha dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Namun demikian, hingga Oktober 2025, penyaluran kredit kepada sektor UMKM tercatat mengalami kontraksi sebesar 0,11 persen.

    Untuk mengatasi tantangan tersebut, OJK telah menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM. Regulasi ini mewajibkan perbankan dan Lembaga Keuangan Non-Bank (LKNB) menyediakan skema pembiayaan yang lebih inklusif, mudah diakses, dan terjangkau bagi pelaku UMKM.

    Selain UMKM, OJK juga memperkuat pengembangan keuangan syariah melalui pembentukan Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS). Komite ini bertugas mengakselerasi pertumbuhan industri keuangan syariah agar berperan sebagai katalis ekosistem halal serta penguatan keuangan sosial syariah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Di sisi lain, OJK merespons pesatnya pertumbuhan perbankan digital dengan membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital. Langkah ini diambil seiring proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan mencapai USD 360 miliar pada 2030, sehingga membutuhkan fokus pengawasan yang lebih spesifik terhadap karakteristik risiko bank digital.

    Menurut Dian, secara umum kinerja bank digital saat ini tergolong solid, tercermin dari tingkat permodalan (KPMM) yang berada di atas 30 persen serta rasio margin bunga bersih (NIM) yang mencapai 2,5 kali lipat rata-rata perbankan konvensional. Meski demikian, model bisnis bank digital memiliki risiko unik yang memerlukan pendekatan pengawasan berbeda.

    OJK mencatat terdapat dua model bisnis utama bank digital, yakni bank digital dengan model bisnis mandiri (stand alone) yang memiliki ekosistem terbatas, serta bank digital yang bersinergi dengan lembaga jasa keuangan lain atau perusahaan teknologi besar (BigTech) melalui kemitraan ekosistem untuk memperluas basis nasabah.

    Ke depan, OJK akan meningkatkan pengawasan bank digital tidak hanya berbasis rasio keuangan, tetapi juga mencakup kelancaran operasional layanan digital, tata kelola dan independensi pengurus bank, perilaku hubungan dengan nasabah, pemanfaatan media digital, hingga ketahanan dan keamanan sistem terhadap ancaman siber.

    Pengalihan pengawasan ke dalam satu direktorat khusus ini diharapkan mampu menciptakan standar pengawasan yang setara (level playing field), sekaligus memberikan ruang inovasi yang sehat bagi bank untuk bertransformasi menjadi bank digital penuh maupun bank konvensional yang sedang melakukan digitalisasi.

  • OJK Terbitkan Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Kripto Berizin

    OJK Terbitkan Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Kripto Berizin

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin serta Calon Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital (CPAKD) terdaftar. Kebijakan ini merupakan langkah strategis OJK untuk memperkuat pelindungan konsumen sekaligus menjaga integritas ekosistem aset keuangan digital dan aset kripto di Indonesia.

    Whitelist tersebut memuat daftar entitas beserta aplikasi atau platform yang telah memperoleh izin atau penetapan resmi dari OJK. Daftar ini menjadi rujukan utama bagi masyarakat untuk memastikan legalitas pihak yang digunakan dalam melakukan transaksi aset keuangan digital dan aset kripto.

    Penerbitan Whitelist PAKD dan CPAKD didasarkan pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Dalam Pasal 218 UU tersebut ditegaskan bahwa penyelenggara inovasi teknologi sektor keuangan wajib memenuhi ketentuan perizinan sesuai kewenangan Bank Indonesia atau OJK.

    Selain itu, Pasal 304 UU P2SK mengatur sanksi pidana bagi pihak yang melanggar ketentuan perizinan. Pelanggaran tersebut dapat dikenakan pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 10 tahun, serta denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp1 triliun.

    OJK mengimbau masyarakat agar hanya melakukan transaksi aset keuangan digital dan aset kripto melalui PAKD dan CPAKD yang tercantum dalam Whitelist. Masyarakat juga diminta menggunakan aplikasi, sistem, website, atau kanal resmi sebagaimana tercantum dalam daftar tersebut.

    OJK menegaskan, penggunaan aplikasi atau platform di luar Whitelist sangat berisiko karena entitas tersebut tidak memiliki izin dan tidak berada dalam pengawasan OJK. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian finansial bagi masyarakat.

    Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu memeriksa kecocokan nama entitas, aplikasi, serta alamat situs dengan daftar Whitelist yang dipublikasikan OJK. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap tautan tidak resmi, domain yang menyerupai (typosquatting), serta promosi melalui media sosial atau grup percakapan yang tidak jelas asal-usulnya.

    OJK juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati terhadap kegiatan yang dikemas sebagai edukasi, literasi, seminar, atau komunitas aset kripto, namun di dalamnya terdapat ajakan menggunakan platform yang tidak tercantum dalam Whitelist atau mempromosikan produk yang tidak berizin.

    Dalam memilih produk dan layanan aset keuangan digital, OJK mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip Legal dan Logis (2L). Legal berarti memastikan entitas, produk, dan aplikasinya memiliki izin yang sesuai dan tercantum dalam Whitelist. Logis berarti mencermati janji keuntungan atau imbal hasil yang ditawarkan, terutama jika terkesan tidak wajar atau terlalu tinggi.

    Ke depan, OJK akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta kementerian dan lembaga terkait untuk menindak pihak-pihak yang menyelenggarakan perdagangan aset keuangan digital dan aset kripto tanpa izin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Masyarakat yang menemukan tawaran investasi atau pinjaman online yang mencurigakan atau diduga ilegal dapat melaporkannya kepada Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) melalui laman sipasti.ojk.go.id, layanan telepon 157, WhatsApp 081157157157, atau email satgaspasti@ojk.go.id.

  • Pertamina Patra Niaga Kirim Kontainer Tabung LPG dan Drum BBM untuk Dukung Penyaluran Energi di Aceh

    Pertamina Patra Niaga Kirim Kontainer Tabung LPG dan Drum BBM untuk Dukung Penyaluran Energi di Aceh

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — Pertamina Patra Niaga terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana. Melalui jalur laut, Pertamina Patra Niaga mengirimkan bantuan logistik energi berupa tabung LPG dan sarana pendukung distribusi BBM guna memastikan kebutuhan energi masyarakat di Aceh tetap terpenuhi.

    Pada 20 Desember 2025, kapal yang dioperasikan melalui PT Temas diberangkatkan menuju Lhokseumawe Aceh dari Jakarta dengan membawa bantuan tersebut. Pengiriman ini dilakukan untuk mendukung kelancaran penyaluran energi di wilayah yang akses distribusinya masih menghadapi keterbatasan akibat dampak bencana.

    Bantuan yang dikirimkan melalui kontainer PT Temas terdiri dari:

    • 1 kontainer LPG 3 kg sebanyak 1.800 tabung

    • 1 kontainer LPG 5,5 kg sebanyak 1.300 tabung

    • 1 kontainer LPG 12 kg sebanyak 600 tabung

    Selain tabung LPG, pada pengiriman yang sama juga dikirimkan dua unit skid tank (mobil tangki LPG) dengan kapasitas masing-masing 15 metrik ton untuk memperkuat pasokan LPG di wilayah terdampak.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina Patra Niaga dalam memastikan layanan energi tetap berjalan di tengah kondisi darurat.

    “kami berupaya semaksimal mungkin memastikan pasokan energi bagi masyarakat Aceh tetap terjaga. Pengiriman tabung LPG, skid tank, serta sarana distribusi BBM ini diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah yang aksesnya masih terbatas akibat bencana”, ujar Roberth.

    Dukungan juga datang dari PT Pertamina Lubricants yang turut mengirimkan 720 drum merah putih, 10 unit Intermediate Bulk Container (IBC), serta 70 jeriken. Drum dan logistik lainya tersebut nantinya akan diisi BBM dan digunakan sebagai solusi distribusi di daerah bencana yang belum dapat dijangkau oleh mobil tangki.

    Lebih lanjut, Roberth menambahkan bahwa sinergi antarentitas Pertamina Group menjadi kunci dalam penanganan kondisi darurat.

    “Kolaborasi lintas entitas di Pertamina Group terus kami lakukan agar distribusi energi dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak secara aman dan tepat waktu,” tambahnya.

    Selain pengiriman pada 20 Desember 2025, sejak 13 Desember yang lalu, PT Pertamina Lubricants telah menyalurkan total 740 drum merah putih, 10 unit Intermediate Bulk Container (IBC), serta 80 jeriken yang seluruhnya diperuntukkan untuk mempermudah suplai BBM di daerah terdampak bencana di Aceh.

    Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, serta mitra logistik guna memastikan penyaluran energi berjalan lancar sebagai bagian dari dukungan terhadap pemulihan masyarakat dan perekonomian daerah terdampak bencana.

  • Pertamina Patra Niaga Hadirkan Kids Corner di Serambi MyPertamina, Jadi Favorit Keluarga Saat Natal dan Tahun Baru

    Pertamina Patra Niaga Hadirkan Kids Corner di Serambi MyPertamina, Jadi Favorit Keluarga Saat Natal dan Tahun Baru

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Kehadiran Serambi MyPertamina sebagai tempat singgah sementara gratis selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu titik yang ramai dimanfaatkan pemudik adalah Serambi MyPertamina di SPBU Pertamina Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek yang menjadi jalur utama perjalanan masyarakat menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah.

    Beragam fasilitas yang tersedia, khususnya playground atau kids corner, dinilai membantu keluarga yang melakukan perjalanan jauh agar anak-anak tetap nyaman dan perjalanan terasa lebih menyenangkan.

    Salah satu pengguna Serambi MyPertamina di Rest Area KM 57, Amri, warga Lampung yang tengah melakukan perjalanan menuju Bandung, mengaku fasilitas yang tersedia sangat membantu keluarganya selama perjalanan.

    “Perjalanannya cukup jauh, anak-anak biasanya cepat bosan kalau terus di mobil. Kebetulan saya dapat info ada kids corner dan semuanya gratis, jadi sangat membantu,” ujar Amri.

    Tak hanya memanfaatkan fasilitas bermain anak, Amri juga mencoba layanan lain yang tersedia di Serambi MyPertamina KM 57.

    “Saya juga sempat coba kursi pijat, itu membantu banget, ada juga barber untuk potong rambut. Menarik sih fasilitasnya. Jadi istirahatnya bukan cuma bapaknya, tapi anak-anak juga bisa refresh. Sangat membantu untuk yang mau mudik, saya rekomendasikan untuk singgah di sini”, tambah Amri.

    Apresiasi serupa disampaikan Esther, warga Jakarta yang melakukan perjalanan liburan menuju Bandung dan singgah di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek. Menurutnya, keberadaan fasilitas istirahat gratis dengan berbagai pilihan layanan menjadi nilai tambah bagi pengguna jalan.

    “Biasanya kalau ke rest area cuma isi bensin, ke toilet, atau makan. Tapi dengan fasilitas seperti ini, anak-anak bisa main dengan gembira”, ungkap Esther.

    Esther berharap layanan Serambi MyPertamina dapat terus dikembangkan ke lebih banyak titik ke depannya.

    “Kalau bisa fasilitas seperti ini ke depannya diperbanyak, karena ini sangat membantu masyarakat”, lanjut Esther.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menyampaikan bahwa kehadiran Serambi MyPertamina di Rest Area KM 57 merupakan bagian dari kesiapan layanan perusahaan dalam mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat selama Nataru.

    “Serambi MyPertamina kami hadirkan sebagai ruang singgah yang nyaman di titik-titik perjalanan utama, termasuk di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek. Kami berharap masyarakat dapat beristirahat sejenak, memulihkan energi, dan melanjutkan perjalanan dengan lebih tenang bersama keluarga”, ujar Roberth.

    Roberth menambahkan, selama periode Nataru, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 34 titik Serambi MyPertamina yang terdiri dari 5 titik Serambi MyPertamina di SPBU Pertamina pada rest area jalur tol. Selain itu, terdapat 29 unit Serambi MyPertamina Mini/Compact yang tersebar di bandar udara, pelabuhan, dan sejumlah lokasi wisata di berbagai wilayah Indonesia.

    Untuk mendukung kemudahan akses informasi, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan dukungan digital melalui fitur Trip Planner di aplikasi MyPertamina, yang memungkinkan masyarakat melihat lokasi Serambi MyPertamina sebagai titik istirahat yang terintegrasi dalam rute perjalanan.

    Informasi selengkapnya mengenai lokasi dan layanan Serambi MyPertamina dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina atau dengan menghubungi Pertamina Contact Center 135.

  • Telkomsel Bebaskan Biaya Berlangganan bagi Pelanggan Halo dan IndiHome Terdampak Bencana di Sumatera

    Telkomsel Bebaskan Biaya Berlangganan bagi Pelanggan Halo dan IndiHome Terdampak Bencana di Sumatera

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA- Telkomsel menyampaikan empati dan solidaritas mendalam kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejak awal terjadinya musibah, Telkomsel berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat melalui percepatan pemulihan jaringan, penyaluran bantuan sosial, serta kebijakan khusus bagi pelanggan terdampak.

    Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan bahwa akses komunikasi merupakan kebutuhan krusial bagi masyarakat di tengah situasi bencana.

    “Kami memahami bahwa dalam kondisi darurat, komunikasi menjadi kebutuhan yang sangat penting. Oleh karena itu, Telkomsel tidak hanya berfokus pada pemulihan jaringan, tetapi juga menghadirkan kebijakan yang meringankan beban pelanggan agar mereka tetap terhubung dengan keluarga dan layanan penting,” ujar Abdullah Fahmi.

    Telkomsel mencatat progres signifikan dalam pemulihan jaringan. Hingga saat ini, sekitar 98 persen site di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah kembali beroperasi normal. Sementara itu, proses pemulihan di wilayah Aceh terus dipercepat secara intensif.

    Untuk mendukung percepatan tersebut, Telkomsel mengerahkan tim teknis yang bersiaga selama 24 jam di lapangan. Selain itu, ratusan perangkat pendukung jaringan seperti genset, baterai, dan rectifier turut didistribusikan melalui jalur udara maupun darat.

    “Tim teknis kami bekerja tanpa henti untuk memastikan layanan komunikasi dapat segera pulih dan dimanfaatkan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti ini,” tambah Abdullah Fahmi.

    Melalui program TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity), Telkomsel tidak hanya memprioritaskan pemulihan jaringan, tetapi juga aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan. Perusahaan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial, untuk mendistribusikan kebutuhan pokok serta memberikan pendampingan psikososial di sejumlah lokasi pengungsian.

    Sebagai bentuk kepedulian nyata, Telkomsel memberlakukan pembebasan biaya berlangganan (tagihan) bagi pelanggan Telkomsel Halo dan IndiHome yang terdampak bencana. Penyesuaian tagihan dilakukan secara otomatis, dan pelanggan akan menerima pemberitahuan resmi melalui SMS maupun WhatsApp dari IndiHome.

    Pelanggan IndiHome juga dapat mengecek status pembebasan tagihan melalui laman resmi: 👉 http://tsel.id/penyesuaiantagihanindihome

    Selain itu, Telkomsel menghadirkan Paket Siaga Peduli tanpa biaya tambahan, dengan pilihan 3GB kuota internet atau 300 menit telepon dan 1.000 SMS, guna membantu pelanggan tetap terhubung selama masa darurat.

    “Kami berharap kebijakan pembebasan tagihan dan Paket Siaga Peduli ini dapat memberikan ruang bagi pelanggan untuk fokus pada keselamatan dan pemulihan bersama keluarga,” jelas Abdullah Fahmi.

    Telkomsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel atau IndiHome, serta memastikan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Call Center 188 atau mengunjungi GraPARI terdekat.

    Telkomsel menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi akibat bencana dan menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pemulihan jaringan berjalan optimal dan layanan komunikasi masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin.

  • Pertamina Patra Niaga Pulihkan Bertahap Pasokan BBM ke SPBU di Bener Meriah dan Aceh Tengah melalui Distribusi Udara

    Pertamina Patra Niaga Pulihkan Bertahap Pasokan BBM ke SPBU di Bener Meriah dan Aceh Tengah melalui Distribusi Udara

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Pertamina Patra Niaga terus mempercepat pemulihan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Upaya ini dilakukan melalui skema distribusi darurat, termasuk pemanfaatan pesawat Air Tractor untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya masih terbatas.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa distribusi BBM ke Bener Meriah dilakukan secara bertahap dan adaptif mengikuti kondisi lapangan.

    “Distribusi BBM ke wilayah Bener Meriah saat ini dilakukan melalui jalur udara menggunakan pesawat Air Tractor setiap hari, selama kondisi cuaca memungkinkan. Skema ini kami jalankan sejak 13 Desember 2025 untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dan operasional penanganan bencana tetap terpenuhi hingga situasi benar-benar membaik,” jelas Fahrougi.

    Fahrougi menambahkan, penyaluran BBM juga mulai menjangkau SPBU setempat seiring dengan mulai pulihnya akses distribusi.

    “Pada 16 dan 18 Desember, kami telah merealisasikan penyaluran BBM ke SPBU 13.245.409 dan SPBU 14.245.464 di Kabupaten Bener Meriah. Pada hari ini (19/12), kami juga telah menyalurkan BBM ke SPBU 14.245.438 dan SPBU 14.245.499 di Kabupaten Aceh Tengah. Sebelumnya, pasokan BBM juga difokuskan untuk mendukung operasional alat berat dan kebutuhan penanganan darurat di wilayah terdampak,” tambahnya.

    Hingga saat ini, total 29.500 liter BBM telah disalurkan ke wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah, yang terdiri atas 11.500 liter Biosolar dan 18.000 liter Pertalite. Dari jumlah tersebut, 16.000 liter dialokasikan untuk dukungan penanganan bencana melalui BNPB dan TNI, serta 10.000 liter Pertalite dan 3.500 liter Solar untuk penyaluran perdana ke SPBU.

    Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen nasional Pertamina dalam menjaga ketahanan energi, khususnya di wilayah terdampak bencana.

    “Pertamina Patra Niaga secara nasional mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk memastikan pasokan BBM tetap terjaga, termasuk melalui jalur darat, laut, dan udara. Distribusi menggunakan Air Tractor di Aceh merupakan wujud nyata komitmen kami agar layanan energi tetap hadir di tengah keterbatasan akses dan kondisi darurat,” ujar Roberth.

    Roberth menambahkan, Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran hingga kondisi di wilayah terdampak sepenuhnya pulih.

  • Untitled post 173975

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — CIMB Niaga Syariah memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan bisnis korporasi melalui solusi keuangan syariah yang inovatif. Kali ini, bank menghadirkan tiga produk unggulan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan investasi dan modal kerja nasabah secara lebih optimal.

    Produk pertama, Sharia Restricted Investment Account (SRIA) DIX iB, merupakan instrumen investasi berbasis prinsip bagi hasil yang menawarkan potensi imbal hasil menarik dengan risiko yang terkendali. Produk ini memungkinkan perusahaan memanfaatkan dana yang belum digunakan dalam operasional untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

    Sementara itu, Pembiayaan Sewa iB hadir sebagai alternatif pembiayaan modal kerja melalui skema sewa jangka panjang. Dengan mekanisme off balance sheet, produk ini membantu nasabah menjaga kesehatan struktur keuangan, meningkatkan fleksibilitas arus kas, dan membuka peluang ekspansi usaha tanpa harus menambah kepemilikan aset.

    Produk ketiga, Inventory Purchase iB, berfokus pada pengelolaan persediaan dan piutang usaha. Produk ini memudahkan perusahaan mengamankan stok untuk operasional di masa depan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menjaga rasio leverage sehingga nasabah dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis inti.

    Menurut Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, ketiga produk ini bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi juga menjadi solusi strategis bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi usaha, kesehatan keuangan, dan kesinambungan pertumbuhan.

    “Melalui produk-produk ini, CIMB Niaga Syariah ingin menjadi mitra strategis bagi nasabah korporasi, menghadirkan solusi yang kompetitif dan mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” ujar Pandji, Jumat (19/12/2025) di Jakarta.

    Seluruh produk telah tersedia sejak 2025 dan dipasarkan melalui Relationship Manager CIMB Niaga Syariah, menegaskan komitmen bank dalam menghadirkan layanan personalisasi sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan.

    Pandji menambahkan, pengembangan portofolio produk ini juga menjadi fondasi penting bagi CIMB Niaga Syariah dalam menghadapi ekspansi bisnis 2026. Dengan tetap berpegang pada prinsip syariah, bank memastikan setiap solusi yang diberikan tidak hanya bermanfaat bagi nasabah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan ekosistem usaha syariah secara lebih luas.

  • Wujudkan Diversifikasi Pasokan, PGN dan Dart Energy Kerjasama Pemanfaatan CBM dari WK GMB Tanjung Enim

    Wujudkan Diversifikasi Pasokan, PGN dan Dart Energy Kerjasama Pemanfaatan CBM dari WK GMB Tanjung Enim

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (“PGN”) dan Dart Energy (Tanjung Enim) Pte. Ltd (“Dart Energy”) berkolaborasi dalam rencana pemanfaatan pasokan gas yang berasal dari pengembangan lapangan gas metana batubara atau Coalbed Methane (CBM) dari Wilayah Kerja Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam upaya bersama mengoptimalkan potensi sumber daya gas domestik sekaligus mendukung diversifikasi pasokan gas bumi nasional.

    PGN dan Dart Energy menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dimana Dart Energy akan memasok CBM kepada PGN pada Rabu, (17/12/2025). Inisiatif ini akan menambah alternatif sumber pasokan, sekaligus memperkuat ketahanan energi melalui pemanfaatan potensi gas yang sebelumnya belum optimal.

    “Pemerintah memberikan apresiasi PGN serta Dart Energy atas tercapainya PJBG ini. Pemerintah mendukung penuh dan mengupayakan Tanjung Enim menjadi Proyek Strategis Nasional. Semoga melalui PJBG ini penyaluran gas dari Tanjung Enim secara tepat waktu untuk memenuhi industri, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah setempat dan menjadi best practice pemanfaatan CBM yang berkontribusi nyata pada kedaulatan energi,” ujar Firdaus Wajdi selaku Sub Koordinator Penyiapan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Non Konvensional Ditjen Migas.

    SKK Migas mengapresiasi bahwa PJBG ini merupakan capaian yang sangat penting, bukan sekedar pemanfaatan gas bumi, tetapi juga CBM. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, meliputi Ditjen Migas, SKK Migas, KKKS, PGN, dan NU Energy. Dukungan dan upaya dari PGN turut mewujudkan pemanfaatan CBM yang akan diintegrasikan dengan infrastruktur yang tersedia, baik melalui jaringan pipa maupun beyond pipeline.

    “Melalui kerja sama ini, PGN sebagai Subholding Gas Pertamina siap mendukung pengembangan dan pemanfaatan WK GMB Tanjung Enim. Dengan pengalaman dan kapabilitas PGN dalam mengelola infrastruktur yang terintegrasi, diharapkan dapat menjembatani sumber gas dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelanggan,” ujar Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama saat mewakili PGN dalam penandatanganan PJBG.

    “CBM menjadi new chapter dalam pemanfaatan energi di Indonesia. Kerjasama ini akan mendukung tiga hal, pertama adalah pemanfaatan clean energy yang sejalan dengan upaya pemerintah di masa transisi energi menuju NZE 2060. Kedua, CBM yang dimanfaatkan dalam kerja sama ini diproduksi dari sumber domestik sehingga signifikan dalam optimalisasi energi dalam negeri. Ketiga adalah unlock resource CBM yang berpeluang untuk mendorong Indonesia memiliki new resource dalam pemenuhan supply – demand energi nasional,” ujar CEO NuEnergy Gas Lim Beng Hong. NuEnergy Gas merupakan perusahaan induk (holding company) dari Dart Energy.

    Lim Beng Hong menambahkan bahwa mereka melihat kerjasama ini lebih dari jual beli gas tetapi strategic partnership dan siap untuk kerjasama yang lebih lanjut ke depannya.

    PGN juga berharap bahwa kolaborasi antara PGN dan Dart Energy dapat dikembangkan lebih lanjut melalui peluang kerja sama lainnya yang saling memberikan nilai tambah. Dengan semangat kemitraan jangka panjang, PGN optimistis kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi industri, masyarakat, dan perekonomian nasional.

     

    PGN mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya kerja sama ini. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi positif pada agenda ketahanan energi dan transisi energi Indonesia secara bertahap maupun berkelanjutan.

  • Kejari Muba Sukses Raih Predikat WBK 2025 

    Kejari Muba Sukses Raih Predikat WBK 2025 

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Banyuasin berhasil meraih prediksi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB). Serta kompetisi BeAKHLAK di lingkungan Kejaksaan RI 2025.

    Penghargaan itu diberikan Plt Wakil Jaksa Agung Prof Dr Asep N Mulyana SH MHum kepada Kajari Muba Aka Kurniawan SH MH bersama satuan kerja lain yang telah berhasil meraih predikat WBK 2025, di aula lantai 11 gedung utama Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kajari Muba Aka Kurniawan SH MH melalui Kasi Intelejen Abdul Harris Augusto SH MH dalam siaran persnya mengatakan, penganugerahan zona integritas menuju WBK ini diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi pimpinan kepada satuan kerja dan insya Adhyaksa yang telah menunjukkan kualitas pelayanan publik.

     

    Serta mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

    “Ini bentuk dari pimpinan menuju zona bebas dari korupsi serta meningkatkan pelayanan publik, ” ucap Harris.

     

    Selain itu, lanjut Harris, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan motivasi bagi seluruh jajaran Kejaksaan untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan kepercayaan publik.

    “Keikutsertaan Kejari Muba dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan penuh terhadap program reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola kelembagaan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, ” tegasnya.

     

    Maka dari itu, melalui kegiatan ini, diharapkan semangat serta nilai-nilai integritas dan BerAKHLAK yang diperoleh dapat terus diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan dalam setiap aspek pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Kedepan, Kejari Muba berkomitmen untuk menjaga konsistensi pelaksanaan Zona Integritas. Agar tidak bersifat seremonial semata, dengan terus memperkuat internalisasi nilai-nilai BerAKHLAK kepada seluruh pegawai melalui pembinaan berkelanjutan, pengawasan melekat, serta keteladanan pimpinan, “jelasnya.

    Selain itu, peningkatan koordinasi antar seksi dan optimalisasi kinerja pelayanan publik akan terus dilakukan guna mewujudkan institusi Kejaksaan yang bersih, profesional, dan berintegritas.

  • Pertamina Patra Niaga Tambah 6 Mobil Tangki LPG Total Kapasitas 90 MT ke Wilayah Bencana Aceh

    Pertamina Patra Niaga Tambah 6 Mobil Tangki LPG Total Kapasitas 90 MT ke Wilayah Bencana Aceh

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Pertamina Patra Niaga terus memperkuat upaya percepatan pemulihan pasokan LPG di wilayah Aceh dengan menambah 6 unit mobil tangki LPG (skid tank) dengan kapasitas total 90 MT. Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan untuk memastikan distribusi LPG berjalan optimal pasca bencana.

    Sebelumnya Pertamina Patra Niaga telah mengerahkan 24 Mobil Tangki LPG (skid tank) dengan total kapasitas 358 MT untuk menambah armada dalam menyalurkan pasokan LPG di wilayah terdampak bencana Aceh.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam percepatan pemulihan pasokan energi, khususnya di wilayah yang tengah menghadapi tantangan akses yang tidak mudah akibat bencana banjir dan longsor.

    “Pertamina Patra Niaga mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memastikan pasokan LPG di Aceh terpenuhi. Total 30 unit Mobil Tangki LPG dioperasikan untuk memperkuat armada angkutan pasokan LPG di Aceh.

    Per kemarin (16/12), 6 Unit Mobil Truk yang mengangkut LPG dikerahkan melalui jalur laut dengan total lebih dari 10.000 tabung LPG yang diangkut dan disalurkan secara bertahap ke wilayah terdampak di Aceh, menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat. Tambahan 6 mobil truk LPG yang dikirimkan melalui Pelabuhan Krueng Geukeuh memperkuat armada penyaluran, dari sebelumnya telah ada 11 armada truk LPG yang dikirim ke wilayah Aceh. Hal ini merupakan bentuk percepatan distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi, terutama di tengah proses pemulihan pasca bencana”, ujar Roberth.

    Ia menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyaluran LPG berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Daerah juga telah melaksanakan operasi pasar LPG 3 Kg di Provinsi Aceh selama periode 6–15 Desember 2025, dengan total penyaluran mencapai 14.560 tabung, yang tersebar di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

    Operasi pasar ini menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan LPG di tengah keterbatasan akses distribusi darat serta menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat.

    Sebagai informasi, pasokan LPG ke wilayah Aceh sempat menghadapi tantangan akibat terputusnya jalur darat dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh. Menyikapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan distribusi melalui jalur laut menggunakan moda kapal Ro-Ro (Roll-on/Roll-off), sebagai perbantuan pengiriman skid tank LPG dari Lhokseumawe ke Banda Aceh, guna menopang pasokan ke wilayah Pidie Jaya dan Bireuen.

    “Pengiriman LPG melalui jalur laut dengan kapal Ro-Ro telah tiba di Banda Aceh pada hari Minggu (14/12). Ini merupakan alternatif terbaik yang dapat kami lakukan saat ini, meskipun distribusi masih dilakukan secara bertahap dan memerlukan pengaturan lanjutan karena belum sepenuhnya sesuai dengan tingkat permintaan. Kami terus berupaya maksimal untuk melakukan percepatan pemulihan pasokan di Aceh. Kembali kami mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggunjawabkan sehingga menyebabkan panic buying, apalagi memanfaatkan kesempatan dengan menjual kembali LPG dengan harga tidak wajar”, pungkasnya.

    Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan. Informasi lebih lanjut terkait layanan dan distribusi energi dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center 135.

  • Pertamina Peringati Hari Jadi dengan Penghijauan Ratusan Hektare Lahan

    Pertamina Peringati Hari Jadi dengan Penghijauan Ratusan Hektare Lahan

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Komitmen untuk melestarikan lingkungan dan mengurangi emisi karbon, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation melaksanakan program penghijauan bertepatan dengan HUT ke-68 Pertamina.

    Berkolaborasi dengan tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Pertamina Foundation menanam ratusan ribu pohon di ratusan hektare lahan sebagai langkah konkret menjaga ketahanan ekosistem, meningkatkan tutupan hijau, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan.

    Dimulai dari program pemulihan ekosistem hulu Daerah Aliran Sungai (DAS), khususnya DAS Babon dan DAS Citarum, melalui penanaman bersama UNDIP dan ITB. Sementara itu, kolaborasi dengan UGM difokuskan pada rehabilitasi hutan dan pemulihan vegetasi di kawasan karst Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono, menyampaikan bahwa langkah penghijauan ini sangat mendesak di tengah meningkatnya bencana banjir dan kerusakan ekosistem di berbagai wilayah.

    “Pohon yang ditanam merupakan titipan untuk generasi mendatang dan harus dirawat bersama agar dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi masyarakat untuk masa kini dan generasi mendatang,” ujar Condro, Kamis (11/12).

    Total sebanyak 129.552 pohon ditanam di KHDTK Wanadipa UNDIP dan KHDTK Gunung Geulis ITB pada area lebih dari 105 hektare. Penanaman pohon dilakukan dengan pendekatan multistory agroforestry yang mengombinasikan fungsi ekologi dan ekonomi, sehingga kawasan hutan tidak hanya pulih tetapi juga produktif bagi kelompok tani hutan dan kelompok wanita tani.

    President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menegaskan bahwa penghijauan berbasis pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan menjadi fokus utama program Hutan Lestari.

    “Penghijauan menjadi upaya paling nyata dalam menjaga keberlanjutan bumi. Melalui penanaman pohon yang terencana, kamu bukan hanya menambah tutupan hijau, tetapi juga memperkuat kualitas lingkungan, meningkatkan ketahanan ekosistem, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kami berkomitmen memastikan setiap pohon yang ditanam hari ini menjadi warisan berharga bagi masyarakat,” ujar Agus.

    Terletak di KHDTK Wanadipa UNDIP, Ungaran Timur, Pertamina Foundation menanam 48.000 pohon di lahan seluas 48 hektare. Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa penanaman ini menjadi ikhtiar jangka panjang menjaga keseimbangan ekosistem hulu DAS Babon.

    “Ini bukan sekadar gerakan penghijauan, tetapi upaya menjaga hulu DAS Babon agar banjir di wilayah hilir dapat dikurangi. Dengan keterlibatan kelompok tani, kami berharap kawasan ini tumbuh menjadi paru-paru penting bagi Jawa Tengah sekaligus laboratorium alam bagi generasi mendatang,” ujarnya.

    Sementara pada KHDTK Gunung Geulis ITB, Sumedang, Pertamina Foundation menanam 81.552 pohon pada area 57,51 hektare sebagai bagian dari konservasi hulu DAS Citarum. Tanaman yang digunakan mencakup puspa, rasamala, durian, alpukat, hingga kopi dan kakao.

    Dekan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem hutan.

    “Kolaborasi ini bukan semata menanam pohon, tetapi menanam masa depan. Restorasi hulu DAS harus berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat. Dukungan Pertamina memperkuat kapasitas kelompok tani dan kelompok wanita tani agar manfaatnya berlangsung berkelanjutan,” ungkapnya.

    Selain fokus pada penghijauan lahan DAS, Pertamina Foundation bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). memperluas program penghijauan melalui penanaman 300.000 pohon pada area 534 hektare di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta.

    Penanaman akan dilakukan di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Yogyakarta yang terbagi dalam 5 wilayah Bagian Daerah Hutan (BDH), seperti BDH Paliyan, BDH Karangmojo, BDH Panggang, BDH Playen, dan BDH Kulonprogo–Bantul.

    Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU berharap sinergi ini mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang kesejahteraan yang lebih baik bagi warga sekitar kawasan hutan.

    “Lewat sinergi ini, kami memperkuat komutmen bersama untuk memulihkan lahan kritis secara terencana, terukutr, dan berkelanjutan,” ujarnya.

    Program penghijauan ini menjadi bagian penting implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mampu mendukung Tridarma Perguruan Tinggi, Astacita Pemerintah, Sustainable Development Goals (SDGs), serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

  • Upaya Pertamina Bersihkan Puskesmas Rantau, Pulihkan Layanan Kesehatan Masyarakat Aceh Tamiang

    Upaya Pertamina Bersihkan Puskesmas Rantau, Pulihkan Layanan Kesehatan Masyarakat Aceh Tamiang

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Fokus pada pemulihan wilayah terdampak, PT Pertamina (Persero) melakukan pembersihan Puskesmas Rantau di Posko Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (14/12).

    Konsistensi kehadiran Pertamina walaupun telah dua minggu pascabencana, tak hanya membawa bantuan, tapi untuk langsung menemani warga Aceh Tamiang dari dekat.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengungkapkan, program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pertamina Peduli telah menggerakkan hati para Relawan Pertamina untuk terjun langsung ke lokasi terdampak. Sehingga saat ini, tak hanya meningkatkan upaya distribusi energi BBM dan LPG ke wilayah-wilayah terdampak, para relawan juga memberikan bantuan kemanusiaan serta berpartisipasi aktif dalam upaya pemulihan lokasi tersebut.

    “Relawan Pertamina Peduli hadir di berbagai lokasi, di Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh. Mereka mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, sehingga Pertamina dapat menyalurkan bantuan yang memang diperlukan oleh masyarakat setempat,” jelas Baron.

    Salah satunya di Aceh Tamiang, wilayah yang sempat terisolir tak dapat ditembus karena akses jalan yang terputus. Selain membagikan bantuan kebutuhan hidup, Relawan Pertamina Peduli juga memperhatikan aspek kesehatan dan sanitasi yang sangat dibutuhkan oleh warga.

    Pada Minggu 14 Desember 2025, tujuh relawan yang merupakan Perwira Pertamina dan relawan dari Wanadri, mulai membersihkan Puskesmas Aceh Tamiang. Untuk mendukung kegiatan tersebut, relawan dilengkapi satu unit truk tangki air berkapasitas 7.000 liter guna mempercepat proses pembersihan area Puskesmas.

    Ridha Handika Putra, Komandan Posko Pemulihan Pertamina Aceh Tamiang menyampaikan bahwa proses pemulihan Puskesmas Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, dilakukan secara bertahap selama tiga hari agar fasilitas layanan kesehatan dapat segera kembali beroperasi pascabencana banjir dan longsor.

    “Hari pertama kami fokus membuka akses menuju Puskesmas sekaligus melakukan pembersihan tahap awal dan pengeluaran barang-barang terdampak. Hari kedua dilanjutkan dengan pembersihan lumpur di seluruh area fasilitas, dan pada hari ketiga akan dilakukan pembersihan akhir sekaligus penyerahan genset untuk mendukung operasional layanan kesehatan,” ujar Ridha, yang dalam kesehariannya merupakan Operator I HVU II, Kilang Pertamina International Refinery Unit III Plaju.

    Puskesmas menjadi satu titik utama untuk menjaga kesehatan warga, terlebih memasuki hari ke-18 pascabencana, keluhan kesehatan masyarakat mulai meningkat, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), ruam kulit, diare, serta luka terbuka akibat benturan maupun terkena benda tajam. Kelompok lanjut usia juga membutuhkan akses obat-obatan secara rutin.

    “Karena itu, penting bagi kami untuk segera membantu pemulihan layanan kesehatan di lokasi ini. Tidak hanya untuk penanganan medis awal, tetapi juga untuk mendata kondisi kesehatan warga terdampak agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran,” tambahnya.

    Fairul Anwar, Satuan Pengamanan Puskesmas Rantau, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima pascabencana.

    “Kami benar-benar berterima kasih kepada Relawan Pertamina Peduli dan Pertamina. Di kondisi seperti ini, bantuan yang datang sangat berarti buat kami. Dari membuka akses, membersihkan puskesmas, sampai bantuan air bersih dan genset, semuanya sangat membantu supaya Puskesmas Rantau bisa cepat dipakai lagi oleh warga yang butuh berobat,” ujar Fairul.

  • Pertamina Optimalkan Distribusi BBM dan LPG di Aceh Melalui Skema Alternatif Pascabencana

    Pertamina Optimalkan Distribusi BBM dan LPG di Aceh Melalui Skema Alternatif Pascabencana

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) terus mengupayakan pemulihan distribusi energi di sejumlah wilayah Aceh pascabencana dengan menerapkan berbagai skema alternatif, baik untuk penyaluran BBM maupun LPG.

    Untuk komoditas LPG, kendala distribusi terjadi di beberapa wilayah Aceh akibat terbatasnya akses logistik pascabencana. Sebagai langkah mitigasi, Pertamina telah menyalurkan LPG melalui jalur laut menggunakan kapal Ro-Ro dari Lhokseumawe ke Banda Aceh dengan total pengiriman mencapai 990 metrik ton LPG. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan LPG bagi masyarakat dan mempercepat proses pemulihan distribusi di wilayah terdampak.

    Sementara itu, untuk komoditas BBM, kendala distribusi terjadi di wilayah Aceh Tamiang. Pertamina melakukan penguatan suplai dengan mengoptimalkan jalur distribusi yang masih memungkinkan agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan.

    Saat ini, terdapat dua SPBU di Aceh Tamiang yang beroperasi dengan dukungan genset sebagai sumber listrik karena kondisi kelistrikan yang belum sepenuhnya pulih. Selain itu, penyaluran BBM juga dilakukan melalui skema canting, yaitu penyaluran BBM dari drum dengan metode sedot manual, sebagai solusi sementara agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM di tengah keterbatasan sarana operasional.

    Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan, serta mengatur waktu pembelian agar tidak dilakukan secara bersamaan.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa seluruh upaya pemulihan distribusi energi dilakukan secara bertahap dan kolaboratif

    “Pemulihan distribusi energi di wilayah terdampak bencana terus dilakukan bersama berbagai pihak dan difokuskan pada skala prioritas, seperti operasional fasilitas layanan publik, rumah sakit, serta kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat,” pungkas Fahrougi.

  • Pertamina Patra Niaga Salurkan Total 983 Tabung LPG untuk Dukung Dapur Umum Korban Banjir di Sumatera

    Pertamina Patra Niaga Salurkan Total 983 Tabung LPG untuk Dukung Dapur Umum Korban Banjir di Sumatera

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Pertamina Patra Niaga Salurkan Total 983 Tabung LPG untuk Dukung Dapur Umum Korban Banjir di Sumatera

    Jakarta, 14 Desember 2025 – Pertamina melaui Pertamina Patra Niaga terus bergerak cepat menyalurkan bantuan untuk mendukung percepatan penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga tercatat telah menyalurkan total 983 tabung LPG untuk memenuhi kebutuhan operasional dapur umum dan posko pengungsian di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bantuan Bright Gas untuk memastikan pasokan LPG di Dapur Umum untuk memasak di pengungsian tetap aman.

    “Kami terus memantau kondisi di lapangan. Hingga kini, total 983 tabung LPG telah kami salurkan, yang terdiri dari 244 tabung pada tahap tanggap darurat awal dan tambahan 739 tabung Bright Gas 12 kg yang difokuskan untuk wilayah Aceh dan sekitarnya. Harapan kami, dapur umum dapat terus beroperasi maksimal melayani kebutuhan pangan pengungsi,” ujar Roberth.

    Adapun bantuan untuk mendukung dapur umum pada beberapa harir terakhir berupa 739 tabung Bright Gas disalurkan untuk operasional posko dapur umum di Provinsi Aceh untuk posko di Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Gayo Lues.

    Sementara itu, 244 tabung lainnya telah tersebar sebelumnya di berbagai titik dapur umum yang mencakup wilayah Sumatera Barat (Padang, Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar), Sumatera Utara (Tapanuli Tengah, Medan), hingga sebagian wilayah Aceh.

    “Dukungan ini adalah wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk hadir di tengah masyarakat. Kami terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar penyaluran energi, baik BBM maupun LPG, tepat sasaran dan membantu mempercepat pemulihan pascabencana,” tutup Roberth.

  • Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk 3.000 Anak-anak Pondok Pesantren dan Yayasan Sosial

    Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk 3.000 Anak-anak Pondok Pesantren dan Yayasan Sosial

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pertamina, Pertamina Patra Niaga menggelar kegiatan Santunan dan Doa Bersama yang menghadirkan anak-anak dari pondok pesantren dan Yayasan Sosial di seluruh regional Pertamina Patra Niaga.

    Untuk kegiatan santunan dan doa bersama di kantor pusat dilaksanakan pada Jumat (12/12). Kegiatan ini dilaksanakan bersama 5 pondok pesantren dan yayasan lintas agama sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memberikan kepedulian sosial dalam keberagaman.

    Adapun lima yayasan yang turut hadir pada kegiatan di kantor pusat di Jakarta meliputi Yayasan Siti Aminah Al Mu’awanah, Yayasan Amal Saya Peduli, Yayasan Yatim dan Dhuafa Ponpes Manba’ul Khairaat, Yayasan Kampus Diakonia, serta Estetika Teras Ragam (Panti Ester). Kehadiran yayasan dari berbagai latar belakang ini mencerminkan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam merangkul keberagaman dan memperkuat nilai toleransi antar umat beragama.

    Tidak hanya terpusat di Jakarta, kegiatan ini juga dilaksanakan di seluruh wilayah Regional Pertamina Patra Niaga di seluruh wilayah Indonesia. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di berbagai daerah tersebut, Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan dan santunan kepada 3.000 anak dari pondok pesantren dan yayasan sosial yang tersebar mulai dari Sumatera hingga Maluku dan Papua. Pelaksanaan kegiatan ini turut melibatkan pula Anak Perusahaan Pertamina Patra Niaga, yaitu Patra Logistik, Pertamina Petrochemical Trading, Pertamina Maintenance and Construction, Pertamina Lubricants, Pertamina Trading and Services, serta Pertamina Retail.

    Acara di kantor pusat di Jakarta dihadiri oleh Direktur SDM dan Penunjang Bisnis Pertamina Patra Niaga, Putut Andriatno yang secara langsung memberikan santunan kepada perwakilan anak-anak dari pondok pesantren dan yayasan sosial. Kehadiran perwakilan jajaran direksi menunjukkan komitmen perusahaan untuk terlibat secara nyata dalam kegiatan sosial dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

    Kegiatan santunan ini bertujuan untuk memberikan dukungan, kasih sayang, serta semangat kepada anak-anak dari berbagai latar belakang agama. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menciptakan ruang kebersamaan serta menumbuhkan rasa saling menghormati antar umat beragama.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur perusahaan sekaligus bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

    “Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan operasionalnya membutuhkan dukungan dan doa dari masyarakat. Momentum ulang tahun ke-68 ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Terlebih di tengah masa tanggap darurat bencana bagi saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kami bersama-sama memanjatkan doa agar mereka diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan untuk bangkit kembali”, ujar Roberth.

    Selain penyaluran santunan, acara juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kelancaran operasional perusahaan, serta pemulihan masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia.

    Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial serta menjunjung nilai keberagaman sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

  • Jurnalis SUARAPUBLIK.ID Raih Juara 1 AJP 2025 Kategori Non-Bisnis Teritori Sumbagsel

    Jurnalis SUARAPUBLIK.ID Raih Juara 1 AJP 2025 Kategori Non-Bisnis Teritori Sumbagsel

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — Jurnalis media lokal Palembang, Adetia Purwaningsih, berhasil meraih Juara 1 Teritori Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) kategori non-bisnis pada ajang Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025.

    Penghargaan tersebut diraih melalui karya jurnalistik berjudul “Mengubah Sisa Jadi Asa: PASTA-30, ODGJ, dan CSR Pertamina untuk Lingkungan”.

    Adetia menerima penghargaan secara langsung pada malam puncak AJP 2025 yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

    Acara tersebut dihadiri jajaran direksi PT Pertamina (Persero), pimpinan media nasional, serta ratusan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.

    Pengumuman pemenang dilakukan secara sederhana dan penuh empati, seiring doa bersama untuk korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra.

    Usai menerima penghargaan, Adetia yang akrab disapa Tia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

    Ia mengaku tidak menyangka karyanya mampu meraih posisi tertinggi di tingkat teritori.

    “Sangat tidak menyangka sebelumnya jika akan menjadi juara pada ajang AJP 2025 tahun ini. Alhamdulillah bisa langsung meraih juara 1 teritori Sumbagsel kategori non-bisnis,” ujar Tia.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses liputan hingga karya tersebut dapat dipublikasikan.

    Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang berdampak bagi masyarakat.

    “Semoga ke depan bisa mempertahankan prestasi ini. Harapannya tahun depan bisa kembali juara dan bahkan naik ke tingkat nasional,” ucapnya.

    Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 secara nasional menetapkan 25 pemenang nasional serta Best of The Best, selain ratusan pemenang di tingkat teritori.

    Sepanjang periode lomba, AJP 2025 mencatat 2.685 karya jurnalistik dari berbagai platform media cetak, daring, radio, dan televisi di seluruh Indonesia.

    Ajang ini menjadi bentuk apresiasi Pertamina terhadap peran jurnalis dalam menyampaikan informasi energi, isu sosial, dan kemanusiaan secara akurat, berimbang, serta berorientasi pada kepentingan publik.

  • OJK Berikan Relaksasi Kredit bagi Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    OJK Berikan Relaksasi Kredit bagi Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah yang dilanda bencana kembali diperkuat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengeluarkan kebijakan perlakuan khusus bagi debitur yang terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Langkah ini ditetapkan setelah OJK melakukan pengumpulan data di lapangan dan menilai bahwa bencana tersebut telah mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk kemampuan membayar para debitur. Kebijakan kemudian diformulasikan melalui Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta pada Rabu (10/12).

    OJK menyatakan, perlakuan khusus tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko agar dampak bencana tidak berkembang menjadi gangguan sistemik pada sektor keuangan. Selain itu, aturan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi di tiga provinsi terdampak.

    Tata kelola teknis perlakuan khusus kredit/pembiayaan mengacu pada POJK Nomor 19 Tahun 2022 tentang Perlakuan Khusus bagi Lembaga Jasa Keuangan pada Daerah dan Sektor Tertentu yang Terkena Dampak Bencana, atau yang dikenal sebagai POJK Bencana.

    Dalam kebijakan tersebut, terdapat beberapa bentuk relaksasi yang diberikan kepada debitur. Pertama, penilaian kualitas kredit dilakukan berdasarkan ketepatan pembayaran (one pillar) untuk plafon hingga Rp10 miliar. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang napas bagi debitur yang usahanya terganggu akibat bencana.

    Kedua, OJK menetapkan bahwa kredit atau pembiayaan yang direstrukturisasi dapat dikategorikan sebagai lancar, baik yang disalurkan sebelum maupun sesudah debitur terdampak bencana. Untuk penyelenggara LPBBTI, restrukturisasi dapat dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari pemberi dana.

    Ketiga, debitur terdampak masih dapat memperoleh pembiayaan baru. Penetapan kualitas kredit untuk fasilitas baru itu dilakukan secara terpisah, sehingga tidak terikat ketentuan one obligor terhadap kredit sebelumnya.

    Kebijakan relaksasi ini akan berlaku selama tiga tahun sejak ditetapkan pada 10 Desember 2025. OJK berharap jangka waktu tersebut cukup bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk kembali memulihkan kondisi finansialnya.

    Di sisi lain, sektor perasuransian juga diminta bergerak cepat dalam menghadapi situasi darurat di wilayah terdampak. OJK menginstruksikan seluruh perusahaan asuransi dan reasuransi untuk mengaktifkan mekanisme tanggap bencana.

    Perusahaan asuransi diwajibkan menyederhanakan proses klaim, memetakan polis yang terdampak, memperkuat komunikasi dengan nasabah, serta melakukan koordinasi intensif dengan BNPB, BPBD, dan reasuradur. Laporan progres penanganan klaim juga harus disampaikan secara berkala kepada OJK.

    Melalui langkah-langkah ini, OJK berharap pemulihan ekonomi dan layanan keuangan bagi korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat berjalan lebih cepat dan terkendali.

  • Telkomsel Melayani Sepenuh Hati di Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Telkomsel Melayani Sepenuh Hati di Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Menyambut momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NARU), Telkomsel menegaskan komitmennya untuk #MelayaniSepenuhHati dengan menghadirkan jaringan yang andal, layanan pelanggan yang mudah dijangkau, serta ragam produk dan penawaran spesial untuk mendukung pengalaman digital terbaik bagi masyarakat Indonesia.

    Kesiapan Jaringan: Tetap Siap dan Andal di Momen Paling Ramai

    Telkomsel memprediksi lonjakan trafik data selama periode NARU, terutama untuk layanan video streaming, social media, dan online gaming. Untuk mengantisipasi kenaikan data payload tersebut, Telkomsel telah melakukan antisipasi dengan mengoptimalkan jaringan 4G dan 5G di 437 titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, jalur mudik, bandara, pelabuhan, area residensial, dan rumah ibadah, serta melakukan pemantauan melalui sebanyak 15 Posko Siaga Network.

    Adapun jaringan 5G Telkomsel tetap tersedia di kota-kota prioritas, akan didukung dengan total lebih dari 5.000 BTS 5G pada akhir 2025, dan diperkuat dengan teknologi AI Autonomous Network. Agar pelanggan tetap nyaman menikmati konektivitas di rumah, Telkomsel juga berupaya menjaga kualitas layanan internet rumah, di antaranya melalui modernisasi perangkat dan perbaikan proaktif.

    Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, menyatakan, “Di momen penuh arti seperti Natal dan Tahun Baru, kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa jaringan Telkomsel selalu siap dan dapat diandalkan. Dengan penguatan jaringan dan teknologi terdepan, kami berkomitmen untuk menjaga kualitas konektivitas agar setiap momen kebersamaan dapat dinikmati dengan lancar.”

    Produk dan Layanan: Hadirkan Kenyamanan di Mana pun Pelanggan Berada

    Untuk memberikan kemudahan akses layanan, Telkomsel telah menyiapkan berbagai produknya, layanan migrasi kartu SIM/eSIM, bantuan layanan MyTelkomsel, sampai dengan penukaran Telkomsel POIN, melalui 17 Posko Utama dan 13 Posko Reguler di berbagai lokasi strategis, serta 1 Posko Digital di TikTok. Selain itu, layanan Telkomsel dapat ditemukan di 437 titik keramaian yang jaringannya telah dioptimalkan.

    Pelanggan juga tetap dapat mengakses layanan pelanggan Telkomsel di aplikasi MyTelkomsel, website telkomsel.com, GraPARI, Call Center 188, media sosial @Telkomsel, dan puluhan ribu mitra Outlet Siaga.

    Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan, “Kami berupaya memastikan pelanggan dapat dengan mudah mengakses layanan Telkomsel selama momen spesial Natal dan Tahun Baru mendatang, baik di Posko, GraPARI, digital, ataupun berbagai titik layanan. Semua tim kami siaga untuk melayani sepenuh hati, memberikan pengalaman yang nyaman dan bersahabat untuk semua kalangan.”

    Penawaran Spesial: Lengkapi Momen NARU dengan Pengalaman Digital Terbaik

    Di momen Natal dan Tahun Baru, Telkomsel memperkaya pengalaman digital lifestyle pelanggan dengan sederet penawaran spesial dari SIMPATI, Halo, dan by.U, termasuk paket data dengan kuota melimpah, bundling konektivitas dengan layanan video streaming, social media, online gaming, program undian, dan masih banyak lagi. Promo internet rumah IndiHome, EZnet, dan Telkomsel Orbit juga tersedia dengan diskon pemasangan baru dan pembayaran di muka, serta upgrade kecepatan tanpa tambahan biaya.

    Pelanggan setia bisa mengakses ragam penawaran spesial untuk bundling perangkat ponsel terbaru serta menukarkan Telkomsel Poin dengan berbagai hadiah dan promo yang tersedia di MyTelkomsel, GraPARI, Posko Telkomsel, maupun mitra resmi Telkomsel.

    *Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng,* menyampaikan, “Melalui kampanye Melayani Sepenuh Hati, kami ingin memperkaya momen Natal dan Tahun Baru pelanggan dengan pengalaman digital yang bermanfaat dan relevan. Ini adalah wujud komitmen Telkomsel untuk selalu hadir dan memberikan nilai tambah melalui konektivitas, solusi, dan layanan yang kami sediakan.”

    Dengan seluruh persiapan tersebut, Telkomsel berharap dapat melayani sepenuh hati untuk menemani setiap perjalanan dan kebersamaan masyarakat Indonesia di penghujung tahun. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman www.telkomsel.com/siaga.

  • PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

    PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menegaskan perlunya percepatan penguatan infrastruktur gas serta kolaborasi lintas pihak untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah proyeksi peningkatan kebutuhan energi gas bumi. Isu tersebut juga menjadi sorotan dalam Energy Insights Forum, Gas Outlook 2026: Powering Energy Resilience with Strong Governance beberapa waktu lalu.

    Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana, mengungkapkan bahwa kebutuhan gas pelanggan PGN diproyeksikan tumbuh 2–3% per tahun. Untuk menjaga kesinambungan suplai, PGN terus mencari sumber gas baru, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan LNG domestik.

    “PGN berperan pada midstream dan downstream. Fokus utama kami adalah memastikan alokasi gas dari Pemerintah dapat mengalir secara andal melalui infrastruktur pipa maupun nonpipa. Di tengah penurunan pasokan gas pipa PGN, kami melakukan diversifikasi sumber dan memaksimalkan infrastruktur yang ada,” ujar Eri.

    Pemanfaatan LNG dinilai semakin berperan penting dalam menjaga kontinuitas suplai, sembari menunggu beroperasinya sumber-sumber gas baru seperti Masela dan Andaman yang berpotensi menjadi pasokan jangka panjang.

    Saat ini PGN mengelola jaringan infrastruktur gas terbesar dan terintegrasi di Indonesia, mencakup lebih dari 35.000 km jaringan pipa, berbagai fasilitas LNG, serta lebih dari 800 ribu sambungan jaringan gas rumah tangga. Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung penyaluran gas ke sektor industri, komersial, serta rumah tangga dan pelanggan kecil.

    PGN menyoroti tiga tantangan utama yang perlu diatasi bersama: availability (ketersediaan pasokan), affordability (keterjangkauan harga, terutama dengan meningkatnya porsi LNG sebagai bauran energi), dan accessibility (kesiapan dan fleksibilitas infrastruktur).

    “Penguatan infrastruktur, baik pipa maupun nonpipa, menjadi kunci agar pasokan dapat terhubung ke titik-titik demand secara efisien. Kami mendorong orkestrasi antara Pemerintah, pelaku hulu, pelaku usaha midstream dan downstream, serta sektor industri, yang menjadi faktor penentu ketahanan energi ke depan. Tentunya PGN tetap mengedepankan aspek kepatuhan (compliance) baik dalam kegiatan operasional maupun investasi korporasi,” tambah Eri.

    PGN berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan penyaluran gas melalui penguatan jaringan, efisiensi operasional, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui upaya bertahap pada aspek pasokan dan infrastruktur, PGN berharap dapat mendukung terjaganya penyediaan energi yang lebih stabil bagi masyarakat dan sektor industri.

  • Pertamina Patra Niaga Hadirkan Rangkaian Promo MyPertamina Bertajuk Bertabur Kebaikan di Bulan Desember

    Pertamina Patra Niaga Hadirkan Rangkaian Promo MyPertamina Bertajuk Bertabur Kebaikan di Bulan Desember

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Menutup tahun 2025 dengan lebih baik, Pertamina Patra Niaga menghadirkan rangkaian promo spesial bertajuk “Bertabur Kebaikan di Bulan Desember” yang dapat dinikmati masyarakat di seluruh Indonesia melalui aplikasi MyPertamina. Sepanjang bulan Desember, pelanggan berkesempatan menikmati berbagai keuntungan mulai dari harga BBM yang lebih hemat, bonus poin, hingga penawaran khusus untuk produk Bright Gas.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa promo akhir tahun ini menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah setia menggunakan layanan Pertamina Patra Niaga sepanjang 2025.

    “Desember selalu identik dengan perjalanan dan aktivitas bersama keluarga. Kami ingin hadir mendampingi masyarakat dengan memberikan pengalaman yang lebih hemat dan nyaman melalui promo MyPertamina,” ujar Roberth.

    Sepanjang bulan Desember, Pertamina Patra Niaga menghadirkan berbagai promo harian. Setiap hari Senin melalui program I Like Monday, pelanggan yang mengisi Pertamax atau Pertamax Turbo berkesempatan mendapatkan potongan harga Rp300 per liter dengan minimal transaksi Rp30.000. Kemudian disetiap harinya, pelanggan juga dapat membeli Bright Gas menggunakan metode pembayaran MyPertamina LinkAja, bisa dapat bonus saldo LinkAja. Memasuki akhir pekan, program Thank God It’s Fuel Day hadir setiap hari Jumat, di mana pelanggan dapat menghemat Rp300 per liter untuk pembelian Pertamax, Pertamax Turbo, atau Pertamina Dex dengan minimal transaksi Rp250.000.

    Promo berlanjut di akhir pekan. Setiap hari Sabtu, pengguna MyPertamina yang membeli Pertamax Series atau Dex Series akan memperoleh double points yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik di aplikasi MyPertamina. Sementara pada hari Minggu, pelanggan yang melakukan pembelian Pertamax Series atau Dex Series dengan minimal transaksi Rp300.000 akan mendapatkan bonus E-Voucher MyPertamina.

    Roberth menambahkan bahwa promo-promo ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat memanfaatkan fitur dan keuntungan yang tersedia di aplikasi MyPertamina. “Semakin sering bertransaksi melalui MyPertamina, semakin banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Tahun baru semakin dekat, dan kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat maksimal dari layanan kami,” tutup Roberth.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo ini, masyarakat dapat mengunduh aplikasi MyPertamina, mengakses situs mypertamina.id, mengikuti media sosial resmi @mypertamina dan @pertaminapatraniaga, atau menghubungi Pertamina Contact Center 135.

  • PGN Salurkan 3 Ton Bantuan Tahap Kedua Gandeng Garuda Indonesia, untuk Korban Bencana Sumatera

    PGN Salurkan 3 Ton Bantuan Tahap Kedua Gandeng Garuda Indonesia, untuk Korban Bencana Sumatera

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina kembali menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Sumatera. Melalui semangat gotong royong bersama Danantara dan Garuda Indonesia, PGN mengirimkan tiga ton bantuan tahap kedua yang ditujukan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh dan sejumlah wilayah lain di Sumatera.

    Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa gotong royong adalah nilai yang terus dijunjung PGN dalam setiap aksi kemanusiaan. Ia menyampaikan bahwa semangat kebersamaan inilah yang membuat respons penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

    “Dalam kondisi darurat seperti ini, kolaborasi adalah kunci. Kami bersama Danantara dan Garuda Indonesia bergerak cepat agar bantuan segera diterima masyarakat yang membutuhkan,” ujar Fajriyah, Selasa (2/12).

    Bantuan tahap kedua yang telah dikirimkan pada Senin (1/12/ 2025) tersebut mencakup kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, dan air mineral, serta perlengkapan ibu dan anak berupa pembalut dan popok bayi. Selain itu, bantuan juga dilengkapi dengan paket kesehatan dan obat-obatan untuk mendukung kebutuhan darurat masyarakat terdampak.

    “Kami memastikan bantuan menjawab kebutuhan paling mendesak di lapangan, mulai dari bahan pangan hingga perlengkapan kesehatan. Harapannya dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi yang sulit,” kata Fajriyah.

    Bantuan tahap kedua ini difokuskan untuk wilayah Aceh yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan dampak bencana paling signifikan. PGN memastikan proses distribusi dilakukan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan oleh BUMN Koordinator Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar dapat menjangkau masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat.

    “Wilayah Aceh menjadi fokus utama pada penyaluran tahap kedua ini karena kondisi di lapangan membutuhkan respons segera,” tuturnya.

