oleh

Bangunan Pasa Ateh Bukittinggi Dipancang Pemko Bersama Pelaksana Proyek

SUARAPUBLIK, Bukittinggi : Pemerintah Kota Bukittinggi bersama kontraktor pelaksana proyek pembangunan ulang Pasa Ateh (Pasar Atas), Kamis (20/9/2018), memancang tanah yang akan dijadikan lokasi bangunan.

Dalam hitugannya, Pasa Ateh Bukittinggi akan dibangun di atas lahan seluas 8000 meter. Dimana, nantinya akan dimulai dengan pembangunan basement, yang diperkirakan mampu menampung 234 kendaraan roda empat. Bangunan Pasar akan dibuat tiga lantai di luar basement, dengan jumlah 834 toko didalamnya.

Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias, mengatakan, pemancangan yang dilaksanakan hari ini merupakan langkah untuk menentukan titik koordinat. Dimana, bagian depan dari bangunan Pasa Ateh dan titik akhir bagian belakang Pasar itu sendiri.

“Pasa Ateh ini dibangun dengan ukuran 174 x 48 meter. Setiap jengkalnya akan kita pantau terus, karena harus dibangun secara maksimal. Bahkan Pasa Ateh ini nantinya akan menjadi lasar percontohan di Indonesia, yang dibangun dengan konsep green building (gedung hijau),” terangnya.

Selain menentukan titik koordinat, M. Ramlan Nurmatias juga langsung berkoordinasi dengan PLN, Telkom dan juga PDAM. Hal ini terkait dengan sistem jaringan listrik, telpon, dan air nantinya.

“Tidak boleh ada kabel listrik PLN, Telkom ataupun saluran PDAM yang melintang di atas dan harus ditanam di bawah bangunan. Sehingga bangunan ini nantinya benar-benar aman dan nyaman baik bagi pedagang maupun bagi pengunjung,” jelasnya.

Sesuai rencana sambung M. Ramlan Nurmatias, alat berat untuk pembangunan Pasa Ateh ini, akan masuk di awal Oktober mendatang. Ground breaking pada minggu kedua Oktober dan dijadwalkan, akhir tahun 2018, sebagian basement sudah selesai dibangun. (YSM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed