oleh

Over Kapasitas, Lapas Klas II B Kayu Agung Pindahkan Napi ke Banyuasin

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Untuk mengurangi over kapasitas hunian, Lapas Klas IIB Kayu Agung melakukan pemindahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau napi. Sebanyak enam WBP dipindahkan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Banyuasin dan Lapas Klas IIA Banyuasin, Kamis (7/10/2021).

Proses pengeluaran WBP diawasi langsung Kalapas Klas IIB Kayu Agung Reza Mediansyah Purnama. Warga binaan yang dipindahkan tersebut, menurutnya telah melewati syarat administratif di antaranya assesment pembimbing kemasyarakatan Madia dari Kanwil Kemenkumham Sumsel dan TPP dari Lapas Klas IIB Kayu Agung.

Dijelaskan Reza, pemindahan 6 WBP tersebut bertujuan untuk mengurangi over kapasitas di Lapas Kayu Agung. Ini bisa mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kayu Agung.

“Saat ini Lapas Kayu Agung sudah mengalami over kapasitas, untuk itu kami melakukan mutasi (pemindahan) WBP, asimilasi covid dan integrasi untuk mengurangi kapasitas Lapas Klas IIb Kayu Agung yang semakin padat,” ujar Reza kepada suarapublik.id.

Reza menambahkan, Lapas Khusus Narkotika di Banyuasin dan Lapas Klas IIA Banyuasin saat ini kapasitas penghuninya masih terkontrol dan belum mengalami over kapasitas. Selain itu yang beberapa napi yang dipindahkan adalah WBP berperkara Narkotika dengan harapan dapat mendapatkan program rehabilitasi sosial.

“Semoga nanti di Lapas Khusus Narkotika Banyuasin dan Lapas Klas IIA Banyuasin mereka tetap bisa mengikuti pembinaan dengan baik agar mereka dapat menjadi orang yang lebih baik lagi,” tambah Reza.

Untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) saat proses pemindahan, pihak Lapas melakukan pengawalan ketat.

Selain itu, untuk memastikan seluruh napi yang dipindahkan berada dalam kondisi sehat dan bebas COVID-19, seluruh WBP yang dipindahkan terlebih dahulu dilakukan tes swab antigen.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil tes, seluruh WBP tersebut dinyatakan negatif COVID-19,” pungkasnya. (dhi)

Komentar

Berita Hangat Lainya