    Fajriyah juga berharap wilayah-wilayah yang terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali bangkit. Ia menegaskan bahwa PGN berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga situasi berangsur membaik. “Semoga upaya bersama ini mempercepat pemulihan dan memberikan kekuatan bagi masyarakat terdampak untuk bangkit kembali,” pungkasnya.

    Sebelumnya, PGN telah bergerak cepat menyalurkan bantuan tahap pertama yang difokuskan untuk wilayah Sumatera Utara, salah satu daerah yang pertama kali mengalami dampak besar dari bencana tersebut. Bantuan awal ini mencakup kebutuhan pokok, perlengkapan darurat, serta dukungan logistik lainnya yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Langkah cepat PGN pada tahap pertama menjadi fondasi penting dalam mendukung penanganan awal bencana sekaligus memastikan masyarakat terdampak menerima bantuan secara berkesinambungan.

  • Pertamina Patra Niaga Sediakan Layanan Telepon Khusus Bagi Instansi / Lembaga untuk Kebutuhan BBM dalam Penanganan Bencana di Wilayah Sumatera

    Pertamina Patra Niaga Sediakan Layanan Telepon Khusus Bagi Instansi / Lembaga untuk Kebutuhan BBM dalam Penanganan Bencana di Wilayah Sumatera

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mendukung penanganan bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa pihaknya terus bergerak cepat untuk memastikan suplai energi tetap terjaga di tengah upaya evakuasi dan pemulihan kondisi masyarakat.

    Menurut Mars Ega, kehadiran energi menjadi sangat krusial dalam mendukung operasional penanggulangan bencana seperti transportasi logistik, evakuasi warga, serta layanan darurat lainnya. Karena itu, ketersediaan BBM harus dipastikan aman dan bisa diakses secara cepat oleh pihak terkait di lapangan.

    Untuk memastikan koordinasi kebutuhan BBM berjalan lebih responsif, Pertamina Patra Niaga menyiapkan Nomor Telepon Khusus yang dapat dihubungi oleh Instansi/Lembaga untuk penanganan bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar yang membutuhkan dukungan energi. Nomor layanan tersebut adalah 0822-7692-9620.

    Melalui layanan ini, Pertamina berharap distribusi energi dapat terus terjaga dan menjangkau seluruh titik terdampak secara tepat sasaran. Pertamina Patra Niaga juga memastikan seluruh tim operasional tetap siaga untuk memberikan dukungan terbaik di tengah kondisi darurat ini.

    Sedangkan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait ketersediaan BBM dan LPG di daerah terdampak bencana banjir dan longsor, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

  • CIMB Niaga Luncurkan Fitur Baru OCTO Loan, Limit Pinjaman Kini Bisa Digunakan untuk Transaksi QRIS

    CIMB Niaga Luncurkan Fitur Baru OCTO Loan, Limit Pinjaman Kini Bisa Digunakan untuk Transaksi QRIS

    SURAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus berinovasi untuk menghadirkan solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan masyarakat sesuai purpose Advancing Customers and Society. Terbaru, CIMB Niaga melalui produk pinjaman OCTO Loan meluncurkan fitur Bayar Transaksi Pakai QRIS dari aplikasi OCTO dengan memanfaatkan limit pinjaman OCTO Loan.

    Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyatakan, kehadiran fitur baru ini menjadikan OCTO Loan sebagai produk personal loan yang memiliki fitur lengkap dan dapat digunakan sesuai preferensi nasabah, baik dicairkan ke rekening tabungan sebagai dana tunai maupun untuk transaksi QRIS. Hal ini semakin memudahkan nasabah dalam memenuhi beragam kebutuhan mendesak atau gaya hidup sehari-hari, tanpa harus menunggu tanggal gajian.

    “Kami memahami di tengah kondisi perekonomian saat ini nasabah dan masyarakat membutuhkan solusi keuangan yang cepat, mudah, dan aman, termasuk dana talangan yang fleksibel untuk membantu mengelola keuangan harian secara efisien. Karena itu, kami terus memperkuat OCTO Loan dengan menambahkan fitur transaksi QRIS dari aplikasi OCTO yang bisa digunakan untuk bertransaksi di merchant mana saja dan kapan saja. Dengan demikian, nasabah tidak perlu khawatir dan tetap bisa memenuhi beragam kebutuhannya secara bijak,” kata Noviady di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

    Seperti diketahui, OCTO Loan merupakan fasilitas pinjaman digital yang fleksibel dengan limit kredit bergulir hingga Rp10 juta. Nasabah dapat mencairkan limit secara instan melalui aplikasi maupun website OCTO, dengan suku bunga harian 0,0833% (setara 2,5% per bulan). Fasilitas ini menyediakan dua opsi pembayaran: bayar saat tagihan atau cicilan 1, 3, 6, dan 12 bulan, yang bisa dilunasi lebih awal kapan saja. Setelah pelunasan, limit akan otomatis ter-update dan siap digunakan kembali.

    Berbagai promo menarik hingga 31 Desember 2025. Nasabah bisa menikmati cashback hingga Rp100 ribu untuk transaksi QRIS di merchant pilihan seperti Erafone, Urban Republic, Atria, Depo Bangunan, dan Blibli Store Offline. Untuk pembelanjaan di Blibli.com dan Superindo, tersedia cashback hingga Rp50 ribu. Khusus pengguna baru, tersedia cashback spesial mulai dari Rp30 ribu hingga Rp100 ribu untuk transaksi pertama, baik tarik tunai maupun QRIS.

    Tak hanya itu, CIMB Niaga juga menghadirkan program bebas bunga untuk tenor cicilan 3 bulan, di mana bunga akan dikembalikan dalam bentuk cashback ke rekening nasabah pada bulan angsuran pertama. Seluruh cashback diberikan langsung ke OCTO Pay atau rekening tabungan sesuai ketentuan program.

    Bagi nasabah yang tertarik untuk memanfaatkan fasilitas OCTO Loan, dapat mengajukan dengan proses mudah dan sepenuhnya digital melalui aplikasi OCTO. Nasabah hanya perlu mengisi formulir di aplikasi OCTO, menyertakan e-KTP, dan memiliki penghasilan tetap minimal Rp2 juta per bulan. Proses persetujuan berlangsung cepat dalam 2 hingga 3 hari kerja, dan limit akan langsung tersedia begitu disetujui. Informasi lengkap tentang produk OCTO Loan dapat diakses di cimb.id/kta/octoloan.

    “Dengan fitur baru dan promo yang ditawarkan, OCTO Loan tak sekadar menjadi solusi keuangan digital yang praktis, tetapi juga mendorong nasabah untuk mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang memudahkan sekaligus memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat luas,” pungkas Noviady.

  • Berhasil Naik Kelas, Pertamina Hibahkan Alat Produksi Rp900 Juta ke Finalis dan 24 Champion UMK Academy

    Berhasil Naik Kelas, Pertamina Hibahkan Alat Produksi Rp900 Juta ke Finalis dan 24 Champion UMK Academy

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menetapkan 24 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi Champion dari proses seleksi UMKM unggulan Pertamina, UMK Academy 2025. Finalis dan Champion UMK Academy ini akan mendapatkan hibah alat teknologi tepat guna dengan total nilai Rp 900 juta, untuk meningkatkan kualitas UMKM.

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menjelaskan, 24 Champion sebagai UMKM terpilih dari masing-masing kelas UMK Academy, yakni Go Modern, Go Online, Go Digital dan Go Global, serta 4 Champion kategori Go Green yang usahanya dinilai mendukung kelestarian lingkungan.

    “Pertamina mengapresiasi semua UMKM yang ikut dalam UMK Academy sejak awal proses pendaftaran, 1.430 UMKM. Pelaku usaha terus berproses, hingga terseleksi menjadi 24 yang terlihat peningkatannya pada program masing-masing,” jelas Baron.

    Baron menjelaskan, UMK Academy dimulai sejak Februari hingga November 2025. Mengusung tagline “Beri Energi Baru, Menuju UMK Maju”, ribuan UMKM didorong untuk gigih berkreasi dan meningkatkan ilmunya. Dukungan ini diimbangi dengan pendampingan, pelatihan serta tugas-tugas dari Pertamina.

    Sebanyak 581 lulusan program Pertamina UMK Academy 2025 yang konsisten sampai level nasional, mengerucut menjadi 100 finalis, yang kemudian diperkecil menjadi 24 Champion.

    “Tahapan proses seleksi tentu tak mudah, karena Pertamina membentuk UMKM berdaya saing dan berkualitas. 581 UMKM diharapkan bisa semakin memajukan bisnisnya sekaligus memberikan manfaat untuk lingkungan sekitar,” jelas Baron.

    Lidya SP (Matahari Handycraft) sebagai Champion kelas Go Modern, Nana Rodiana (Tabik) menjadi jawara kelas Go Digital, serta Novita Retnowati (Dapur Sehati) menjadi pemenang kelas Go Online. Selain itu, Melani Septina Mutya Surya (NOBF) memimpin di kelas Go Global.

    Lidya SP, bangga bisa menjuarai kelas Go Modern. Bisnis yang dijalaninya semakin maju setelah mengikuti Pertamina UMK Academy 2025. Ia mendapat berbagai pengetahuan baru tentang pengelolaan usaha, khususnya dalam manajemen usaha, strategi pengembangan produk, dan teknik pemasaran yang efektif.

    “Pengelolaan produksi dan keuangan menjadi lebih rapi, proses produksi makin efisien sehingga zero waste makin optimal. Konten juga lebih konsisten dan profesional sehingga jumlah engagement dan ketertarikan pelanggan meningkat. Pelanggan juga semakin percaya dengan brand sehingga penjualan kami semakin naik,” kata dia.

    Melani Septina Mutya Surya, pemilik NOBF, juara kelas Go Global juga mengatakan hal senada. Ada banyak perubahan positif yang didapatnya setelah mengikuti Pertamina UMK Academy 2025.

    “Saya lebih paham cara mengatur bisnis dengan rapi, mulai dari keuangan, produksi, sampai strategi pemasaran. Hasil penjualan juga meningkat karena cara mempromosikan produk semakin efektif dan makin terarah,” ucap Melani.

    Pertamina UMK Academy 2025 menjadi komitmen Pertamina dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk mewujudkan visi Indonesia Maju. Inisiatif ini selaras dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo–Gibran poin ke-3, menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat industri kreatif, dan menumbuhkan kewirausahaan melalui berbagai pelatihan serta akses permodalan bagi UMKM.

