oleh

Empat Kasus Varian Delta Sumsel Sudah Lama Sembuh, Tapi Masih Jadi Bahasan Pusat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru menegaskan, empat kasus covid-19 varian Delta di Sumsel yang terdeteksi pada Desember 2020 lalu, dinyatakan telah sembuh. Bahkan kesembuhan empat kasus covid-19 varian Delta tersebut telah terkonfirmasi pada Januari 2021.

“Saya ikuti perkembangannya, memang virus varian Delta ini pernah ditemukan di Sumsel. Namun keempatnya sudah sembuh pada Januari lalu,” kata Herman Deru, Gubernur Sumsel, Sabtu (17/7/2021).

Empat kasus Covid-19 varian Delta tersebut terjadi di Palembang, Prabumulih, Muara Enim dan PALI.

Di sisi lain, Herman Deru mengatakan, ke empat kasus itu justru kerap kali menjadi pembahasan pemerintah pusat, kendati kasus tersebut telah dilaporkan sembuh. Untuk itu dirinya meminta Kemenkes RI,  mengupdate data lama mengenai virus varian delta di Sumsel.

“Tapi empat kasus ini selalu muncul di setiap rapat Pemprov se-Indonesia bersama pemerintah pusat. Padahal empat kasus ini sudah sembuh semua. Kami meminta agar pusat memperbaharui data tentang kasus ini. Kita di Sumsel ini terus melakukan tracking dan tracing terhadap perkembangan kasus covid-19 ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Lesty Nurainy, mengatakan, kebenaran ke 4 pasien yang terkonfirmasi virus covid-19 varian delta sudah sembuh pada Januari 2021 lalu.

“Pada bulan desember dan awal Januari tahun ini memang ditemukan varian Delta di Prabumulih, Palembang, Muaraenim dan Pali. Semuanya juga sudah sembuh pada Januari 2021 lalu,” kata Lesty.

Dikatakan Lesty, pihaknya telah melakukan tracking dan memeriksa kurang lebih 24 sampel dan ditemui semua hasilnya negatif. Dan tidak ditemukan lagi varian Delta sejauh ini di Sumsel.

“Itu juga kita telah lakukan tracing dan diperiksa kurang lebih 24 sampel. Semuanya negatif. Kemudian beberapa hari lalu dari surat Kemkes, Pusat Litbangkes telah mengkonfirmasi bahwa dari beberapa sampel yg diperiksa tidak ditemukan varian baru yg menjadi perhatian,” jelasnya.

Lesty juga menjelaskan bahwa pencegahannya tetap sama dengan seperti virus covid-19 pada umumnya.

“Untuk pencegahannya sama saja dengan virus covid-19. Bagaimana agar masyarakat  tetap patuh menerapkan prokes, terutama pakai masker dan jaga jarak aman. Menghindari semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan percepatan vaksinasi untuk mencapai herd imunity,” tutupnya. (Rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed