Capai 23 Ribu Lebih, Tenaga Kesehatan Dominasi Cakupan Vaksinasi di Pagar Alam

- Redaksi

Sabtu, 3 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PAGARALAM – Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam merilis secara total cakupan vaksinasi yang dimulai sejak awal Februari hingga Juni 2021. Sebanyak 23.089 orang masyarakat Kota Pagar Alam. Dari tiga kelompok sasaran yakni Tenaga Kesehatan, Pelayanan Publik dan Lanjut Usia yang sudah disuntik baik itu Dosis I maupun Dosis II.

Dari jumlah tersebut, 9899 orang (42,87%) sudah menerima vaksin dosis I dan 5501 orang (23,83%) yang menerima vaksin dosis II. Dan cakupan tertinggi didominasi oleh Tenaga Kesehatan dengam total 1151 orang, 1032 (89,66%) sudah divaksin dosis II dan 965 orang (83,84%) dosis II.

Sedangkan untuk pelayanan publik, yang meliputi ASN, TNI, Polisi, tenaga pendidik, BUMD, dan lain-lain dengan sasaran sebanyak 7.430 orang. Cakupan yang sudah disuntik dosis 1 sebanyak 5.238 orang atau 70,50%. Dan cakupan dosis 2 sebanyak 2.694 orang atau 36,26%.

Sementara untuk Lansia, dengan sasaran sebanyak 14.508 orang. Dengan cakupan vaksinasi dosis 1 baru mencapai sebanyak 2.725 orang atau 13,27%, dan dosis 2 sebanyak 942 orang atau 6,49%.

Menurut Kasi Survailance dan Imunisasi Dinkes Kota Pagar Alam Poppy Mardiana, data ini direkap sejak pelaksanaan vaksinasi sampai tanggal 2 Juli 2021.

“Data ini juga termasuk vaksinasi massal yang dilaksanakan Polres Pagar Alam pada HUT Bhayangkara. Serta data ini juga belum mencakup masyarakat umum,” jelasnya.

Ia mengatakan, untuk capaian target vaksinasi bagi penerima vaksin khusus sasaran kelompok lanjut usia atau lansia, masih jauh dari target atau dinilai masih rendah. Ini artinya ketersediaan dosis vaksin lebih tinggi dibanding minat warga lansia divaksinasi. 

“Rendahnya capaian vaksinasi kelompok lansia, tentunya banyak faktor di lapangan. Ada sebagian masih kurang percaya akibat informasi hoax yang beredar di kalangan masyarakat. Ada juga tidak lolos screening kesehatan maupun kendala lainnya,” pungkasnya. (Dey)

 

Berita Terkait

Disdik Palembang Larang Acara Perpisahan Sekolah
Kendalikan Inflasi, Pemkot Pagar Alam Bantu Bibit untuk Kelompok Tani
Terakhir Ngantor Sebagai Walikota, Alpian Maskoni Rombak Jabatan Pemkot Pagar Alam
Subsidi Harga Kedelai, Tingkatkan Produksi Tahu dan Tempe
Semangat Gotong Royong untuk Pembangunan yang Dinamis dan Berkelajutan di HUT Pagar Alam Ke-22
Dikunjungi Setmil Pres RI, Walikota Pagar Alam Paparkan Hal ini
HUT Pagar Alam, Pemkot Bakal Gelar Besemah Expo
Inovasi Optimalisasi KUR Nol Persen, Pagar Alam Raih PPD Terbaik Pertama di Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:02 WIB

Disdik Palembang Larang Acara Perpisahan Sekolah

Kamis, 7 Desember 2023 - 18:45 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkot Pagar Alam Bantu Bibit untuk Kelompok Tani

Jumat, 15 September 2023 - 19:12 WIB

Terakhir Ngantor Sebagai Walikota, Alpian Maskoni Rombak Jabatan Pemkot Pagar Alam

Selasa, 15 Agustus 2023 - 13:51 WIB

Subsidi Harga Kedelai, Tingkatkan Produksi Tahu dan Tempe

Rabu, 21 Juni 2023 - 14:26 WIB

Semangat Gotong Royong untuk Pembangunan yang Dinamis dan Berkelajutan di HUT Pagar Alam Ke-22

Berita Terbaru