    UMKM berperan vital menjadi tulang punggung perekonomian bangsa karena mampu menyerap mayoritas tenaga kerja nasional dan menyumbang sekitar 60% lebih dari total produk domestik bruto (PDB).

    “Kami mengucapkan selamat kepada UMKM yang lulus dalam program Pertamina UMK Academy 2025. Kami berharap UMKM mampu meningkatkan daya saingnya dan bisa mendapatkan akses kolaborasi yang lebih luas dalam rantai pasok nasional maupun global,” kata Baron.

     

     

     

     

     

     

     

     

  • Pertamina Drilling Borong Empat Penghargaan pada Ajang IQSA 2025

    Pertamina Drilling Borong Empat Penghargaan pada Ajang IQSA 2025

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — Kiprah Pertamina Drilling dalam menjaga standar keselamatan dan keberlanjutan kembali mendapat pengakuan nasional. Pada malam puncak Indonesia QHSE & Sustainability Award (IQSA) 2025 yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (27/11), perusahaan ini berhasil meraih empat kategori penghargaan sekaligus, menegaskan posisi mereka sebagai salah satu pelaku industri jasa pengeboran yang konsisten mengedepankan budaya QHSE.

    Penghargaan tersebut diberikan oleh Business Asia Indonesia bersama Forum QHSE BUMN Konstruksi, yang setiap tahun menilai berbagai perusahaan berdasarkan kinerja dan inovasi di bidang kualitas, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan. Tahun ini, Pertamina Drilling menjadi salah satu perusahaan yang mendominasi daftar penerima penghargaan.

    Salah satu apresiasi tertinggi yang diterima adalah gelar “The Best Concerned QHSE”, sebuah pengakuan terhadap keseriusan perusahaan dalam membangun sistem manajemen keselamatan dan keberlanjutan yang terukur. Tidak hanya itu, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, juga dinobatkan sebagai “The Best CEO for Corporate QHSE” atas kepemimpinannya dalam memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasi.

    Pertamina Drilling turut meraih dua kategori lain, yakni “The Best QHSE Innovation” dan “The Best QHSE Culture”. Kedua penghargaan ini sekaligus mencerminkan kemampuan perusahaan menghadirkan inovasi dan menerapkan budaya keselamatan yang berkelanjutan di sektor jasa pengeboran migas nasional.

    Penilaian ajang IQSA 2025 tidak dilakukan secara sembarangan. Juri menggunakan berbagai indikator seperti Lost Time Injury Frequency Rate (LTI-FR), tingkat kepatuhan terhadap audit keselamatan, hingga inisiatif proaktif perusahaan dalam mencegah insiden kerja. Melalui berbagai parameter tersebut, Pertamina Drilling dianggap mampu menjaga level keselamatan yang berada di atas standar industrinya.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Ismail Pakaya, turut memberikan pesan strategis bagi pelaku industri. Ia menegaskan bahwa penguatan standar keselamatan merupakan fondasi penting dalam menciptakan daya saing Indonesia menjelang era Indonesia Emas 2045.

    Ismail menambahkan bahwa pemerintah tengah memperkuat transformasi regulasi K3 agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan industri masa depan. Langkah tersebut mencakup perbaikan standar, peningkatan kompetensi pengawas, serta modernisasi sistem manajemen keselamatan di berbagai sektor.

    Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita menyampaikan bahwa raihan empat penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh perwira perusahaan yang tidak pernah berhenti menjunjung aspek keselamatan dalam setiap kegiatan operasional. Menurutnya, penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

    Avep menegaskan bahwa Pertamina Drilling akan terus memperkuat komitmen menuju operasi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan. Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, perusahaan ini memainkan peran penting dalam mendukung kemandirian energi nasional melalui layanan pengeboran, workover, hingga integrated project management. Dengan pengalaman 17 tahun dan dukungan pusat pelatihan Indonesia Drilling Training Center (IDTC), Pertamina Drilling berkomitmen meneruskan inovasi demi keberlanjutan industri migas nasional.

  • Dukung Penanganan Bencana, PGN Distribusikan Bantuan Logistik Tahap Pertama Korban Bencana Sumatera

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina bergerak cepat membantu korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Jumat (28/11). Sebagai bentuk respons darurat, PGN menyiapkan berbagai bantuan awal untuk logistik yang mencakup kebutuhan pangan, obat-obatan, serta perlengkapan bagi ibu dan anak, yang segera didistribusikan ke lokasi-lokasi terdampak untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi bencana. Pada tahap pertama, PGN menyalurkan bantuan senilai Rp180 juta.

    Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan simpati mendalam atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Ia menegaskan bahwa PGN turut merasakan kesedihan yang dialami para pekerja dan masyarakat terdampak, serta berkomitmen untuk hadir memberikan bantuan nyata di tengah situasi darurat ini.

    “Kami turut berduka atas musibah yang terjadi dan merasakan betul beratnya kondisi yang dihadapi masyarakat. Oleh karena itu melalui Program Pertamina Peduli, kami bergabung dan bergotong royong dengan seluruh Subholding Pertamina dan Holding melayani kebutuhan korban dengan sepenuh hati dan bergerak cepat memastikan bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan,” ungkap Fajriyah, Jumat (28/11).

    Ia menjelaskan bahwa bantuan tahap pertama yang disalurkan PGN berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat terdampak, mulai dari paket pangan seperti beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, hingga telur, serta berbagai obat-obatan dasar. Selain itu, PGN juga menyediakan perlengkapan bagi ibu dan anak, termasuk popok bayi dan pembalut, untuk memastikan kebutuhan mendesak warga dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

    Adapun bantuan yang didistribusikan antara lain pangan dan konsumsi seperti makanan siap saji, beras, telur, minyak goreng, mie instan, baju siap pakai, roti biskuit, dan air mineral. Lalu ada juga bantuan produk kesehatan dan obat-obatan, hingga kebutuhan ibu & anak.

    Fajriyah menambahkan, selain bantuan dari wilayah Sumatera Utara, PGN juga mengirimkan dukungan logistik tambahan dari Jakarta. Bantuan tersebut diberangkatkan secara bertahap melalui kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan stakeholder terkait dengan menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

    “Secara bertahap, bantuan akan disalurkan ke tiga wilayah, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, sementara pada bantuan tahap pertama ini difokuskan untuk warga terdampak di Sumatera Utara dan Aceh guna menjawab kebutuhan paling mendesak para korban,” ujar Fajriyah.

    Ia juga menegaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan BNPB agar dukungan logistik dapat segera menjangkau wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

    “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus mendukung upaya percepatan penanganan bencana di daerah terdampak,” tutup Fajriyah.

  • Dukung Terbukanya Akses Jalan, Pertamina Pasok Bahan Bakar untuk Operasional Alat Berat Penanggulangan Bencana Sumatera

    Dukung Terbukanya Akses Jalan, Pertamina Pasok Bahan Bakar untuk Operasional Alat Berat Penanggulangan Bencana Sumatera

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) pasok 8000 liter bahan bakar jenis Dexlite untuk mendukung operasional alat berat penanggulangan bencana di wilayah Tapanuli dan Sibolga.

    BBM dipasok menggunakan jerigen dan dikirim ke lokasi terdampak longsor, khususnya di ruas jalan lintas mas Kabupaten Tapanuli Utara – Tapanuli Tengah – Tapanuli Selatan – Sibolga, wilayah yang menjadi jalur utama penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan tersebut.

    Pengoperasian alat berat atau eskavator ini, diharapkan dapat membersihkan timbunan tanah longsor yang menutup akses jalan, sehingga jalan dapat dilalui kembali.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, pasokan bahan bakar ini diharapkan dapat membantu memulihkan aktivitas masyarakat, memudahkan penyaluran bantuan logistik serta pendistribusian BBM dan LPG.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

  • Pertamina Patra Niaga All Out Pulihkan Distribusi Energi, Pastikan Dukungan Penanggulangan Bencana di Sumatera

    Pertamina Patra Niaga All Out Pulihkan Distribusi Energi, Pastikan Dukungan Penanggulangan Bencana di Sumatera

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga terus memperkuat upaya pemulihan layanan energi dan penanggulangan bencana di wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir dan longsor. Langkah cepat dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi energi bagi masyarakat.

    Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menyampaikan seiring dengan membaiknya akses logistik, pemulihan suplai energi terus dipercepat. Pertamina Patra Niaga berhasil melakukan penyandaran kapal tanker di Medan pada Sabtu (29/11) untuk pasokan Pertalite, Solar dan Pertamax setelah satu minggu tertahan cuaca ekstrem. Selain itu, 90% SPBU telah kembali beroperasi, untuk memastikan masyarakat dapat mengakses BBM untuk mobilitas dan pemulihan aktivitas penting lainnya.

    Namun pasokan LPG di Aceh masih terkendala akibat akses jalan yang belum sepenuhnya pulih. Untuk mempercepat suplai, Pertamina Patra Niaga melakukan alternatif suplai pasokan serta mengerahkan 30 unit skid tank LPG tambahan dari Integrated Terminal Dumai untuk membantu memperlancar distribusi karena jalur Medan – Aceh masih banyak yang terputus.

    “Kami juga menambah Awak Mobil Tangki dari luar wilayah terdampak untuk memperkuat armada distribusi, khususnya di Sumut dan Aceh. Upaya ini dilakukan untuk memastikan energi terus tersedia bagi masyarakat,” lanjut Mars Ega.

    Di tengah pemulihan layanan energi, Pertamina Patra Niaga terus secara berkelanjutan memberikan bantuan kemanusiaan dengan berkoordinasi dengan pemda, BPBD dan instansi terkait untuk bisa membantu pemulihan masyarakat terdampak. Bantuan kebutuhan dasar terus didistribusikan ke posko-posko pengungsian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Selain itu, dukungan energi juga diberikan kepada instansi terkait seperti BNPB dan Pemerintah Daerah, termasuk penyediaan BBM Diesel serta Avtur untuk mendukung kegiatan evakuasi udara, dan alat berat untuk percepatan pemulihan akses wilayah terdampak.

    Mars Ega menambahkan bahwa keselamatan pekerja menjadi prioritas utama perusahaan. “Kami bergerak cepat melakukan evakuasi pekerja beserta keluarga yang terdampak, serta memberikan dukungan kesehatan dan obat-obatan agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal,” ujar Mars Ega.

    Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan energi dan bantuan kemanusiaan dapat mendukung dan mempercepat proses pemulihan bencana di Sumatera ini.