oleh

OJK KR7 Gelar Vaksinasi Massal 7 Hari, Target 13.278 Peserta

SUARAPUBLUK.ID, PALEMBANG – Pemerintah terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan harapan dapat menciptakan masyarakat dengan kekebalan komunal, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, agar perekonomian dapat segera pulih. Bahkan Presiden Jokowi telah menargetkan mulai awal Juli ini dilakukan 1 juta vaksin per harinya.

Tak tinggal diam, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan, turut bergerak cepat dengan menggelar vaksinasi massal kepada para pegawai industri jasa keuangan beserta keluarga, termasuk nasabah dan masyarakat pengguna produk dan layanan jasa keuangan. Pada hari Minggu, 11 Juli 2021 di Palembang Indah Mall.

Dalam kesempatan ini, OJK KR7 Sumbagsel menggelar vaksinasi massal bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang dan 4 (empat) entitas perbankan, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT BNI (Persero) Tbk, PT BCA Tbk, dan PT Bank CIMB Niaga.

“Vaksinasi massal ini dilakukan secara bertahap sejak tanggal 11 s.d 17 Juli 2021. Untuk di kota Palembang, selain di PIM, nanti juga diselenggarakan di sekolah SMA Kusuma Bangsa, dengan target sebanyak 13.278 peserta tervaksinasi”, jelas Untung Nugroho, Kepala OJK Regional 7 Sumatera Bagian Selatan.

Lebih lanjut, Untung menginformasikan bahwa selain program vaksinasi massal kerjasama 4 (empat) industri perbankan pada hari ini, OJK KR7 Sumbagsel sebelumnya juga telah menggelar vaksinasi massal kepada IJK Perbankan, Pasar Modal, dan IKNB, pada 16 Juni 2021 lalu. Program tersebut kembali direalisasikan pada periode 11 s.d 17 Juli 2021 ini.

“Tidak hanya di Palembang, kami juga menyelenggarakan vaksinasi massal untuk pegawai, keluarga, dan nasabah IJK di Kota Pangkalpinang, yang berlokasi di gedung BPD Sumsel Babel”, imbuhnya.

Selain melaksanakan program herd immunity, guna memberikan service excellent kepada masyarakat di tengah pandemik Covid-19 ini, Untung juga menghimbau Industri Jasa Keuangan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan layanan keuangan yang berbasis digital.

Tak lupa, Untung kembali mengingatkan Industri Jasa Keuangan, agar dalam pelayanan jasa keuangan kepada masyarakat, tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dan mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sehingga dapat menekan laju penambahan kasus Covid-19. (Rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed